Isoflavon Pada Kedelai

Kedelai adalah salah satu jenis kacang-kacangan yang kini sudah menjadi salah satu makanan yang paling banyak dikonsumsi di dunia. Kedelai telah diakui oleh para ahli menawarkan banyak kandungan gizi dan manfaat untuk kesehatan. Telah banyak penelitian di berbagai bidang kesehatan yang membuktikan bahwa konsumsi produk-produk kedelai berperan penting dalam menurunkan resiko terkena berbagai penyakit degeneratif. Ternyata, hal tersebut salah satunya disebabkan kandungan zat isoflavon dalam kedelai.

Karena efektivitasnya yang tinggi sebagai antioksidan sekaligus antikanker, bioaktif kedelai, khususnya isoflavon, terbukti efektif dalam mencegah beberapa jenis kanker. Para ahli biokimia berhasil mengungkap bahwa fitoestrogen pada kedelai dan produk olahannya terbukti mampu menghambat pertumbuhan kanker payudara, uterus, kolon, dan prostat. Penelitian lain menyatakan bahwa daidzin atau genistin pada kedelai memiliki khasiat anti-kanker yang sama kuatnya dengan flavonoid pada the dan sumber antioksidan lain yang selama ini dikenal efektif sebagai zat yang dapat mencegah pertumbuhan sel kanker. Sebagai bentuk estrogen yang lemah, isoflavon dapat bersaing pada situs reseptor estrogen, dengan menghambat hormon yang diproduksi tubuh secara berlebihan. Genistein pada kedelai juga telah diteliti dapat menghambat pertumbuhan sel kanker payudara dan juga kanker prostat. Berdasarkan studi dari University of California, genistein dipercaya dapat memperlambat pertumbuhan kanker prostat dan mematikan sel yang telah tumbuh.

Isoflavon berperan untuk memperbaiki sel dan mencegah kerusakan sel yang disebabkan oleh polusi, sinar matahari dan proses tubuh yang normal. Isoflavon dapat membantu mencegah penumpukan plak arteri, yang mana dapat mengurangi resiko penyakit jantung, koroner, dan stroke. Isoflavon juga dapat melawan osteoporosis dengan merangsang pembentukan tuang dan menghambat resorpesi tulang, bahkan dapat mengurangi beberapa gejala menopause.

Banyaknya penelitian mengenai hebatnya isoflavon pada kedelai menunjukkan bahwa dengan mengkonsumsi makanan yang mengandung kedelai yang menjadi sumber alami isoflavon, dapat melindungi dan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan. Isoflavon bekerja sama dengan protein kedelai dalam memerangi penyakit. Penelitian menunjukkan bahwa tiga perempat dari kadar isoflavon yang memberikan perlindungan, sedangkan seperempatnya lagi didapat dari protein.

Agar Anda mendapat keuntungan dari semua nutrisi kedelai dan manfaat dari senyawa isoflavon ini, cara terbaik untuk mengonsumsi isoflavon adalah dalam bentuk makanan. Kandungan isoflavon dan protein kedelai dapat ditemukan dalam tempe, biji-bijiann seperti edamame, protein kedelai bertekstur, kacang kedelai, tahu dan susu kedelai. Para ahli merekomendasikan untuk mengkonsumsi setidaknya satu atau dua porsi sehari. Satu porsi sama dengan satu ons kacang kedelai, 4 Ons tempe, protein kedelai bertekstur yang dimasak, atau edamame, atau 8 ons susu kedelai.

 *pic getscoop.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here