Inilah Beberapa Penyebab Vulvodynia yang Perlu Diketahui

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Vagina merupakan organ intim wanita yang sangat sensitif, beragam masalah dapat terjadi di vagina salah satunya adalah vulvodynia, ini adalah timbulnya rasa sakit di daerah sekitar vulva vagina, rasa sakit yang timbul dapat terasa seperti terbakar dan iritasi yang terjadi sering kali membuat penderitanya merasa tidk nyaman saat duduk dalam waktu yang lama, rasa sakit ini juga dapat menjadi alasan wanita enggan untuk melakukan hubungan seksual.

Kondisi ini dapat berlangsung selama berbulan-bulan atau bahkan bisa sampai bertahun-tahun, bahkan bisa juga tiba-tiba hilang dengan sendirinya. Rasa nyeri yang timbul dapat berada pada seluruh daerah vulva, atau hanya pada bagian tertentu saja, seperti pada bagian pembukaan vagina (vestibula). Adanya penyakit ini dapat ditandai dengan adanya jaringan vulva yang terlihat sedikit meradang atau bengkak, namun tidak jarang juga pada penderita vulvodynia, vulva terlihat normal.

Vulvodynia bukanlah jenis penyakit menular secara seksual dan bukan merupakan tanda kanker. Belum ada penyebab pasti terjadinya vulvodynia, namun dalam 50-85% kasus, hal ini disebabkan oleh kondisi medis yang berhubungan dengan vagina, atau lebih sering, rasa sakit yang timbul karena terkait dengan masalah psikologis seperti depresi, namun selain itu berikut adalah beberapa kemungkinan penyebab dari timbulnya penyakit ini:

  • Cedera atau iritasi. Adanya cedera atau iritasi di sekitar bagian vulva dapat menjadi penyebab timbulnya penyakit ini, cedera syaraf dapat timbul karena adanya trauma atau infeksi pada vulva yang dapat menyebabkan rasa sakit yang tajam, jika sudah memasuki kondisi yang parah meskipun cedera sudah hilang rasa sakitnya masih tetap ada.
  • Infeksi jamur. Infeksi atau trauma dapat menyebabkan sel-sel vulva merespon secara abnormal, menyebabkan sensasi nyeri tajam pada vagina. Nyeri yang timbul dapat dirasakan secara sporadis. Infeksi jamur yang terjadi dapat disebabkan oleh seringnya menggunakan antibiotik.
  • Riwayat pelecehan dan kekerasan seksual. Pelecehan dan kekerasan seksual dapat menjadi penyebab timbulnya vulviodynia katena pada kasus pelecehan seksual, salah satu akibat yang ditimbulkan adalah gangguan psikologis, yang mana gangguan psikologis dapat menyebabkan timbulnya rasa nyeri pada vagina.
  • Perubahan hormonal. Menopause atau kondisi medis lain dapat membuat perubahan hormonal yang mengakibatkan timbulnya rasa nyeri pada vagina.
  • Operasi kelamin. Dalam beberapa kasus, operasi kelamin atau labiectomy dapat menyebabkan masalah ini.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY