Impotensi Akibat Masalah Psikologis

SehatFresh.com – Impotensi atau disfungsi ereksi merupakan suatu gangguan ereksi yang menyebabkan penis tidak dapat mendapatkan atau mempertahankan ereksinya dengan keras dan kuat meskipun telah mendapat rangsangan seksual. Kondisi ini dapat disebabkan oleh dua faktor yaitu faktor fisik dan psikologis, atau bahkankeduanya.

Telah banyak ditemui bahwa banyak kasus impotensi disebabkan oleh masalah psikologis yang cenderung dialami oleh para pria usia. Pada beberapa kasus tertentu, efek psikologis dari impotensi bisa berasal dari pengalaman seksual yang buruk di masa lalu dan trauma seksual. Pada pria berusia 40 tahun keatas, impotensi bisa disebabkan oleh masalah psikologis yang biasanya merupakan reaksi sekunder terhadap penyebab fisik yang mendasarinya. Misalnya karena menderita penyakit diabetes atau jantung dan pernah mengalami gagal ereksi akhirnya pikiran selalu cemas dan takul gagal.

Berikut adalah beberapa masalah psikologis yang dapat menyebabkan impotensi, diantaranya:

Bottom of Form

  1. Stress
    Stress merupakan penyebab umum impotensi pada pria. Stres erat kaitanya dengan pekerjaan, masalah ekonomi, atau masalah hubungan dengan pasangan, dan beberapa faktor lainnya.
  2. Depresi
    Depresi merupakan penyebab umum impotensi. Depresi memengaruhi seseorang baik secara fisik dan psikologis. Depresi juga dapat menyebabkan impotensi bahkan kepada pria yang sehat secara seksual. Obat yang digunakan untuk mengobati depresi juga dapat menjadi pemicu impotensi.
  3. Kecemasan
    Merasa bahwa dirinya mengalami impotensi, biasanya seorang pria menjadi terlalu khawatir bahwa masalah tersebut akan terjadi lagi. Hal ini dapat menyebabkan timbulnya perasaan cemas atau takut gagal ketika melakukan aktivitas seksual. Jika perasaan tersebut terus menghantui mereka, maka pada akhirnya benar-benar menyebabkan impotensi.
  4. Rasa bersalah

 Seorang pria akan merasa sangat bersalah kepada pasangannya karena tidak dapat memuaskan pasangannya  dalam melakukan hubungan seksual. Hal ini bisa menjadi salah satu penyebab impotensi karena terganggunya  pikiran mereka akan rasa bersalah tersebut.

   5. Harga diri yang rendah

 Kondisi ini bisa terjadi akibat efek lanjutan dari impotensi. Merasa bahwa diri lemah dan tidak berarti karena  tidak dapat memuaskan pasangan membuat harga diri menjadi rendah.

   6. Ketidakpedulian

Kemungkinan faktor ini disebabkan oleh karena usia atau minat terhadap seks yang berkurang atau rendah yangbisa disebabkan oleh obat yang diminum atau karena ada masalah dalam pernikahan yang berpengaruh pada keharmonisa hubungan.

Semua pikiran negatif merupakan masalah psikologis yang dapat menghambat kelenjar pituitary yang berada di bawah otak untuk mengeluarkan hormon yang dibutuhkan untuk membangkitkan libido atau gairah seksual. Tidak adanya gairah seksual mengakibatkan darah tidak mengalir ke penis, sehingga ereksi tidak dapat terjadi. Semua pria pasti pernah mengalami gangguan ereksi, setidaknya satu kali dalam hidup mereka. Namun, kondisi dapat kembali normal setelah masalah kesehatan  atau penyebab psikis diatasi.

Anda jangan terburu-buru khawatir jika suatu saat Anda mengalami gangguan ereksi. Anda perlu cemas jika impotensi yang anda derita terjadi terus menerus dan telah menyebabkan hubungan anda dengan pasangan menjadi kurang harmonis. Penanganan impotensi akibat masalah psikologis umumnya melibatkan pendekatan pada aspek positif dari situasi daripada yang negative dengan tujuan memberikan kontrol yang Anda butuhkan untuk mengatasi impotensi.

Sumber gambar : www.ejakulasidiniku.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here