Jenis-jenis Keputihan tidak Normal

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Keputihan tidak normal umumnya terjadi karena infeksi. Kondisi ini juga terkadang dapat menjadi indikasi penyakit tertentu sehingga sebaiknya diwaspadai. Berikut ini adalah penjelasan jenis-jenis keputihan yang tidak normal:

  • Keputihan dengan Lendir Warna Cokelat atau Mengandung Darah

Keputihan ini umumnya disebabkan oleh siklus menstruasi yang tidak teratur, namun tetap perlu diwaspadai. Meskipun jarang terjadi tetapi bisa menjadi indikasi dari kanker serviks atau rahim.

  • Keputihan Disertai Rasa Nyeri atau Pendarahan

Rasa nyeri pada tulang panggul atau saat buang air kecil serta mengalami pendarahan di luar siklus menstruasi atau setelah berhubungan seks yang menyertai keputihan, dapat mengindikasikan gonore atau chlamydia (klamidia). Kedua penyakit menular seksual ini dapat memicu infeksi serius pada organ reproduksi wanita apabila dibiarkan. Karena itu, segera temui dokter untuk menjalani pengobatan dengan antibiotik.

  • Keputihan dengan Lendir Wwarna Hijau, Kuning, atau Berbuih

Jenis keputihan ini biasanya disebabkan oleh trikomoniasis, yaitu penyakit menular seksual yang disebabkan oleh parasit. Lendir akibat infeksi ini biasanya berjumlah banyak, berbau amis, dan disertai rasa perih saat buang air kecil. Pembengkakan dan gatal-gatal di sekitar vagina juga dialami penderita trikomoniasis. Infeksi ini juga dapat diobati dengan antibiotik.

  • Keputihan Disertai Luka Melepuh di Sekitar Genital

Penyebab jenis keputihan tidak normal ini biasanya adalah herpes genital. Penyakit ini akan menyebabkan munculnya lepuhan atau luka seperti sariawan yang terasa sakit di sekitar organ intim. Metode pengobatannya bisa dengan mengonsumsi tablet antivirus. Penyakit ini berpotensi untuk kambuh di masa yang akan datang.

  • Keputihan dengan Lendir Warna Merah Muda

Jenis keputihan ini disebabkan oleh proses peluruhan dinding rahim setelah wanita melahirkan.

  • Keputihan dengan Lendir yang Cair atau Warna Putih dan Gatal

Keputihan ini dipicu oleh infeksi jamur atau ragi dan menyebabkan munculnya lendir yang cair atau berwarna putih seperti susu kental, namun tanpa bau menyengat. Gejala lain yang biasanya menyertai adalah rasa gatal yang parah dan rasa perih di sekitar vagina juga rasa sakit saat berhubungan seks. Infeksi ini tidak menular melalui hubungan seks dan umum dialami oleh sebagian besar wanita. Pengobatannya dapat dilakukan dengan obat antijamur yang dijual bebas di apotek.

  • Keputihan dengan Lendir Warna Putih atau Abu-abu dan Berbau Amis

Perubahan keseimbangan pada jumlah bakteri normal di vagina dapat menyebabkan infeksi vaginosis bakteri. Lendir keputihan yang muncul akan berbau amis dan berwarna putih atau abu-abu, tapi tidak disertai rasa gatal atau iritasi. Ini juga termasuk infeksi yang umum terjadi dan tidak menular melalui hubungan seks. Infeksi ini dapat ditangani dengan antibiotik.

Selain alasan medis, penggunaan sabun beraroma tajam yang berlebihan juga dapat menyebabkan rasa perih pada vagina serta keputihan yang tidak normal. Karena itu, Anda disarankan untuk menggunakan air hangat dan sabun tanpa kandungan bahan kimia yang keras ketika membersihkan area vagina.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY