Jenis-jenis Virus Influenza

SehatFresh.com – Influenza, atau yang lebih dikenal dengan sebutan flu merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus RNA dari familia Orthomyxoviridae (virus influenza) yang menyerang unggas dan mamalia. Gejala yang paling umum dari penyakit ini ialah menggigil, demam, nyeri tenggorok, nyeri otot, nyeri kepala berat, batuk, kelemahan, dan rasa tidak nyaman secara umum.

Walaupun sering tertukar dengan penyakit mirip influenza lainnya, terutama selesma, influenza merupakan penyakit yang lebih berat dibandingkan dengan selesma dan disebabkan oleh jenis virus yang berbeda Influenza dapat menimbulkan mual dan muntah, terutama pada anak-anak, namun gejala tersebut lebih sering terdapat pada penyakit gastroenteritis yang sama sekali tidak berhubungan. Kadangkala secara tidak tepat disebut sebagai “flu perut”. Flu kadangkala dapat menimbulkan pneumonia viral secara langsung maupun menimbulkan pneumonia bakterial sekunder.

Dibawah ini adalah jenis-jenis virus penyebab Flu :

Virus influenza A

Genus ini memiliki satu spesies, virus influenza A. Unggas akuatik liar merupakan inang alamiah untuk sejumlah besar varietas influenza A. Kadangkala, virus dapat ditularkan pada spesies lain dan dapat menimbulkan wabah yang berdampak besar pada peternakan unggas domestik atau menimbulkan suatu pandemi influenza manusia.

Virus tipe A merupakan patogen manusia paling virulen di antara ketiga tipe influenza dan menimbulkan penyakit yang paling berat. Virus influenza A dapat dibagi lagi menjadi subdivisi berupa serotipe-serotipe yang berbeda berdasarkan tanggapan antibodi terhadap virus ini. Serotipe yang telah dikonfirmasi pada manusia, diurutkan berdasarkan jumlah kematian pandemi pada manusia, adalah:

  1. H1N1, yang menimbulkan Flu Spanyol pada tahun 1918, dan Flu Babi pada tahun 2009.
  2. H2N2, yang menimbulkan Flu Asia pada tahun 1957.
  3. H3N2, yang menimbulkan Flu Hongkong pada tahun 1968.
  4. H5N1, yang menimbulkan Flu Burung pada tahun 2004.
  5. H7N7, yang memiliki potensi zoonotik yang tidak biasa.
  6. H1N2, endemik pada manusia, babi, dan unggas.
  7. H9N2.
  8. H7N2.
  9. H7N3.
  10. H10N7.

Virus influenza B

Virus influenza B hampir secara eksklusif hanya menyerang manusia dan lebih jarang dibandingkan dengan influenza A. Hewan lain yang diketahui dapat terinfeksi oleh infeksi influenza B adalah anjing laut dan musang.

Virus influenza C

Virus influenza C yang menginfeksi manusia, anjing, dan babi, kadangkala menimbulkan penyakit yang berat dan epidemi lokal. Namun, influenza C lebih jarang terjadi dibandingkan dengan jenis lain dan biasanya hanya menimbulkan penyakit ringan pada anak-anak.

Virus-virus tersebut memiliki kekerabatan yang jauh dengan virus parainfluenza manusia yang merupakan virus RNA dan bagian dari family paramyxovirus yang menjadi penyebab umum dari infeksi pernapasan pada anak, seperti croup (laryngotracheobronchitis), namun dapat juga menimbulkan penyakit yang serupa dengan influenza pada orang dewasa.

Sumber gambar : www.healthychildcare.org

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY