Kandungan Nutrisi Kacang Hijau

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Kacang hijau merupakan salah satu makanan populer di Indonesia. Kacang hijau dapat Anda temui dibanyak olahan makanan. Kacang hijau termasuk dalam golongan polong-polongan, berbeda dengan jenis kacang-kacangan. Di Indonesia, kacang hijau sudah sangat familiar. Berbagai makanan seperti onde-onde, kolak, bubur dapat dibuat dari kacang hijau. Yang lebih istimewa, kacang hijau dapat dijadikan tepung biji kacang hijau atau yang biasa disebut tepung hunkwe. Tepung hunkwe digunakan dalam pembuatan berbagai jenis kue, es krim tradisional, dan mie soun.

Kacang hijau berasal dari keluarga leguminoceae (kacang-kacangan) dan merupakan salah satu bahan makanan yang begitu menyehatkan. Ini dikarenakan ia mengandung gizi serta nutrisi yang begitu bermanfaat. Selama beribu-ribu tahun kacang hijau digunakan untuk macam-macam tujuan. Kacang ini berasal dari India serta di tanam hingga seluruh Asia. Dahulu orang-orang China menggunakan kacang hijau untuk obat-obatan seperti menurunkan panas serta mengeluarkan racun yang berada di tubuh. Hingga sekarang, kacang hijau masih sering di gunakan untuk sajian kuliner, dikarenakan kandungan gizinya yang sangat bermanfaat.

Kacang hijau juga mudah berkecambah, kecambah kacang hijau biasa kita kenal dengan tauge. Kacang hijau dalam bentuk kecambah mengandung enzim-enzim aktif salah satunya amilase yang membantu dalam metabolisme karbohidrat. Bagaimana caranya kacang hijau bisa sangat bermanfaat bagi kesehatan? Itu tidak jauh dari kandungan yang sangat banyak yang dimiliki kacang hijau, kandungan itu adalah:

  • Sumber Protein. Kacang hijau merupakan sumber alternatif protein nabati. Kacang hijau mengandung protein tinggise banyak 7 gr/100 gr. Protein yang terkandung memiliki asam amino lengkap. Protein pada kecambah kacang hijau sudah berkurang jumlahnya yaitu hanya 3 gr/100 gr, tetapi asam aminonya sebagian dalam bentuk bebas yangcepat diserap tubuh.
  • Mengandung Lemak Sehat. Asam lemak esensial yang terkandung dalam kacang hijau adalah omega-3 (0,9 mg/100 gr) dan omega-6 (119 mg/100 gr). Omega 3 merupakan asam lemak yang berguna untuk menurunkan kolesterol dalam darah.
  • Kaya Serat. Kacang hijau memiliki kandungan serat yang tinggi sekitar 7,6 gr/100 gr. Kandungan serat ini mencukupi kebutuhan serat harian Anda sebesar 30%. Serat berguna untuk membantu melancarkan pencernaan dan mencegah konstipasi (sembelit).
  • Rendah Karbohidrat. Karbohidrat yang terkandung dalam kacang hijau adalah 19 gr/100 gr. Cukup rendah dan baik untuk dikonsumsi dalam program diet maupun program pembentukan badan (muscle building).
  • Kaya Vitamin dan Mineral. Kacang hijau mengandung asam folat dan vitamin B (thiamin) yang tinggi yakni sebesar 0,2 mg/100 gr. Selain itu juga kaya vitamin B lain, seperti riboflavin, B6,asam pantothenat, serta niasin. Vitamin yang terkandung didalamnya membantu meningkatkan energi dan metabolisme tubuh. Kacang hijau juga kaya akan mineral, dalam 100 gramnya mengandung potasium (266 mg), phosphorus (99mg), manganese (48 mg), kalsium (27 mg),magnesium (0,3 mg), besi (1,4 mg), zinc (0,8 mg) dan selenium (2,5 µg).
  • Kaya Enzim Aktif. Terdapat pada kacang hijau yang masih berkecambah. Kaya akan enzim aktif seperti amilase yang meningkatkan penyerapan dan pembentukan energi. Enzim ini akan rusak pada suhu di atas 40C. Itulah sebabnya Anda disarankan menghindari memasaknya dengan suhu tinggi.

Memiliki kandungan gizi yang sangat lengkap, tak heran bila kacang hijau memiliki manfaat yang besar bagi kesehatan.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY