Hubungan Seksual yang Harus Dihindari saat Hamil

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com ­– Banyak pasangan yang bingung bagaimana tetap rutin melakukan hubungan intim, di saat wanitanya sedang hamil. Berhubungan intim ketika hamil tentunya dibolehkan, tapi tetap ada yang harus dihindari agar tidak berpengaruh apapun bagi janin.

Apa Saja yang Perlu Dihindari?

Beberapa hal yang perlu dihindari ketika berhubungan intim dengan wanita yang sedang hamil, yakni:

  • Melakukan Hubungan Intim Tanpa Menggunakan Kondom

Pemakaian kondom sangat dianjurkan ketika berhubungan intim dengan pasangan. Alasannya agar terhindar dari berbagai penyakit menular seksual ketika masa kehamilan. Penggunaan kondom sangat menekan adanya resiko terkena berbagai infeksi organ kelamin, sehingga janin tetap bisa berkembang dengan baik dan sehat.

  • Hindari Orgasme

Kebiasaan orgasme pada perempuan dapat menyebabkan adanya kontraksi di area rahim. Kontraksi rahim yang terjadi tanpa melakukan hubungan seksual justru meningkatkan adanya kelahiran prematur. Tapi jika berhubungan intim dengan intercourse secara pelan-pelan justru tidak memicu adanya kelahiran prematur.

  • Tidak Boleh Berhubungan Intim dengan Faktor Tertentu

Jika kondisi sudah mengkhawatirkan tentu ada faktor yang tidak memperbolehkan pasangan berhubungan intim, yakni:

  1. Pernah melahirkan secara prematur.
  2. Terjadi pendarahan pada vagina.
  3. Terjadinya plasenta previa atau tertutupinya pembukaan serviks oleh plasenta/
  4. Terbukanya leher rahim secara prematur atau inkompetensi serviks.
  5. Terjadinya kebocoran di area ketuban.
  • Perhatikan Posisi Seksual

Saat hamil dalam waktu trimester kedua, tentu perut wanita akan membesar sehingga harus menghindari berhubungan seksual dengan posisi telentang. Posisi telentang akan membuat terjadinya penekanan di area pembuluh darah tepat di area perut. Sebaiknya ibu hamil melakukan hubungan seksual dengan pasangan menggunakan posisi miring, posisi wanita di atas, posisi membelakangi, dan posisi duduk.

  • Jangan Penetrasi Terlalu Dalam

Sebaiknya jangan melakukan penetrasi terlalu dalam sebab penetrasi yang terlalu dalam membuat adanya tekanan pada mulut rahim. Padahal mulut rahim terdapat banyak pembuluh darah. Sehingga dapat memicu terjadinya pendarahan.

  • Waktu Berhubungan Intim Saat Hamil

Sebaiknya menghindari hubungan intim dengan pasangan pada waktu kehamilan masih 1 hingga 3 bulan. Sebab di waktu ini lah plasenta bayi masih terbentuk sehingga apabila terjadi kontraksi bisa menimbulkan terjadinya keguguran.

Dihindari juga melakukan hubungan ketika usia kehamilan mulai masuk usia ketujuh hingga kesembilan. Sebab di saat hamil tua itu tidak boleh adanya kontraksi terlalu parah. Padahal sperma mengandung prostalglandi yang bisa menimbulkan adanya kontraksi. Terjadinya kontraksi saat hamil tua juga bisa memicu terjadinya kelahiran prematur pada wanita.

Demikian informasi mengenai beberapa hal yang sebaiknya dihindari pada saat hamil. Semoga bermanfaat bagi para Pembaca. (MLS)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here