Jantung Berdebar Setelah Makan

SehatFresh.com – Jantung berdebar atau palpitasi jantung adalah apa yang Anda alami ketika detak jantung tidak terasa seperti biasanya. Detak jantung bisa menjadi begitu kencang atau terasa ada detak tambahan. Beberapa orang menggambarkannya sebagai sensasi berdebar di dada hingga leher. Beberapa orang mengalami jantung berdebar-debar setelah makan.

Ada beberapa kemungkinan alasan untuk ini. Pertama, Anda bisa peka terhadap kafein, yang ditemukan dalam banyak minuman termasuk kopi, teh, soda, dan minuman energi serta makanan seperti cokelat. Kedua, kemungkinan Anda alergi atau sensitif terhadap makanan tertentu. Mulas akibat mengonsumsi makanan pedas atau kaya juga dapat menyebabkan jantung berdebar. Selain itu, alkohol juga diduga bertanggung jawab akan hal ini. Studi dari University of California San Francisco, pada tahun 2011, menemukan hubungan antara jantung berdebar-debar dan konsumsi alkohol pada pasien dengan atrial fibrilasi.

Menurut ahli dari Mayo Clinic, Katherine Zeratsky, RD, LD, meskipun tidak ada penelitian untuk mengonfirmasi, beberapa orang mungkin memiliki reaksi terhadap monosodium glutamat (MSG), yang umum terkandung dalam makanan kaleng olahan. Jika Anda menduga bahwa MSG menyebabkan jantung berdebar-debar, baca label kemasan dengan hati-hati dan hindari makanan yang mengandung MSG.

Jika Anda memiliki jantung berdebar-debar setelah makan, mungkin tidak secara langsung terkait dengan makanan, tetapi juga bisa dipengaruhi cara makan. Palpitasi bisa dipicu oleh hal sederhana seperti menelan. Bagi sebagian orang, berdiri setelah duduk juga bisa memicu palpitasi. Palpitasi juga bisa dipicu oleh emosi. Jantung berdebar-debar juga dapat disebabkan oleh apa yang kurang dalam diet. Rendah kalium, gula darah rendah, dan dehidrasi juga bisa menjadi faktor yang berhubungan dengan jantung berdebar.

Obat-obat tertentu dapat menyebabkan jantung berdebar-debar. Diantaranya adalah obat yang dijual bebas seperti obat flu dan dekongestan yang memiliki efek stimulan. Lainnya termasuk obat untuk mengobati asma, penyakit jantung, dan tekanan darah tinggi. Pil diet, hormon tiroid, dan beberapa antibiotik dapat menyebabkan jantung berdebar.

Jika sering merasakan jantung berdebar setelah makan, lebih baik periksakan hal ini segera pada dokter. Kondisi bisa menjadi tanda bahwa ada sesuatu yang tidak benar, terutama jika disertai dengan masalah napas, berkeringat banyak, kebingungan, pening, sakit dada, tekanan atau sesak pada dada, punggung atas, lengan, leher, atau rahang.

Jika tidak ada kondisi medis yang mendasari yang menyebabkan jantung berdebar, mungkin tidak ada kebutuhan untuk perawatan medis. Jika masih sering terjadi, coba cari tahu makanan atau kegiatan apa yang menjadi pemicu. Anda dapat mencatatnya buku harian makanan untuk membantu mengidentifikasi makanan tertentu yang menjadi penyebab masalah.

Sumber gambar : caraterbarumengatasi.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY