Jamu Tradisional yang Berbahaya Jika Dikonsumsi Secara Berlebihan

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Jamu merupakan minuman tradisional yang populer di Indonesia. Semua orang pasti tahu dan pernah minum jamu baik anak-anak hingga orang dewasa. Karena penikmatnya banyak, jamu juga memiliki banyak rasa atau pilihan seperti jamu beras kencur, kunyit asem, temu lawak dan masih banyak lagi.

Selain sebagai minuman tradisional. Jamu juga dianggap bisa menjadi obat karena terbuat dari bahan atau rempah-rempah dan akar alami seperti kunyit, jahe dan lain-lain. Beberapa penyakit yang dipercaya dapat sembuh dengan minum jamu yaitu kencing manis, pegal linu dan kolesterol.

Meski jamu dianggap sebagai obat, pada dasarnya belum ada aturan atau penelitian yang membuktikan bahwa jamu memang obat, bagaimana cara mengonsumsinya seperti dosis, efek sampingnya belum juga ada penelitian yang membuktikan. Oleh karena itu anda perlu hati-hati saat mengonsumsi jamu, pastikan jangan terlalu banyak atau berlebihan hingga melebihi dosis atau normalnya.

Tidak boleh mengonsumsi jamu secara berlebihan karena hal itu berbahaya. Jamu yang jumlahnya terlalu banyak masuk ke dalam tubuh kita akan membahayakan organ-organ tertentu dalam tubuh. Bahaya dari konsumsi jamu yang berlebihan meliputi:

  1. Mengakibatkan kerusakan lambung

Seorang dokter gizi klinik dari MRCCC Siloam Semanggi Fiastuti Witjaksana, mengatakan ada juga jamu yang memiliki efek porosis karena kandungan asamnya terlalu banyak. Hal itu dapat menimbulkan kerusakan lambung. Beliau juga pernah menerima pasien yang mengalami kerusakan lambung seperti bocor dan bolong akibat minum jamu yang dosisnya tidak jelas atau berlebihan.

  1. Kerusakan ginjal

Jika mengonsumsi jamu secara berlebihan, dampak bahaya lainnya juga dapat merusak ginjal anda. Mungkin tidak sampai merusak ginjal jika anda minum jamu diseimbangkan dengan konsumsi air putih yang banyak. Saat anda tidak minum air banyak maka ginjal kemungkinan besar akan mengalami kerusakan karena ginjal harus bekerja keras menyaring dan membuang zat yang cukup berat pada jamu. Apalagu jamu tradisional sekarang ini seringkali memiliki campuran bahan kimia yang tentunya efeknya akan lebih besar.

  1. Gangguan pencernaan

Bahaya lainnya yaitu jika terlalu banyak minum jamu dan melebihi batas normal maka anda dapat terkena gangguan pencernaan. Hal tersebut terjadi dikarenakan perut dan sistem pencernaan sering terpapar atau terpajan jamu namun sistem pencernaan pada dasarnya tidak didesain untuk mengolah jamu dalam jumlah yang cukup besar sehingga sistem pencernaan akan mengalami gangguan. (DKA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here