Jenis–Jenis Batuk dan Penyebabnya

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Bagi pembaca yang sedang mengalami batuk, informasi berikut ini sangat cocok untuk disimak. Pergantian cuaca dari musim panas ke musim penghujan, tentu saja memiliki potensi dalam penyebaran penyakit batuk di masyarakat. Sebenarnya apa saja jenis-jenis batuk dan apa pula yang menjadi penyebabnya?

Pengertian Batuk

Batuk merupakan reaksi refleks akibat stimulasi saraf di lapisan dalam pada saluran pernapasan manusia. Hal ini umumnya terjadi akibat penyumbatan saluran pernafasan, karena menghirup partikel debu di udara. Bisa juga terjadi pada saat makanan turun ke bagian yang salah.

Batuk bisa dikatakan sebagai simptom umum bagi penyakit respiratori dan non-respiratori (Haque, 2005). Wong et al. (2006) menambahkan jika batuk bisa menyebabkan morbiditas yang tinggi dan simptom seperti imsomnia, letargi, berkeringat, suara serak, nyeri muskuloskeletal, hingga inkotinensia urin.

Jenis-Jenis Batuk dan Penyebabnya

Jenis-jenis batuk berdasarkan produktivitasnya, bisa dibedakan menjadi menjadi dua. Dua jenis yang dimaksud adalah batuk kering (batuk non produktif) dan batuk berdahak (batuk produktif).

  1. Batuk kering (batuk non produktif). Batuk ini ditandai dengan tidak munculnya sekresi dahak, dalam saluran pernafasan manusia. Tanda lainnya muncul suaranya nyaring, sehingga menyebabkan rasa sakit di tenggorokan. Batuk kering rupanya disebabkan akibat infeksi virus di saluran pernafasan. Selain itu juga bisa disebabkan adanya alergi seperti perubahan suhu, asap rokok, atau debu.
  1. Batuk berdahak (batuk produktif). Batuk ini ditandai dengan munculnya dahak di tenggorokan manusia. Batuk ini juga terjadi akibat munculnya infeksi pada saluran nafas. Misanya seperti bronchitis, influenza, atau radang paru. Batuk berdahak juga terjadi akibat saluran nafas yang terganggu polusi udara, debu, asap rokok, hingga kelembaban yang berlebih.

Sementara itu jenis-jenis batuk berdasarkan waktu berlangsungnya, dapat dibedakan menjadi tiga. Tiga hal yang dimaksud adalah batuk akut, batuk sub akut, dan batuk kronis.

  1. Batuk Akut. Batuk akut merupakan batuk dengan gejala terjadinya kurang dari tiga minggu. Secara umum kasus batuk akut ini disebabkan infeksi virus saluran pernafasan atas, yang merupakan satu self-limiting disease (Haque, 2005). Penyebab batuk ini secara umum bisa dikarenakan penyempitan saluran nafas akut, iritasi, hingga infeksi virus.
  2. Batuk Subakut. Batuk sub akut merupakan batuk dengan gejala terjadinya antara 3 hingga 8 minggu. Batuk subakut umumnya disebabkan adanya infeksi akut saluran pernafasan oleh virus. Hal tersebut mengakibatkan kerusakan epitel pada saluran pernafasan.
  3. Batuk Kronis. Batuk kronis merupakan batuk dengan gejala yang terjadi lebih dari 8 minggu. Batuk kronis umumnya bisa menjadi gejala munculnya penyakit lain yang lebih berat seperti tuberculosis, asma, atau bronchitis. Batuk ini merupakan kondisi umum yang bisa menyebabkan morbiditas fisik ataupun psikologi yang tinggi (Brignall, 2008). Haque (2005) menambahkan jika batuk kronis yang menerus, bisa mempengaruhi kualitas hidup, menyebabkan isolasi sosial, hingga depresi klinis.

Demikian informasi mengenai jenis-jenis batuk dan faktor penyebabnya. Semoga informasi di atas bisa menjadi rujukan pembaca dalam menjaga kesehatan pribadi dan keluarga sehari-hari. (APt).

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY