Jenis Terapi Bagi yang Kecanduan Seks

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Banyak hal yang dapat membuat orang kecanduan, seperti judi, makanan, obat termasuk seks. Ketika Anda memiliki keinginan untuk seks yang luar biasa intens, hal ini bisa disebut dengan kecanduan seks.

Seseorang bisa begitu sulit mengendalikan hasrat seksualnya. Bila ini tak segera teratasi, maka orang tersebut mungkin saja mengalami kecanduan seks. Bagaimana cara mengendalikannya?

Salah satu caranya adalah melalui terapi seks. Nah, terapi seks itu sendiri berbagai macam, misalnya terapi perilaku kognitif (cognitive behavioral therapy). Lewat terapi ini, orang yang kecanduan seks dibantu untuk mengenali pemicu yang membuat perilaku seksual mereka begitu besar dan mengevaluasi perilaku mereka. Diharapkan, hal ini mampu membuat pecandu seks keluar dari penyimpangan seksual.

Suatu metode yang dilakukan psikolog ialah menentang pikiran pasien yang menyebabkan ke arah hubungan seksual. “Jika seorang pasien mengatakan memiliki keinginan bercinta dan tidak bisa mengendalikannya, saya akan bertanya lagi kepadanya, ‘Memang apa yang akan terjadi bila tidak melakukan itu? Apakah penis Anda akan jatuh?’ Saya akan mengajakanya berbicara lebih realistis”, kata Rory Reid dari UCLA Semel Institute for Neuroscience and Human Behavior, Amerika Serikat.

Terapi jenis berikutnya adalah Cognitive-Behavioral Therapy (CBT). Terapi ini akan mengedepankan pada gagasan yang menyimpulkan bahwa perilaku, emosi, serta pikiran Anda saling terkait dan bekerja untuk mengubah pikiran negatif menjadi pemikiran positif.

Berikutnya, ada terapi psikodinamik. Terapi ini mengaitkan adanya kenangan dan konflik yang tidak disadari mempengaruhi perilaku kecanduan seksual seseorang. Terapi psikodinamik ini akan mengungkap pengaruh awal masa kanak-kanak tentang kebiasaan saat ini atau faktor sekarang yang memicu hal terhadap kecanduan seks saat ini

Terapi Dialectical-Behavioral Therapy (DBT) juga bisa menjadi pilihan. Terapi ini pada dasarnya terdiri dari empat bagian, yaitu melatih keterampilan, perawatan individual, pembinaan DBT, dan konsultasi. Keempat tahapan ini dirancang untuk mengajarkan empat keterampilan yaitu kewaspadaan, toleransi bahaya, efektivitas interpersonal dan mengatur emosi pecandu.

Selain itu, banyak pecandu seks merasakan manfaat dengan tergabung dalam sebuah grup yang berisi orang-orang pendukung yang membantu mereka keluar dari perilaku tersebut. Kadang kala, beberapa orang kecanduan seks juga diberikan obat yang berfungsi menekan sifat kompulsif. Biasanya obat yang digunakan jenis seroetoninergic (SSRI). Ini obat yang sama digunakan untuk mengatasi depresi maupun gangguan kecemasan.

Pada umumnya, seroetoninergic aman dengan efek samping ringan, seperti mual, diare, atau sakit kepala. Namun, ada beberapa pasien mengalami tremor dengan obat ini. Jadi, jangan asal membeli obat, namun wajib berdasarkan resep psikater Anda.

Perlu diketahui, kecanduan seks merupakan masalah serius. Terapi atau pengobatan yang dilakukan tidak memiliki efek yang signifikan jika tidak didukung oleh komitmen yang kuat dari diri pasien  serta dukungan orang-orang di sekitarnya. (SBA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here