Icip-icip Camilan Khas Ramadhan Asal Sumatera

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Sejumlah hidangan atau sajian tradisional lebih mudah ditemui saat-saat tertentu saja, misalnya bulan Ramadhan. Kemunculannya yang tidak sering justru menimbulkan kesan rindu tersendiri akan cita rasanya. Nah, berikut adalah sajian yang bisa dijumpai pada bulan Ramadhan asal Pulau Sumatera.

  • Kanji rumbi

Untuk menu berbuka puasa, Aceh punya kanji rumbi yang sangat lezat. Bubur yang diolah dengan menggunakan beras dan racikan bumbu khas Aceh ini terasa sangat pas untuk berbuka puasa. Kanji rumbi sendiri merupakan sejenis bubur ayam yang dicampur dengan rempah-rempah khas Aceh, seperti merica, jintan, adas, kembang lawang, kapulaga, jahe, daun pandan dan masih banyak bumbu dan rempah lainnya. Karena banyaknya bumbu dan bahan yang dipakai, maka bubur ini dikenal dengan bubur 40 macam bumbu.

  • Bubur kampiun

Makanan tradisional khas Sumatera Barat yang satu ini merupakan sajian yang jarang sekali kita temui selain di bulan Ramadhan. Pada dasarnya, bubur kampiun menyerupai hidangan kolak. Namun, yang membuatnya berbeda adalah bubur kampiun memiliki bahan yang lebih beragam di dalamnya. Jika pada umumnya kolak hanya menyajikan pisang, maka pada bubur kampiun ada lebih banyak bahan campuran, seperti bubur sumsum, ubi, pisang, candil, bubur delima, dan ketan, yang kemudian disajikan dengan kuah santan dan gula merah cair.

  • Gulai siput

Siput atau escargot dalam bahasa Perancis merupakan hewan sejenis moluska yang ada di pantai, tanah, atau air tawar. Keong atau siput sendiri memiliki sekitar 100 spesies. Yang bisa untuk dikonsumsi adalah jenis Helix Pomatia atau Helix Aspersa. Gulai siput ini merupakan makanan khas Tanjungpinang, Kepulauan Riau yang hanya bisa dijumpai di bulan Ramadhan. Dengan diberi bumbu kuning dan sedikit pedas sebagai penambah rasa, gulai siput bermanfaat bagi penderita penyakit kuning atau liver. Manfaat lain dari siput ini ialah menjaga kadar gula darah, tekanan darah tinggi, migrain, vertigo dan juga mengandung folat.

  • Gulai kakuwah

Kuliner satu ini merupakan makanan tradisi untuk sahur di Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu. Hidangan berupa gulai ini dibuat menggunakan berbagai jenis ikan laut maupun ikan air tawar.  Sesuai dengan namanya, gulai kakuwah dimasak memakai kuah dengan berbahan baku ikan tenggiri, gemolo, atau kurau.

  • Pakat

Pakat adalah kuliner tradisi khas masyarakat Tapanuli yang sering muncul di bulan Ramadhan. Makanan ini terbuat dari rotan yang disebut sebagai pakat. Pakat itulah makanan khas yang hanya dapat Anda jumpai di Kota Medan selama bulan Ramadhan.
Makanan ini berasal dari rotan muda yang dibakar di atas tungku selama sekitar satu jam. (SBA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here