Jalani Puasa Sehat Dengan Hindari Mie Instan

SehatFresh.com – Meski sahur dilakukan pada dini hari, bukan berarti Anda asal menyantap makanan. Pasalnya, makan sahur ternyata jauh lebih penting ketimbang berbuka puasa. Tubuh harus dibekali nutrisi yang cukup hingga saat berbuka. Mie instan kerap dijadikan pilihan yang praktis, murah, dan lezat sebagai menu untuk buka puasa atau sahur. Padahal, para ahli kesehatan jelas menyarankan untuk tidak menyantap hidangan tersebut di dua waktu tersebut. Mengonsumsi mie instan tidak dianjurkan oleh pakar gizi karena kandungan penyedap rasa atau MSG yang terdapat dalam bumbu pelengkapnya. Selain itu, mie instan hanya mengandung karbohidrat dan lemak, sementara saat sahur tubuh memerlukan asupan gizi seimbang agar fit selama berpuasa.

Mie instan termasuk dalam kategori junk food karena mengandung karbohidrat sangat tinggi dan tanpa tambahan vitamin, mineral atau serat. Kandungan lemak jenuhnya juga tinggi sehingga kalori di dalamnya akan berdampak buruk bagi kesehatan. Apabila dikonsumsi terus menerus dan dalam jangka waktu yang panjang, maka mie instan dapat mengacaukan metabolisme tubuh. Akumulasi zat kimia berbahaya seperti pengawet dan pewarna akan menjadi racun yang mengendap di dalam tubuh.

Meskipun Anda menambahkan beberapa jenis sayuran, namun kandungan zat kimia dalam mie instan akan mengurangi penyerapan nutrisi dari sayur ke dalam tubuh. Pasalnya, mie instan dapat menghambat dan membatasi penyerapan nutrisi makanan. Mengonsumsi mie instan hanya akan membuat Anda lemas dan tidak bertenaga di siang hari.

Untuk menunjang kebugaran tubuh Anda saat menjalankan puasa, sebaiknya pilihlah karbohidrat kompleks dan serat seperti nasi merah ketimbang nasi putih, atau roti gandum. Makanan dengan karbohodrat kompleks akan membuat gula darah tetap stabil seharian serta bijaklah dalam mengonsumsi makanan yang manis dari gula pasir. Tidak lupa juga untuk menambahkan menu protein di dalamnya seperti tempe, tahu, kacang-kacangan dan daging atau ikan. dan sempurnakan santap sahur Anda dengan buah dan sayur. Buah-buahan mengandung elektrolit yang memberi kesegaran pada tubuh dalam beraktifitas saat berpuasa, sementara sayuran terutama yang mengandung magnesium dan potassium akan sangat menunjang produksi energi yang diperlukan tubuh untuk beraktifitas.

Puasa akan sangat bermanfaat bagi kesehatan. Namun sayang sekali bukan jika ibadah puasa kita terganggu dan manfaatnya tidak maksimal hanya karena tidak memerhatikan asupan makanan yang dikonsumsi. Maka dari itu, persiapan sebelum berpuasa sangat penting untuk diperhatikan. Ketika Anda serius untuk menjalankan ibadah puasa, maka Anda harus serius juga untuk mempersiapkan pendukung-pendukungnya, dalam hal ini asupan makanan yang menjadi penunjang energi selama berpuasa.

Sumber gambar : jadiberita.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY