Jenis-jenis Kembar Siam

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Pada dasarnya kembar siam adalah dua bayi yang hanya mempunyai satu organ yang digunakan berdua. Kembar siam sendiri dapat terjadi karena sel telur yang dibuahi oleh sperma mengalami pembelahan menjadi kembar monozigot, namun proses pembelahan tersebut terhenti sehingga mengakibatkan pembelahan yang tidak sempurna. Kebanyakan kembar siam mengalami dempet yang terjadi pada empat anggota tubuh, yaitu pada bagian dada terjadi sebesar 40%, pada bagian perut yang terjadi sebesar 35%, pada bagian kepala 12% dan pada bagian panggul yang terjadi sekitar 6-10%.

Pembagian dari jenis-jenis kembar siam pun didasari oleh ke empat bagian yang kebanyakan menjadi letak berdempetannya bayi tersebut. Berikut adalah penjelasan dari berbagai jenis kembar siam yang ada:

  • Thoracopagus. Ini adalah kembar siam dimana kedua tubuh bersatu di bagian dada (thorax). Kondisi seperti ini biasanya jantung yang dimiliki oleh bayi hanya satu, ketika mereka hanya memiliki satu jatung harapan hidup dengan atau tanpa operasi menjadi rendah. Kasus bayi kembar siam jenis ini terjadi sebanyak 35-40% dari seluruh kasus yang ada.
  • Omphalopagus. Kedua tubuh bayi bersatu di bagian bawah dada. Umumnya masing-masing tubuh memiliki jantung masing-masing, tetapi biasanya kembar siam jenis ini hanya memiliki satu hati, sistem pencernaan, diafragma dan organ-organ lain. Kasus bayi kembar siam jenis ini terdapat sebanyak 34% dari seluruh kasus
  • Xiphopagous. Kondisi kembar siam jenis ini adalah kedua tubuh bersatu di bagian xiphoid cartilage, ini adalah bagian dari tulang dibawah dada.
  • Pygopagus (iliopagus). Pada kondisi ini lokasi perdempetannya adalah di bagian belakang. Kasus kembar siam jenis ini terjadi sebanyak 19% dari seluruh kasus.
  • Cephalopagus. Ini adalah kondisi bayi kembar siam yang bersatu di kepala dengan tubuh yang terpisah. Kembar siam jenis ini umumnya tidak bisa bertahan hidup karena memiliki kelainan serius diotak. Kembar siam jenis ini juga umumnya dikenal dengan istilah janiceps atau syncephalus.
  • Cephalothoracopagus. Jenis kembar siam yang dikenal dengan nama epholothoracopagus atau craniothoracopagus ini terjadi pada bagian kepala dan thorax. Jenis kembar siam ini umumnya tidak bisa bertahan hidup
  • Craniopagus. Jenis kembar siam ini terjadi karena tulang tengkorak bersatu dengan tubuh yang terpisah. Kasus kembar siam jenis ini terjadi sebanyak 2% dari seluruh kasus.
  • Craniopagus parasiticus. Ini adalah keadaan kembar siam dimana bagian kepala yang kedua yang tidak memiliki tubuh.
  • Dicephalus. Kembar siam jenis ini adalah keadaan dimana dua kepala, satu tubuh dengan dua kaki dan dua atau tiga atau empat lengan. Jenis kembar siam ini pun dikenal dengan nama dibrachius, tribrachius atau tetrabrachius.
  • Ischiopagus. Kembar siam jenis ini adalah anterior yang bersatu di bagian bawah tubuh. Kasus jenis ini terjadi sebanyak 6% dari seluruh kasus.
  • Ischio-omphalopagus. Jenis kembar siam ini lahir dengan keadaan bersatu dengan tulang belakang membentuk huruf-Y. Mereka memiliki empat lengan dan biasanya dua atau tiga kaki. Jenis ini biasanya memiliki satu sistem reproduksi dan sistem pembuangan.
  • Parapagus. Ini adalah kondisi dimana kembar siam bersatu pada bagian bawah tubuh dengan jantung yang seringkali Kasus jenis ini terjadi sebanyak 5% dari seluruh kasus.
  • Diprosopus. Kondisi kembar siam dimana satu kepala dengan dua wajah pada arah berlawanan.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY