Insomnia pada Lansia

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Insomnia muncul akibat kebiasaan pola tidur dan pola hidup yang buruk. Pola tidur seseorang kerap mengalami perubahan seiring bertambahnya usia dan pekerjaan dan aktivitas yang beragam. Semakin bertambahnya usia, jumlah waktu tidur pun semakin berkurang.

Wanita lebih sering mengalami insomnia dibandingkan pria pada usia lanjut. Pria pada usia lanjut lebih banyak menderita sleep apnea atau gangguan tidur lainnya.

Insomnia pada usia lanjut biasa terjadi karena adanya penurunan fungsi fisik dan penyakit. Dampak serius gangguan tidur pada lansia antara lain ialah memiliki rasa kantuk berlebihan siang hari, atensi terganggu pada memori, mood, sering jatuh, depresi dan kualitas hidup menurun.

  • Faktor lingkungan

Faktor lingkungan juga bisa menjadi penyebab seseorang susah tidur. Hal ini disebabkan oleh keadaan lingkungan yang bising dan kelembaban lingkungan. Jadi bagi lansia yang akhir-akhir ini susah tidur mugkin karena faktor lingkungan yang tidak bersahabat sehingga mengganggu pola tidur.

  • Faktor psikologis

Seorang lansia mengalami insomnia biasanya karena hal-hal yang secara tiba-tiba datang seperti, ditinggal pasangan atau ditinggal oleh anaknya sehingga seorang lansia mengalami depresi dan stress. Hal inilah yang membuat para lansia mengalami gangguan faktor psikologis dan berdampak pada pikiran sehingga susah tidur.

  • Asupan nutrisi

Mengkonsumsi makanan yang salah juga dapat menyebabkan seseorang terserang insomnia salah satu nya jika anda mengonsumsi alkohol dan obat-obatan hal ini sangat tidak baik bagi tubuh efeknya anda akan mengalami susah tidur. Dan satu llagi tetap jaga kebersihan diri agar terhindar dari insomnia.

  • Perubahan pola tidur

Pola tidur yang salah juga menjadi penyebab terjadinya insomnia. Biasanya para lansia menghabiskan waktu untuk tidur siang dan hal ini akan sulit bagi mereka untuk tidur dimalam hari. Semakin bertambahnya usia pola irama sirkadian mengalami perubahan sehingga menyebabkan perubahan pada pola tidur lansia.

  • Ketidaknyamanan fisik

Jika seorang lansia sedang mengalami batuk, nyeri, penyakit paru dan masih banyak penyakit lainnya, hal itu juga dapat menyebabkan lansia susah untuk tidur karena penurunan fisik yang drastis dan diiringi dengan berbagai penyakit yang menggerogoti tubuhnya. Ketidaknyamanan fisik inilah yang menyebabkan mereka terserang insomnia.

Tidak perlu khawatir karena insomnia pada lansia dapat diatasi. Berikut beberapa cara mengatasi insomnia pada lansia:

Senam Wajah Ringan

Senam wajah adalah salah satu cara mudah yang terbukti mampu merelaksasi otot wajah dan membantu tubuh agar cepat terlelap. Cara senam wajah adalah sebagai berikut:

  • Buka mulut anda lebar-lebar selanjutnya arahkan alis dan bola mata ke atas;
  • Kemudian ucapkan huruf “A” selama satu menit kemudian di ganti mengucap huruf “E” dan “i” masing-masing satu menit;
  • Putar kepala anda searah jarum jam sebanyak 10 kali kemudian putar ke arah berlawanan sebanyak 10 kali juga.

Mengonsumsi Buah-buahan Manis

Buah-buah manis seperti pepaya, pisang, durian, dan kurma mengandung hormon melatonin yang bisa mengusir insomnia pada lansia. Konsumsilah makanan berhormon melatonin sebelum tidur secara rutin agar tidur anda menjadi lelap.

Mengolah Nafas

Mengolah atau mengatur nafas sebelum tidur bertujuan untuk menenangkan tubuh. Caranya ambil nafas dalam-dalam dari hidung kemudian keluarkan lewat mulut secara perlahan. Lakukan secara berulang-ulang sampai anda menjadi tenang.

Menghindari Kafein

Kafein umumnya terkandung di dalam kopi jadi sebisa mungkin hindari kopi pada saat menjelang malam dan sebagai penggantinya anda bisa meminum teh. Air putih bisa menjadi pilihan tepat karena memiliki banyak manfaat untuk kesehatan.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY