Kanker Paru Sebagai Jenis Kanker Penyebab Kematian Pria Tertinggi

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Kanker paru merupakan jenis kanker yang sering ditemui di Indonesia. Berdasarkan data World Health Organization (WHO) kanker paru merupakan jenis kanker terbanyak pada laki-laki di Indonesia dan terbanyak kelima untuk semua jenis kanker pada perempuan.

Menurut Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Kemenkes tahun 2013, menyebutkan bahwa Indonesia menjadi negara ketiga dengan jumlah perokok aktif terbanyak di dunia yaitu sebanyak 61,4 juta perokok setelah Cina dan India.

Tingginya konsumsi rokok pada kebanyakan laki-laki di Indonesia menjadi faktor pendukung terjangkitnya penyakit kanker paru-paru. Dari total kosumsi rokok dunia yang mencapai 5,8 triliun batang, 240 miliar batang atau sekitar 4,14 persen diantaranya dikonsumsi masyarakat Indonesia. Penyebab inilah masyarakat Indonesia akan terus menjadikan kanker paru sebagai salah satu masalah kesehatan serius.

Tahun 2012, Indonesia menjadi negara dengan angka kejadian dan kematian kanker paru tertinggi di Asia Tenggara. Menurut GLOBOCAN atau International Agency for Research on Cancer (IARC) pada tahun yang sama, diketahui kanker paru menjadi persentase kasus baru tertinggi yaitu sebesar 34,2 persen dan menyebabkan kematian sebesar 11,1 persen.

Sedangkan menurut WHO tahun 2012, kanker paru menjadi jenis kanker dengan angka kematian tertinggi yaitu mencapai 1,59 juta pertahun. Angka kematian ini akan terus menerus naik jika penduduk Indonesia tidak mempunyai kesadaran dalam menjaga kesehatannya.

Pada umunya, kurangnya kepedulian akan kesehatan dan kebiasaan merokok menjadikan penyakit kanker paru lebih sering ditemukan pada stadium lanjut yaitu pada stadium III B dan IV. Sebagian besar kanker paru terjadi pada individu berusia 35-75 tahun dengan insidensi puncaknya terjadi antara usia 55-65 tahun.

Bukan hal umum bahwa perokok pasif tiga kali lebih beresiko terpapar asap rokok dibandingkan dengan perokok aktif. Perokok pasif beresiko terkena kanker paru yang diperkirakan sekitar 25 persen kanker paru berasal dari perokok pasif.

Orang yang hidup dengan seorang perokok 20-30 persen lebih mungkin untuk mendapatkan kanker paru dibandingkan dengan mereka yang tinggal di rumah bebas asap rokok. Serta ditiap tahunnya, minimum 3000 pria dewasa juga akan meninggal meskipun mereka tidak merokok, secara singkat cuma dengan menghirup asap rokok dari perokok disekitar mereka.

Kanker paru akan terus meningkat, menurut WHO dan National Cancer Institute di Amerika memperkirakan angka kematian karena rokok akan meningkat menjadi 8 juta orang per tahun pada 2030, dari jumlah kematian saat ini sebesar 6 juta orang pertahunnya.

Keprihatinan semakin mendalam, karena kurangnya perhatian dari keluarga dan orang terdekat mengenai pendidikan kesehatan tentang pencegahan secara dini dari kanker paru. Pada dewasa ini diperlukan upaya pencegahan dan promosi kesehatan yang tepat dan pada pasien yang terdiagnosis kanker paru dapat diberikan pengobatan untuk meningkatkan usia harapan hidup dan kualitas hidup yang lebih baik. (MLD)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here