Jangan Sepelekan Gangguan Sperma pada Pria!

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Banyak sekali hal-hal yang mengganggu keharmonisan suami istri, salah satunya adalah penyakit yang menyerang hingga dapat menurunkan kualitas dalam berumah tangga. Seperti gangguan pada sperma. Hal ini tidak hanya dapat mengganggu kemesraan, namun dapat juga membuat anda menunda momongan. Dalam hal ini anda membutuhkan bantuan dokter dan obat untuk membantu mengatasi masalah anda. Berikut merupakan beberapa jenis gangguan sperma yang umum terjadi:

  1. Azoospermia

Gangguan ini merupakan kegagalan membentuk sperma pada testis dikarenakan sperma (air mani) tidak ditemukan saat ejakulasi pria. Gangguan ini juga dapat disebabkan oleh sindrom klinefelter yang dapat dideteksi dengan ultrasonograph. Ciri-ciri penderita ini umumnya tidak kunjung memiliki anak. Apabila anda memiliki ciri-ciri seperti ini segerala berkonsultasi ke dokter agar dapat di analisis secara akurat di laboratorium rumah sakit. Azoospermia dapat diobati karena penyebabnya merupakan sumbatan yang menghalangi sperma saat ejakulasi. Biasanya dokter akan melakukan operasi untuk membuka sumbatan tersebut. Apabila jalan operasi tidak berhasil dan jumlah sperma tetap sedikit sekali, maka pasutri akan disarankan menjalankan program bayi tabung atau bahkan donor sperma.

  1. Oligospermia

Gangguan ini adalah dimana sperma yang diproduksi sangatlah sedikit, yaitu kurang dari 20 juta sperma. Umumnya hal ini dapat terjadi dikarenakan kesehatan yang menurun, lingkungan pekerjaan yang banyak terkontaminasi dengan logam alat berat atau bahkan gaya hidup yang tidak sehat. Pada penderita gangguan ini, biasanya dokter akan menyarankan untuk mengubah gaya hidup menjadi pola hidup sehat. Salah satunya, menghindari stress, kesibukan luar biasa, tidak berendam pada air di suhu 360 terlalu lama dan makan-makanan sehat. Apabila cara ini tidak kunjung berhasil untuk mendapatkan momongan, maka dapat digunakan inseminasi buatan atau bayi tabung.

  1. Asthenozoospermia

Gangguan ini merupakan saat sperma tidak dapat berenang dengan cepat menuju sel telur atau bahkan tidak memiliki kekuatan dikarenakan ekor lebih pendek atau bentunya yang tidak sempurna. Dalam 20 juta normal sel sperma, beberapa sperma ada yang tidak cepat bahkan terkesan lambat. Namun, pada penderita gangguan ini, semua sperma yang dikeluarkan memiliki kualitas yang sama, yaitu lambat berenang. Selain disebabkan oleh pria, sperma yang lambat berenang dapat juga disebabkan oleh wanita yang mengalami keputian sehingga mengahalangi jalannya masuk sperma.

  1. Terastopermia

Pada penderita gangguan ini, sperma yang terjadi adalah banyaknya bentuk sperma yang tidak normal. Hal ini dapat terjadi dikarenakan kelainan hormon, trauma pada testis, infeksi serta tumor. Sampai saat ini belum ada obat yang dirasa benar-benar tepat dalam menyembuhkan terastopermia. Penyakit ini dapat mempengaruhi sulitnya kehamilan pada wanita. Biasanya para penderita akan diberi alternative seperti menjalankan program bayi tabung apabila tidak kunjung mendapatkan anak. (NIA)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY