Kandungan Tempe Ternyata Mampu Meningkatkan Kinerja Otak

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Warga Indonesia pasti sudah sangat mengenal tempe. Makanan berbahan dasar biji kedelai yang difermentasi ini merupakan makanan khas dan sangat digemari seluruh masyarakat Indonesia, dari mulai kelas bawah hingga kelas atas. Tempe pas untuk diolah menjadi berbagai masakan. Walaupun tempe adalah makanan yang dianggap sederhana, namun memiliki beberapa manfaat yang baik untuk kesehatan tubuh. Sehingga tempe sering disebut sebagai makanan yang kaya akan zat gizi.

Banyak kandungan gizi dalam tempe seperti kadar vitamin B2, vitamin B12, niasin dan asam pantorenat. Hasil analisis juga menunjukkan tempe memiliki kandungan niasin sebesar 1.13 mg/100 gram berat tempe yang dapat dimakan. Kandungan ini meningkat kurang lebih 2 kali lipat setelah kedelai difermentasi menjadi tempe. Kandungan nilai gizi tempe juga jauh lebih baik dibandingkan kedelai biasa. Kandungan asam amino bebasnya lebih tinggi 24 kali lipat. Nilai serat, vitamin B kompleks, efisiensi protein dan nilai asam lemak bebasnya juga lebih baik. Kadar zat besi tempe juga tinggi yaitu 4 mg/100 gram.

Kandungan nutrisi yang terdapat di dalam tempe sangatlah tinggi. Tempe dapat memenuhi sebagian besar kebutuhan asam amino, seperti tryptophan, threonin, isolusin, valin dan histidin. Selain itu, masih ada beberapa keunggulan yang dikandung dalam tempe. Antara lain :

  1. Sumber antioksidan yang mengandung isoflavon aglikon sebagai pencegah kanker.
  2. Hipokolesterolemik, menurunkan lipid atau lemak dalam darah.
  3. Sumber vitamin B.
  4. Mengandung vitamin B12. Vitamin tersebut umumnya terdapat dalam produk hewani tapi tidak dijumpai pada makanan nabati, seperti sayuran, buah-buahan, dan biji-bijian.
  5. Mengandung delapan macam asam amino esensial dan asam lemak tidak jenuh.
  6. Mengandung serat tinggi.
  7. Anti infeksi. Hasil survey menunjukkan bahwa tempe mengandung senyawa anti bakteri yang diproduksi oleh karang tempe (R. Oligosporus) merupakan antibiotika yang bermanfaat meminimalkan kejadian infeksi.
  8. Daya hipokolesterol. Kandungan asam lemak jenuh ganda pada tempe bersifat dapat menurunkan kadar kolesterol.
  9. Mencegah masalah gizi ganda (akibat kekurangan dan kelebihan gizi) beserta berbagai penyakit yang menyertainya, baik infeksi maupun degeneratif.
  10. Mencegah timbulnya hipertensi.
  11. Kandungan kalsiumnya yang tinggi, tempe dapat mencegah osteoporosis.
  12. Mudah dicerna oleh semua kelompok umur, dari bayi sampai usia lanjut.

Jika kita mengonsumsi tempe setiap hari, hal itu dapat memenuhi 62% protein yang dibutuhkan oleh tubuh, 35% riboflavin, 34% magnesium, 108% mangan, dan 46% tembaga. Selain itu, tempe hanya mengandung 3,7 gram lemak jenuh dan kurang dari 329 kilo kalori. Selain manfaat yang sudah disebutkan diatas, khasiat tempe yang sangat bagus adalah dapat meningkatkan kinerja otak. Ketika Anda mengonsumsi tempe, maka kebutuhan mineral mangan dan tembaga harian Anda sudah terpenuhi. Mineral mangan dan tembaga ini akan membantu menyembuhkan luka serta meningkatkan kekuatan jaringan. Lebih hebatnya lagi, mineral tembaga yang terkadung dalam tempet mampu meningkatkan komunikasi sel otak. Hal inilah akan membuat kinerja otakmu semakin baik dari sebelumnya. (SFK)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here