Jenis-Jenis Insulin dan Efek yang Ditimbulkan

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Insulin adalah hormon yang terbentuk secara alami dan diproduksi oleh salah satu organ tubuh yakni pankreas. Insulin dibutuhkan tubuh untuk mengangkut gula dari darah ke dalam sel tubuh yang kemudian dimanfaatkan untuk menghasilkan energi. Insulin memiliki tipe yang bervariasi, tergantung pada seberapa cepat insulin bekerja, durasi kerja insulin dan waktu kerja maksimal dalam tubuh.

Karena pada saat terapi insulin selalu membutuhkan peningkatan dosis dan akan membuat tubuh tidak nyaman. Sebagian besar dokter akan merekomendasikan penggunaan insulin basal dengan insulin yang diberikan waktu makan saat dibutuhkan. Penggunaan insulin basal ini ditujukan untuk menjaga kadar glukosa darah agar tetap terkendali selama periode tidur atau puasa.

Terdapat dua jenis insulin berasal yaitu insulin intermediate-acting (insulin dengan kerja sedang) dan insulin long-acting (insulin dengan kerja panjang). Agar menyerupai mekanisme kerja tubuh pasien sehat dalam melepaskan insulin, insulin bolus (insulin short acting (kerja singkat) atau rapid acting (kerja cepat) harus diberikan untuk mencegah terjadinya peningkatan kadar glukosa darah setelah pasien makan.

Berikut ini jenis-jenis Insulin beserta jangka waktu dari efek yang ditimbulkan.

  1. Insulin reguler atau short-acting:

Digunakan pada waktu pasien akan makan, mulai bekerja dalam waktu 30 menit dan Bekerja maksimal dalam 2 hingga 3 jam. Memiliki efek bertahan hingga 6 jam

  1. Insulin Neutral Protamine Hagedorn (NPH)

Penggunaan insulin ini harus di-resuspensi atau diaduk secara perlahan dengan memutar pen sebelum digunakan. Contoh: Novolin R, Humulin R.

  1. Insulin kerja-cepat :

Insulin ini digunakan pada waktu makan, mulai bekerja dalam 15 menit dan bekerja secara maksimal sekitar 1 jam. Memiliki efek bertahan hingga hingga 4 jam. Contoh: aspart, lispro dan glulisine, (semua insulin ini belum tersedia di Indonesia)

  1. Insulin kerja-sedang :

Insulin ini digunakan sekali dalam sehari dan mampu bekerja maksimal 4 hingga 8 jam setelah proses injeksi. Memiliki efek bertahan hingga 18 jam. Jika insulin ini diinjeksikan sebelum tidur, insulin akan bekerja maksimal pada dini hari yakni pada saat insulin paling dibutuhkan.

Contoh insulin kerja sedang adalah: Novolin N, humulin N, NPH dan (saat ini hanya Humulin N yang sudah tersedia di Indonesia)

  1. Insulin kerja-panjang :

Insulin ini memiliki fungsi untuk menurunkan kadar glukosa secara bertahap. Memiliki efek bertahan hingga 24 jam. Contoh : glargine (Lantus) dan detemir (Levemir) (keduanya telah tersedia di Indonesia).

  1. Ultralong-acting insulin:

Insulin ini digunakan sehari sekali dan memiliki efek bertahan lebih dari 24 jam. Contohnya adalah: degludec (Tresiba), (saat ini belum tersedia di Indonesia).

Insulin bukan merupakan obat penyembuh dari penyakit. Nanun, apabila digunakan dengan benar dan tepat disertai asupan makanan dan aktivitas fisik yang sesuai, insulin dapat membantu mengendalikan penyakit (seperti diabetes) dan mengurangi risiko terjadinya komplikasi. (AGT)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here