Kandungan Lemak dalam Coklat Hitam Lebih Rendah

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Di daerah beriklim tropis seperti di Indonesia, coklat mungkin masih kalah peminatnya dari pada kopi. Padahal, kandungan gizi nutrisi yang ada di dalam coklat jauh lebih baik dibandingkan dengan kopi. Di dunia ini produk coklat dapat digolongkan menjadi beberapa jenis yaitu Unsweetened chocolate (coklat tanpa pemanis), dark chocolate (coklat hitam), milk chocolate (coklat susu), white chocolate (coklat putih), Cocoa powder (bubuk kokoa), Compound chocolate dan Raw chocolate (coklat mentah).

Bukan hanya sebagai makanan yang lezat dan banyak disukai, cokelat ternyata banyak menyimpan sejumlah manfaat bagi kesehatan. Dan faktanya, cokelat hitam yang terbuat dari 60% dari biji tanaman kakao lebih baik daripada cokelat susu. Selain itu, cokelat hitam lebih rendah kandungan lemaknya jika dibandingkan dengan cokelat susu atau cokelat lainnya. Disebut cokelat hitam karena warnanya yang lebih cokelat tua atau gelap, serta rasanya yang sedikit ada rasa pahit yang merupakan ciri khas dari cokelat.

Sebenarnya tidak ada definisi baku terhadap cokelat hitam, akan tetapi yang dimaksud yaitu cokelat tanpa tambahan produk susu atau hanya sejumlah kecil tambahan produk susu. Komposisi pada produk cokelat hitam adalah cairan cokelat, gula, cocoa butter, vanili dan lesitin. Biasanya teksturnya agak padat serta rasa dominannya adalah pahit dengan sedikit rasa manis. Itu karena konsentrasi cokelat asli (dari biji kakao) nya lebih pekat.

Coklat hitam memiliki lebih sedikit kalori dan dipercaya memiliki banyak khasiat kesehatan. Dark chocolate kaya akan flavonoid, senyawa antioksidan yang juga ditemukan di teh dan wine, yang dapat mencegah penyakit jantung. Namun di dark chocolate, kandungan flavonoid-nya lebih tinggi. Kandungan yang sama ditemui juga di milk chocolate.

Penelitian yang dilakukan ilmuwan University of Aberdeen di Scotland tersebut melibatkan 20.951 responden. Ditemukan, mereka yang makan cokelat di atas rata-rata selama 11,3 tahun (sebagian besar milk chocolate) memiliki risiko penyakit jantung koroner dan stroke lebih rendah dibanding mereka yang makan dalam jumlah sedikit atau tidak sama sekali. Namun demikian, peneliti segera menyimpulkan orang yang sehat makan cokelat lebih banyak, seperti dilansir Consumer Reports. Meskipun demikian, dikatakan bahwa cokelat susu yang beredar di pasaran, tidak sehat. Alasannya karena mengandung gula lebih tinggi. Sebaiknya agar memilih dark chocolate atau cokelat hitam, kendati rasanya lebih pahit.

Mari perhatikan kandungan cokelat berikut. Sebatang milk chocolate seberat 44 gram memiliki 235 kalori, 13 gram lemak, dan 22 gram gula. Jumlah yang sama dari dark chocolate 70 persen mengandung 263 kalori, 12 gram lemak, dan 11 gram gula. Darisini jelas bahwa cokelat hitam lebih rendah kandungan lemaknya dibandingkan dengan cokelat susu. Dan satu keuntungan yang dimiliki dark chocolate dibanding milk chocolate adalah kandungan serat. Sebatang dark chocolate 44 gram mengandung 5 gram serat. Sedangkan milk chocolate dalam berat yang sama hanya mengandung 1,5 gram serat. (SFK)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here