Jenis Gangguan Orgasme dan Cara Mengatasinya

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Setiap individu tentu mendambakan hubungan intim yang hangat untuk membahagiakan pasangannya. Orgasme adalah salah satu yang diharapkan untuk bisa menambah kehangatan dalam hubungan itu. Orgasme sendiri adalah suatu periode atau puncak kenikmatan sebagai pelepasan ketegangan seksual.

Pria dan wanita memiliki beberapa perbedaan menyangkut soal orgasme. Jika wanita bisa mengalami multi orgasme, lelaki harus melewati periode refraktori, di mana mereka tidak mengalami orgasme sebelum akhirnya bisa merasakan orgasme berikutnya.

Beberapa wanita maupun pria mengalami gangguan orgasme seperti yang akan dijelaskan di bawah ini:

  • Anorgasmia. Anorgasmia adalah salah satu gangguan orgasme yang bisa terjadi pada pria dan wanita. Seorang yang mengalami gangguan ini tidak menanggapi semua rangsangan seksual.
  • Nyeri saat orgasme. Bagi beberapa wanita, ada sebagian yang mengalami nyeri atau kram pada perut bagian bawah. Ketika sudah menginjak fase orgasme,mereka merasakan gangguan tersebut. Biasanya dialami oleh wanita yang sudah memasuki masa menopause
  • Ejakulasi dini. Ejakulasi dini juga merupakan satu jenis gangguan orgasme yang berarti orgasme yang terlalu dini. Terkadang wanita belum mencapai orgasme namun pasangan sudah ejakulasi. Hal seperti ini tentu saja mengganggu dalam hubungan seksual.
  • Histeria wanita. Wanita yang mengalaminya akan merasakan gugup, pingsan, sesak nafas, bahkan kehilangan hasrat dan selera untuk seks.
  • Neuropati. Gangguan orgasme yang lain adalah neuropati. Gangguan ini adalah suatu kondisi di mana fungsi saraf semakin berkurang karena diabetes.

Dibanding dengan pria, wanita lebih banyak mengalami gangguan orgasme. Beberapa penyebab dari gangguan orgasme ini diketahui salah satunya adalah karena hambatan fisik seperti sclerosis. Sedangkan penyebab psikisnya adalah kebosanan terhadap pasangan, kecemasan dan perasaan takut.

Gangguan orgasme juga bisa terjadi karena hubungan seksual berakhir sebelum pasangan mencapai orgasme. Pemanasan yang tidak cukup baik juga bisa menyebabkan gangguan tersebut.

Gangguan orgasme yang dibiarkan berlarut- larut bisa mengancam kehidupan berumah tangga. Bahkan yang lebih tidak diharapkan lagi apabila pasangan mencari kepuasan seksual nya sendiri di luar rumah.

Apabila Anda atau pasangan mengalami gangguan orgasme, ada baiknya melakukan teknik relaksasi dan latihan rutin untuk memfokuskan sensasi. Caranya adalah dengan memberikan stimulus terhadap pasangan, bisa berupa sentuhan dengan cara yang menyenangkan dan berusaha untuk meningkatkan gairah pasangan.

Selain itu edukasi mengenai fungsi seksual juga penting bagi setiap pasangan ditambah psikoterapi yang dapat membantu seseorang khususnya bagi orang yang pernah mengalami pelecehan seksual untuk lebih percaya terhadap pasangan.

Jika salah satu mengalami gangguan orgasme, dia dan pasangan harus mengkomunikasikan secara terbuka dan mencari solusinya bersama. Namun apabila gangguan tersebut masih terus berlanjut ada baiknya segera mengonsultasikannya kepada dokter. (AYK)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here