Jenis dan Pengertian Alat Kontrasepsi

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Kontrasepsi merupakan suatu cara atau metode yang bertujuan untuk mencegah pembuahan sehingga tidak terjadi kehamilan. ┬áHampir semua pasangan suami-istri memerlukan perencanaan kehamilan dan sekaligus membatasi jumlah anak. Karena itu, kontrasepsi menjadi dibutuhkan. Alasan penggunaan kontrasepsi bisa macam-macam, mulai dari menunda kehamilan hingga menghentikan kehamilan.

Secara garis besar, alat kontrasepsi dibagi menjadi 2 jenis, yaitu :

  1. Kontrasepsi tanpa alat bantu (sistem kalender atau abstinesia)

Kontrasepsi dengan sistem kalender adalah mengatur kehamilan dengan tidak melakukan hubungan seksual pada saat wanita dalam masa subur. Masa subur berkaitan dengan terjadinya siklus menstruasi. Masa subur wanita terjadi kurang lebih satu minggu sebelum menstruasi dan satu minggu sesudah menstruasi.

  1. Kontrasepsi dengan alat bantu

Kontrasepsi dengan alat bantu memungkinkan sperma dan sel telur tidak dapat bertemu walaupun terjadi ejakulasi di dalam vagina saat melakukan hubungan seksual.

Saat ini, telah banyak berkembang alat kontrasepsi baru, namun demikian alat kontrasepsi yang umum atau sering digunakan pasangan di Indonesia adalah:

  • Kondom

Kondom adalah alat kontrasepsi dan pengaman dalam berhubungan suami istri. Pada dasarnya, tujuan kondom adalah untuk mencegah kehamilan, sebagai alat penghalang fisik yang menghentikan sperma memasuki vagina dan mencapai sel telur. Jika digunakan secara tepat, kondom dapat mencegah kehamilan sekaligus melindungi dari infeksi menular seksual (IMS). Kondom tergolong aman, namun tetap harus diwaspadai karena adanya kemungkinan alergi, terutama terhadap kondom yang terbuat dari lateks.

  • Pil KB

Pil KB mencegah kehamilan melalui kandungan hormon estrogen dan progestin, dengan menghambat indung telur berovulasi atau melepaskan sel telur. Selain itu, pil juga akan membuat sperma kesulitan mencapai sel telur atau menghalangi sel telur menempel pada lapisan rahim. Jika dikonsumsi secara tepat, pil KB dapat mencegah kehamilan hingga 99 persen.

  • KB suntik

KB suntik pada dasarnya mempunyai cara kerja seperti pil. Untuk suntikan yang diberikan 3 bulan sekali, memiliki keuntungan mengurangi resiko lupa minum pil dan dapat bekerja efektif selama 3 bulan. Kb suntik merupakan kontrasepsi hormonal yang memiliki efektifitas hingga 99% untuk menunda kehamilan.

  • IUD (Intra Uterine Device)

IUD dikenal pula dalam Bahasa Indonesia sebagai AKDR yang merupakan singkatan dari Alat Kontrasepsi Dalam Rahim. IUD adalah alat kecil terdiri dari bahan plastik yang lentur yang dimasukkan ke dalam rongga rahim, dan harus diganti apabila sudah dipakai dalam masa tertentu. IUD bertindak sebagai spermisidan dalam rahim dengan cara kerja meningkatkan kadar ion tembaga, prostaglandin, dan sel-sel darah putih di dalam rahim. Hormon IUD juga melepaskan progestin untuk mencegah pembuahan telur.

  • Implan

Alat kontrasepsi implan adalah salah satu metode kontrasepsi dengan memasukkan kapsul silastic silikon (polidemetsilixane) di bawah kulit bagian lengan kiri atas namun jika pemakai kidal, pada lengan kanan.. Hormon progesteron yang dilepaskan oleh alat kontrasepsi implan dapat mencegah proses pembentukan endometrium dengan cara merubah lendir serviks menjadi lebih kental sehingga pembuahan akan mengalami gangguan. Disamping itu, implant juga dapat mengurangi transportasi sperma dan menekan ovulasi. Implan merupakan cara KB yang ideal bagi ibu yang tidak mau mempunyai anak lagi, akan tetapi belum siap untuk melakukan sterilisasi.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY