Hukum Oral Seks dalam Ajaran Islam

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Bagi beberapa pasangan, oral seks umumnya menjadi bagian dari foreplay atau pemanasan. Kaum pria banyak yang menyenangi aktivitas seks tersebut, karena oral seks dapat membakar fantasi dalam meningkatkan gairah seksual. Lantas bagaimana hukum oral seks dalam Islam?

Pandangan ulama mengenai oral seks

Mencium kemaluan pasangan ketika berhubungan seksual, hingga kini masih terdapat berbagai pendapat di antara para ulama. Misalnya saja ulama Hambali yang memperbolehkan mencium kemaluan istri sebelum jima. Hanya saja dimakruhkan apabila dilakukan setelah itu.

Hal tersebut tersirat dalam kitab Kasyful Qona’, yang merupakan salah satu buku fikih dari madzhab Hambali. Namun akan bermasalah apabila yang dicium merupakan kemaluan yang telah terdapat najis, seperti madzi atau kencing.

Di lain pihak Syaikh ‘Abdullah bin ‘Abdirrahman Al Jibrin mengatakan jika mencium kemaluan dibolehkan, namun dimakruhkan. Pasalnya mencium kemaluan tidaklah disukai oleh jiwa, karena masih terdapat banyak cara lain yang lebih pantas dan menyenangkan untuk dilakukan.

Pendapat lainnya yakni Syaikh Musa Hasan Mayan mengatakan jika tidak mengapa melakukan seperti itu. Pasalnya seorang suami boleh saja bersenang-senang dengan istrinya, termasuk melakukan berbagai macam cara selama tidak terdapat dalil yang melarang. Hanya saja suami tidak diperbolehkan menyetubuhi istrinya melalui dubur dan tak diperbolehkan berhubungan seksual dengan istrinya ketika menstruasi.

Namun secara umum ulama secara tegas tidak memperbolehkan oral seks untuk dilakukan. Alasannya karena kemaluan merupakan tempat keluarnya najis, maka tidak boleh dicium oleh suami atau pun istri. Terlebih masih banyak cara lain yang bisa dilakukan suami istri, untuk bisa menyenangkan pasangan masing-masing.

Oral seks dari segi medis

Dari segi medis aktivitas oral seks ternyata dapat menimbulkan sisi bahaya. Pasalnya di dalam mulut manusia terdapat air liur, yang bisa saja menularkan berbagai penyakit. Hal tersebut tidak terlepas dari kondisi bahwa di dalam air liur manusia, bisa saja terdapat bakteri atau kuman.

Selain itu dengan adanya berbagai jamur yang bisa hinggap di tubuh manusia, juga dapat menjadi faktor lain ancaman oral seks. Penyakit yang dapat muncul dari aktivitas oral seks antara lain kanker mulut, herpes di mulut, herpes di alat kelamin, hingga chlamydia atau gonorrhea yang menyerang tenggorokan.

Selain itu ancaman penyakit lain yang lebih berbahaya juga bisa datang seperti sipilis, hepatitis A, HPV, hingga HIV. Alhasil apabila oral seks membawa banyak dampak negatif atau keburukan, maka sudah sepatutnya untuk dijauhi. Apalagi masih banyak cara-cara selain oral seks, yang bisa dilakukan untuk menyenangkan pasangan.

Suami istri bisa saling memandang, menyentuh, memeluk, hingga melakukan hubungan seksual yang aman. Satu hal lagi yang tidak kalah penting dalam menjaga keharmonisan keluarga adalah rasa pengertian dan kasih sayang. Kebersamaan dalam merajut mahligai rumah tangga akan lebih bermakna, apabila dilandasi dengan cinta kasih antara suami dan istri. (APY)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY