Kanker Payudara pada Remaja

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Wanita yang lebih muda umumnya tidak menganggap diri mereka berisiko terkena kanker payudara, dan pada kenyataannya, hanya di bawah 7% dari semua kasus kanker payudara terjadi pada wanita berusia di bawah 40 tahun. Namun, kanker payudara bisa menyerang pada usia berapa pun, dan wanita dari berbagai usia harus menyadari faktor risiko pribadi mereka terhadap kanker payudara.

Ada beberapa faktor yang membuat seorang wanita berisiko tinggi untuk mengidap kanker payudara :

  • Terdapat riwayat pribadi kanker payudara atau beberapa penyakit payudara non-kanker.
  • Terdapat riwayat keluarga kanker payudara, terutama pada ibu, anak, atau saudara perempuan.
  • Riwayat pernah melakukan terapi radiasi di dada sebelum usia 40.
  • Terdapat cacat genetik tertentu (BRCA1 / BRCA2 mutasi); wanita yang membawa cacat pada salah satu dari gen tersebut berada pada risiko lebih besar untuk mengidap kanker payudara.
  • Skor Gail Indeks minimal 1,7% untuk pengembangan kanker payudara dalam waktu 5 tahun, atau risiko 20% seumur hidup (sampai usia 90). (The Gail Index menggunakan faktor risiko seperti usia, riwayat keluarga kanker payudara, usia haid pertama dan kehamilan pertama, dan jumlah biopsi payudara, untuk menghitung risiko seorang wanita terkena kanker payudara dalam lima tahun ke depan.)
  • Faktor risiko lain termasuk penggunaan alkohol berat, asupan daging merah yang tinggi, payudara padat, obesitas, dan etnis.

Beberapa penelitian baru-baru ini menunjukkan bahwa penggunaan kontrasepsi oral (pil KB) meningkatkan risiko sangat sedikit untuk mengidap kanker payudara dibanding mereka yang tidak pernah mengkonsumsi pil tersebut. Namun penelitian lain tidak menunjukkan efek seperti itu. Para peneliti terus mempelajari hasil yang bertentangan dalam uji coba ini untuk menentukan apakah pil KB, hormon sintetis (estrogen dan progesteron/progestin), berperan dalam perkembangan kanker payudara.

Namun, terapi penggantian hormon estrogen dan progestin berhubungan dengan risiko lebih tinggi perkembangan kanker payudara.

Apa perbedaan Kanker Payudara pada Wanita Muda?

Diagnosa kanker payudara pada wanita muda (di bawah 40 tahun) lebih sulit, karena jaringan payudara mereka umumnya lebih padat dari jaringan payudara pada wanita yang lebih tua. Pada saat benjolan di payudara membesar dan terlihat, kanker sering sudah lebih parah.

Selain itu, kanker payudara pada wanita yang lebih muda mungkin menjadi lebih agresif dan kebal terhadap pengobatan. Wanita yang didiagnosis dengan kanker payudara pada usia yang lebih muda lebih mudah untuk mengalami mutasi dari gen BRCA1 atau BRCA2.

Penundaan dalam mendiagnosis kanker payudaraadalah sebuah masalah. Banyak wanita muda yang mengidap kanker payudara mengabaikan tanda-tanda peringatan – seperti benjolan payudara atau biasa muncul cairan dari payudara, bukan air susu – karena mereka yakin bahwa mereka terlalu muda untuk terkena kanker payudara.

Banyak wanita menganggap mereka terlalu muda untuk mengidap kanker payudara dan cenderung menganggap benjolan adalah kista tidak berbahaya atau pertumbuhan lainnya. Beberapa dokter juga mengabaikan benjolan payudara pada wanita muda sebagai kista dan lebih memilih pendekatan “tunggu dan lihat”.

Haruskah wanita diabawah 40 tahun melakukan pemeriksaan mammogram?

Secara umum, mammogram reguler tidak dianjurkan untuk wanita di bawah 40 tahun, karena jaringan payudara cenderung lebih padat pada wanita muda, membuat mammogram kurang efektif sebagai alat skrining. Selain itu, kebanyakan ahli percaya risiko rendah terkena kanker payudara pada usia muda tidak membenarkan paparan radiasi. Namun, pemeriksaan mammogram dapat direkomendasikan untuk wanita muda dengan riwayat keluarga kanker payudara dan faktor risiko lainnya.

Mamografi digital mungkin alternatif yang tepat. Mamografi digital lebih sensitif dalam mendeteksi kelainan pada jaringan payudara yang padat.

Apa cara yang terbaik untuk mendeteksi kanker payudara pada wanita di bawah 40 tahun?

The American Cancer Society (ACS) mengatakan bahwa pengujian payudara oleh sendiri adalah sebuah hal yang bisa dilakukan bagi perempuan mulai usia 20-an. Dokter harus mendiskusikan manfaat dan batasan yang dilakukan oleh pasien mereka.

Pemeriksaan payudara secara klinis biasa dilakukan minimal setiap tiga tahun oleh dokter, dianjurkan untuk wanita dimulai pada usia 20. ACS juga merekomendasikan mammogram tahunan dimulai pada usia 40. US Preventive Services Task Force (USPSTF), di sisi lain, tidak merekomendasikan skrining rutin untuk perempuan di usia 40-an. Bagi wanita antara usia 50 dan 74, para ahli dari USPSTF mengatakan, perempuan harus melakukan pemeriksaan mammogram setiap dua tahun. Setelah 74 tahun hal itu tidak perlu.

Ketika Anda melakukan pemeriksaan mammogram, itu adalah keputusan pribadi antara Anda dan dokter Anda. Jika Anda lebih dari 40 tahun, berkonsultasilah dengan dokter Anda tentang kapan Anda harus mulai skrining mammogram. Wanita muda di bawah 40 tahun yang memiliki riwayat keluarga atau faktor risiko lain untuk kanker payudara harus mendiskusikan risiko dan jadwal skrining yang sesuai dengan penyedia layanan kesehatan mereka.

Bagaimana pengobatan terbaik kanker payudara bagi wanita muda?

Pengobatan untuk kanker payudara pada usia berapa pun didasarkan pada luasnya penyakit seseorang (apakah telah menyebar ke luar payudara), serta kesehatan umum wanita dan keadaan pribadi.

Pilihan pengobatan termasuk operasi: baik lumpectomy, yang melibatkan pengangkatan benjolan dan beberapa jaringan di sekitarnya, atau mastektomi, yaitu pengangkatan payudara.

Terapi radiasi umumnya digunakan setelah lumpectomy, dan kemoterapi dan / atau terapi hormon sering direkomendasikan setelah operasi untuk membantu menghancurkan sel-sel kanker yang tersisa dan mencegah kekambuhan. Kanker payudara merupakan tantangan lain bagi perempuan muda.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY