Kanker Payudara Inflamasi

SehatFresh.com – Anda mungkin berpikir bahwa kanker payudara selalu ditandai dengan adanya benjolan di payudara. Anggapan itu ternyata tidak sepenuhnya benar. Kanker payudara inflamasi (inflammatory breast cancer, IBC) adalah bentuk kanker payudara yang memengaruhi kulit payudara. Kanker payudara inflamasi ini merupakan bentuk jarang dari kanker payudara yang ditandai dengan kemerahan, pembengkakan, dan nyeri di payudara yang terkena.

Pada kanker payudara, biasanya sel kanker terbentuk menjadi benjolan. Terkadang, seorang wanita dapat merasakan benjolan ini selama pemeriksaan payudara sendiri atau mammogram. Tidak seperti bentuk lain di mana sel-sel kanker menggumpal menjadi benjolan pada payudara, sel-sel kanker payudara inflamasi berkerumun ke dalam pembuluh getah bening. Kanker payudara inflamasi terjadi ketika sel-sel kanker menghambat pembuluh limfatik di bagian payudara, sehingga menyebabkan kemerahan dan pembengkakan yang berhubungan dengan kanker. Penyumbatan membuat kulit payudara terlihat merah muda, ungu, atau memar dengan permukaan seperti kulit jeruk.

Tanda-tanda lain dari kanker payudara inflamasi meliputi :

  • Pembengkakan kelenjar getah bening di ketiak, dekattulang selangka, atau di daerahlain dari tubuh
  • Kemerahan dan gatal payudara
  • Nyeri payudara
  • Puting menjadi terbenam ke dalam

Karena pertumbuhannya yang cepat, kanker payudara inflamasi biasanya menyebar ke bagian lain dari tubuh. Tidak seperti jenis kanker payudara lainnya, benjolan karena inflamasi jarang dirasakan dan biasanya ditemukan hanya melalui mammogram. Karena tidak adanya benjolan yang jelas, kanker payudara inflamasi sering disalahartikan sebagai infeksi payudara.

Pengobatan untuk kanker payudara inflamasi biasanya mencakup pengobatan lokal seperti mastektomi atau lumpektomi untuk membuang jaringan yang rusak, serta kemoterapi dan radiasi untuk mengobati jaringan lain yang berpotensi terkena kanker.

Sementara penyebab kanker payudara inflamasi belum diketahui secara pasti, para dokter meyakini bahwa ini dimulai dengan satu sel di saluran payudara. Mutasi dari DNA sel tersebutlah yang bertanggung jawab terhadap penyebaran sel yang cepat. Jika Anda mengalami kemerahan, pembengkakan, atau nyeri pada payudara yang tidak dijelaskan oleh cedera atau penyebab yang jelas lainnya, segera periksa ke dokter untuk mengetahui penyebabnya.

Menurut Inflammatory Breast Cancer Research Foundation, dibandingkan dengan jenis lain dari kanker payudara, kanker payudara inflamasi cenderung didiagnosis pada usia muda (usia rata-rata 57 tahun, dibandingkan dengan rata-rata berusia 62 tahun untuk kanker payudara lainnya). Kebanyakan kanker payudara inflamasi adalah hormon reseptor negatif, yang berarti bahwa terapi hormon seperti tamoxifen, yang mengganggu pertumbuhan sel kanker yang dipicu oleh estrogen mungkin tidak efektif terhadap kondisi ini.

Sumber gambar : www.SehatFresh.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY