Jenis-Jenis Operasi Peremajaan Alat Kelamin Wanita atau Vagina

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Setiap wanita pasti menginginkan organ intimnya sehat. Tidak berlebihan jika akhirnya berbagai cara dilakukan guna menjaga kesehatan organ intim tersebut. Selain mengkonsumsi obat-obatan, sebagian wanita juga memilih operasi peremajaan pada vagina.

Sekilas tentang trend bedah vagina

Trend bedah vagina, awal mulanya masuk dalam prosedur rekonstruksi guna memperbaiki organ intim yang cacat saat lahir. Beberapa kondisi yang memerlukan bedah vagina di antaranya mullerrian agenesis (aplasia), adrenal hyperplasia kongenital hingga vaginal agenesis.

Kondisi-kondisi di atas perlu mendapatkan perbaikan khusus dengan tujuan agar bayi perempuan memiliki kemampuan buang air kecil secara normal. Tujuan lainnya adalah agar ketika dewasa mempunyai siklus menstruasi yang normal dan dapat menjalani aktivitas seksual pada saat menikah seperti orang normal lainnya.

Hanya saja dalam perkembangannya, prosedur bedah vagina kini kerap digunakan dengan tujuan kosmetik. Wanita yang sudah menikah berusaha meremajakan vagina miliknya agar bisa memberikan kepuasan seksual bagi suami.

Prosedur yang umumnya diperbaiki adalah otot vagina yang mengalami kendur akibat proses melahirkan atau penuaan. Lantas apa saja jenis-jenis operasi peremajaan vagina yang umumnya dijalani wanita dewasa? Berikut ini uraiannya!

Hymenoplasty

Hymenoplasty merupakan operasi bedah dengan tujuan untuk memperbaiki selaput dara yang sobek dengan cara menjahit kembali. Kebanyakan wanita menjalani prosedur tersebut karena ingin mengembalikan selaput darah yang sudah robek akibat melahirkan atau penuaan, sehingga bisa kembali mengeluarkan darah ketika berhubungan seksual.

Vaginoplasty

Vaginoplasty adalah operasi penyempitan vagina dengan tujuan untuk memperbaiki organ intim yang longgar atau kendur akibat proses melahirkan atau penuaan. Secara tidak langsung prosedur ini bisa meningkatkan sensitivitas dan respon seksual yang lebih tinggi, sehingga mengembalikan kenikmatan seksual bagi suami istri.

Labioplasty

Labiaplasty merupakan operasi plastik yang dipusatkan pada labia atau bibir yang terdapat di sekitar vagina. Tujuan wanita menjalani operasi ini umumnya untuk mengubah bentuk atau ukuran labia. Wanita bisa membuat labia lebih kecil atau mengoreksi asimetri di antara posisi-posisinya.

Klitoris Unhooding

Klitoris Unhooding merupakan operasi dengan menghilangkan jaringan-jaringan yang menutupi klitoris. Dalam masyarakat awam, prosedur ini terkadang juga diistilahkan “sunat perempuan”. Hanya saja prosedur ini tidak boleh dijalani dengan cara membakar atau mengkaterisasi klitoris. Selain itu goresan juga tak boleh merusak atau melukai klitoris, termasuk tidak boleh memotong seluruhnya.

G-Spot Amplifikasi

G-spot amplifikasi merupakan operasi dengan tujuan penyempitkan vagina yang dilakukan pada area G-spot atau dinding depan vagina. Area G-spot adalah daerah vagina yang paling sensitif untuk wanita dalam mencapai orgasme. Prosedur operasi amplifikasi G-spot umumnya melibatkan penyuntikan kolagen pada dinding depan vagina.

Berbagai jenis operasi peremajaan vagina di atas menjadi pilihan wanita dewasa, khususnya yang sudah pernah menikah. Tujuannya adalah untuk memperbaiki kondisi organ intim agar bisa memberikan kepuasan seksual saat berhubungan suami istri. (APY)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here