Jenis-jenis Jahe Serta Manfaatnya

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Jahe atau dikenal juga dengan nama ilmiah Zingiber officinale merupakan tanaman rimpang yang biasanya digunakan sebagai rempah-rempah atau obat-obatan. Rimpangnya memiliki bentuk seperti jemari yang mengembung di ruas-ruas tengah. Rasa pedas pada jahe disebabkan senyawa keton bernama zingeron.

Jahe diperkirakan berasal dari India. Namun ada pula yang mempercayai bahwa jahe berasal dari Republik Rakyat Tiongkok Selatan. Walaupun tidak berasal dari Indonesia, jumlah jahe dapat dikatakan melimpah di tanah air karena Indonesia merupakan salah satu negara pengekspor jahe.

Karena jumlahnya yang melimpah tentu ada berbagai macam bentuk dari jahe. Oleh karena itu, di bawah ini kami akan mengulas tentang jenis-jenis dari jahe:

  1. Jahe Merah (Jahe Sunti)

Jenis jahe merah mempunyai rimpang berukuran kecil, berwarna kuning kemerah-merahan namun lebih didominasi warna merah, berserat kasar, beraroma tajam, dan rasanya sangat pedas dikarenakan jahe merah memiliki kandungan minyak atsiri.

  1. Jahe Putih Kecil

Jahe putih kecil memiliki rimpang yang cukup besar, berwarna putih kekuning-kuningan, berbentuk pipih, berserat lembut, dan beraroma tajam. Jahe kuning merupakan jahe yang paling banyak dipakai sebagai bumbu makanan serta meiliki rasa yang pedas karena memiliki kandungan minyak atsiri sama dengan jahe merah.

  1. Jahe Putih Besar (Jahe Badak/ Jahe Gajah)

Dengan beragam julukan yang dimiliki oleh jahe ini, jahe badak juga merupakan jahe yang paling disukai di pasaran internasional. Karena bentuknya besar,rasanya yang tidak terlalu pedas serta memiliki aroma yang kurang tajam.

Dengan berbagai kandungan dan jenis jahe, tentunya jahe memiliki segudang manfaat bagi kehidupan manusia. Multiguna jahe adalah sebagai berikut :

  • Makanan. Jahe dapat diproses menjadi aneka makanan, seperti gula jahe, manisan, permen, puding, dan lain-lain.
  • Minuman. Bahan baku dari jahe pun sering digunakan untuk membuat minuman untuk menghangatkan tubuh, misalnya sekoteng, sirup dan banyak lagi.
  • Bumbu atau Rempah. Dengan cita rasa yang dimiliki jahe, jahe juga dapat digunakan sebagai penyedap masakan atau bumbu dapur.
  • Obat-obatan. Jahe berkhasiat sebagai penghangat tubuh, penyembuh sakit kepala, batuk kering, radang tenggorokan, asma, cacingan, luka lecet, luka tertusuk duri, luka sengatan binatang, penambah nafsu makan, penguat lambung, dan obat mabuk perjalanan.
  • Memerangi Sel Kanker. Sejumlah studi mengungkapkan khasiat ekstrak jahe dalam memerangi beragam kanker seperti kanker ovarium dan usus. Hal itu dikarenakan kandungan nutrisi dalam jahe dapat membantu meredam perkembangan sel-sel kanker di dalam tubuh. (DKA)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY