Indikasi Alergi pada Remaja

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Masa remaja adalah masa peralihan antara anak-anak untuk menuju dewasa, pada saat ini biasanya para remaja senang untuk mencoba hal-hal yang baru dan untuk remaja yang mempunyai alergi tertentu tentu saja akan mengganggu aktivitasnya, misalnya remaja yang alergi terhadap seafood jika ia tidak sengaja atau tidak mengetahui bahwa ada kandungan seafood didalam makanannya maka akan bereaksi gatal-gatal atau mereka yang alergi terhadap debu maka jika singgah di suatu tempat baru dan berdebu maka reaksi yang ditimbulkan adalah bersin-bersin, tentunya keadaan ini akan sangat mengganggu aktifitas mereka.

Alergi sendiri adalah kumpulan gejala akibat reaksi kekebalan tubuh (respon imun) yang berlebihan, yang diakibatkan oleh beberapa penyebab atau pencetus. Alergi dapat diturunkan dari orangtua atau kakek atau nenek penderita. Jika Anda mempunyai alergi sebenarnya tanda-tanda alergi ini dapat diketahui sejak Anda dilahirkan, bahkan terkadang sejak dalam kandungan pun sudah bisa terdeteksi, jadi sebenarnya aleergi bisa dicegah sejak dini.

Memang untuk mendeteksi sesuatu tidak dapat dilakukan dengan cara yang singkat, termasuk untuk mendeteksi alergi, diperlukan banyak tahap untuk mendapatkan hsil yang valid, dalam pemeriksaan tahap pertama adalah anamnesa, yakni melihat riwayat orang tua/keluarga/kakek-nenek dan riwayat penyakit sering berulang. Selain itu juga dilakukan pemeriksaan fisik serta pemeriksaan penunjang, seperti skin test allergy, foto rontgen (foto polos dada), pemeriksaan laboratorium, dan lainnya.

Alergi dapat ditimbulkan oleh beberapa pencetus atau penyebab, di antaranya adalah:

  • Pada bayi dan anak, makanan merupakan pencetus utama alergi, namun semakin dewasa pengaruh makanan semakin berkurang.
  • Bukan makanan. Pencetus ini bisa berasal dari inhalasi/hirupan: debu yang berasal dari karpet atau filter AC, serbuk sari bunga tanaman, atau bulu binatang. Selain itu bisa juga dengan kontak langsung dengan sabun, bahan kimia, atau logam, binatang Kecoa juga dapat menjadi pencetus alergi.Mite/tungau pada kasur, kapuk, dan lain-lain juga dapat menjadi pencetus alergi seseorang.

Gejala yang timbul dari setiap alergi berbeda-beda bergantung dengan apa pencetusnya, seperti:

  • Alergi debu dan serbuk sari. Mereka yang alergi dengan ini mungkin gejala yang akan timbul adalah hidung tersumbat, mata gatal, hidung gatal, pilek, mata bengkak, mata berair, dan batuk.
  • Reaksi kulit. Kulit mengelupas, kulit gatal, kulit merah, ruam.
  • Alergi makanan. Reaksi yang terjadi jika alergi ini adalah muntah, lidah bengkak, kesemutan dimulut, pembengkakan bibir, pembengkakan wajah, pembengkakan di tenggorokan, kram perut, sesak napas, gatal dimulut, pendarahan rektum ini sering terjadi pada anak-anak, gatal dimulut, diare, anafilaksis ini adalah sebuah keadaan alergi yang berat yang terjadi tiba-tiba dan dapat menyebabkan kematian.
  • Alergi sengatan serangga. Reaksi yang mungkin terjadi pada alergi ini adalah pembengkakan dimana sengatan terjadi, penurunan tekanan darah tiba-tiba, gatal kulit, sesak napas, gelisah, hives yaitu timbulnya ruam merah yang sangat gatal yang menyebar, pusing, batuk, dada sesak, kecemasan, dan yang paling parah adalah anafilaksis.
  • Alergi obat. Mereka yang alergi obat biasanya reaksinya ketika minum obat yang membuatnya alergi akan mengakibatkan lidah bengkak, bibir bengkak, pembengkakan wajah, ruam kulit, gatal, atau anafilaksis

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY