Informasi Mengenai Penyakit Rabies dan Pencegahannya

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Sebelum membahas lebih lanjut mengenai pencegahan rabies, ada baiknya terlebih dahulu kita mengenal tentang apa itu rabies dan informasi seputar rabies. Rabies meruapakan suatu penyakit (disebut juga penyakit anjing gila) yang menyerang susunan saraf baik pada manusia maupun pada hewan. Penyakit ini disebabkan oleh sebuah virus yang disebut virus rabies dan ditularkan oleh saliva hewan yang terkena rabies melalui gigitan atau luka.

Virus rabies tersebut memiliki sifat- sifat yaitu bila terkena ultraviolet dan jika berada di luar jaringan hidup, virus akan mati. Selain itu detergen serta air sabun juga dapat menyebabkan virus ini cepat mati.

Biasanya virus rabies ditularkan oleh anjing. Namun tidak menutup kemungkinan binatang lain seperti kucing, kera, kelelawar, serigala dan raccoon juga bisa menularkan penyakit ini.

Virus tersebut akan bertahan selama 2 minggu di dekat tempat gigitan. Selanjutnya virus tersebut akan bergerak menuju otak, dan di dalam perjalanan, virus tersebut akan berkembangbiak dengan cara membelah diri. Ketika sampai di otak, virus tersebut sudah mencapai jumlah maksimal dan bergerak menuju neuron. Selanjutnya virus akan menuju seluruh organ tubuh seperti paru- paru, hati dan lain sebagainya dan berkembangbiak untuk menyerang jaringan tubuh manusia.

Hewan yang terkena penyakit rabies biasanya menunjukkan gejala- gejala seperti berikut ini:

  • Sifat hewan peliharaan berubah. Biasanya hal tersebut dapat jelas terlihat apabila hewan peliharaan Anda biasanya penurut dan tidak galak. Sifat tersebut berubah menjadi tidak penurut dan penakut.
  • Nafsu makan menurun. Bukan berarti jika nafsu makan hewan peliharaan Anda menurun berarti hewan tersebut terkena penyakit rabies. Perlu dilakukan pemeriksaan dan konsultasi ke dokter.
  • Lebih agresif. Perlu diwaspadai apabila hewan peliharaan Anda menjadi lebih agresif dan suka menggigit, termasuk pada Anda sebagai pemilik yang memiliki hubungan kedekatan dengan hewan tersebut.

Untuk mencegah berkembangnya penyakit rabies, bisa dilakukan upaya- upaya sebagai berikut:

  1. Vaksinasi hewan peliharaan. Apabila Anda memiliki hewan peliharaan seperti anjing, segeralah memberikan vaksin rabies untuk mencegah hewan peliharaan Anda tertular penyakit ini.

Di beberapa negara sudah mewajibkan pemilik hewan peliharaan untuk memberikan vaksin rabies. Selain anjing, hewan peliharaan lain seperti kucing dan kera juga harus divaksin, mengingat hewan ini sering menggigit.

  1. Dilakukan pemberantasan terhadap hewan tanpa pemilik. Seringkali orang merasa tidak tega untuk melakukan hal tersebut, apalagi penyayang binatang. Namun apabila hewan tersebut sudah menunjukkan gejala- gejala yang agresif dan penyerangan, maka dengan terpaksa harus dilakukan pemberantasan.
  1. Bagi seseorang yang terkena gigitan anjing atau hewan liar, Anda harus segera mencuci daerah gigitan tersebut dengan sabun pada air yang mengalir. Cuci minimal lima belas menit kemudian beri antiseptic.

Dengan mengetahui informasi tersebut, diharapkan Anda dapat memberikan perlakuan pada hewan peliharaan dengan baik dan benar demi mencegah menularnya penyakit rabies. (AYK)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here