Jus Atau Smoothies, Mana yang Lebih Sehat dan Bernutrisi?

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Smoothies dan jus memiliki banyak perbedaannya, meski terkadang orang keliru untuk menyebutkan kedua jenis minuman tersebut. Jus terbuat dari ekstra buah, sayuran atau campuran dari keduanya. Sedangkan smoothies terbuat dari buah dan sayuran yang bisa ditambahkan dengan susu, biji-bijian, yoghurt dan makanan lainnya yang dapat menyehatkan. Mungkin tidak heran jika banyak yang mempertanyakan mana yang lebih sehat dan bernutrisi, jus ataukah smoothies?

Jus lebih rendah mengandung kalori karena jus hanya dibuat dari buah dan sayur atau kombinasi keduanya yang ditambahkan dengan gula. Sedangkan smoothies lebih banyak mengandung kalori karena smoothies tidak hanya dibuat dari buah dan sayur akan tetapi dapat ditambahkan menu makanan sehat lainnya seperti yoghurt, susu, madu, chia seed dan lain sebagainya.

Kandungan protein di dalam jus lebih sedikit dibandingkan dengan smoothies, karena jus hanya terbuat dari buah atau sayuran. Sedangkan smoothies lebih banyak mengandung protein dikarenankan protein tersebut diperoleh dari bahan pengentalnya yaitu susu, yoghurt, dan lain-lain. Apabila di lihat dari kandungan seratnya smoothier lebih banyak mengandung serat dibandingkan dengan jus karena smoothie tidak di saring jadi seluruh komponen buah atau sayur dapat dikonsumsi seluruhnya meski berkesan ampas. Sedangkan jus hanya di ambil sari buah, sayuran atau keduanya.

SMOOTHIES

Apabila anda mengkonsumsi smoothies anda memperoleh manfaat sehat selain diperoleh dari buah dan sayur, karena smoothies bisa menambahkan jenis makanan sehat lainnya contohnya yoghurt, susu, chia seed, almond, alpukat, coklat, mint segar, kayu manis, jahe dan lain sebagainya. Hal ini dapat dikatakan keseimbangan gizi yang terdapat pada smoothies bisa dijadikan makanan pengganti atau minuman untuk memulihkan kondisi tubuh.

Selain itu smoothies dapat menjadi tidak sehat apabila dijadikan sebagai minuman pendamping makan, hal ini dikarenakan anda akan mengkonsumsi lebih banyak kalori. Kondisi ini dapat mengganggu penurunan berat badan malah akan mengakibatkan kenaikan berat badan, karena tanpa anda sadari anda telah mengkonsumsi dua makanan sekaligus. Smoothies cocok dijadikan sebagai cemilan atau minuman yang sebaiknya tidak dikonsumsi dengan jenis makanan yang berat.

Pernyataan tersebut dibuktikan oleh pernyataan Sass yang menyatakan bahwa dirinya didatangi oleh pasien yang mengeluh tidak memperoleh penurunan berat badan meskipun dirinya telah melakukan olahraga dan konsumsi makanan sehat. Setelah diteliti hal ini dikarenakan pasien tersebut mengkonsumsi smoothies yang mengandung 400 kalori setiap pagi bersama dengan oatmeal, sayuran dan telur dadar.

JUS

Jus bisa dijadikan sebagai suatu metode untuk mengisi keseimbangan gizi yang serius. sebagian atlet mengkonsumsi jus buah atau sayur demi mendapatkan nutrisi harian yang lebih cepat. Karena pada dasarnya jus merupakan jenis minuman yang banyak mengandung vitamin dan mineral.

Pada dasarnya jus merupakan jenis minuman yang kaya nutrisi. Akan tetapi apabila anda membuat jus dengan menambahkan gula terlalu banyak hal ini akan berdampak tidak baik karena akan mengakibatkan peningkatan gula darah. Selain itu kandungan serat yang lebih sedikit yang memungkinkan akan kehilangan nutrisi penting yang terkandung didalam buah dan sayur.

KESIMPULAN

Dari penjelasan yang telah diuraikan diatas, smoothies dan jus dua-duanya baik untuk kesehatan, selain itu diantara keduanya pula memiliki keuntungan dan kerugian. Semua tergantung pilihan dan kebutuhan yang anda inginkan. Smoothies lebih cocok dijadikan sebagai pengganti sarapan atau sebagai pengganti cemilan yang kurang sehat karena sifatnya yang membuat lebih kenyang. Sedangkan jus lebih cocok dijadikan sebagai selingkan pada waktu anda makan karena sifatnya sebagai pelepas dahaga. (KMY)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here