Kanker Payudara Stadium 4 Dan Pneumonia

SehatFresh.com – Untuk individu yang sehat, pneumonia bisa menjadi kondisi sulit diobati. Untuk pasien kanker payudara stadium lanjut, pneumonia dapat menjadi semakin sulit. Pasien kanker payudara stadium lanjut dihadapkan dengan berbagai gejala dan komplikasi kesehatan yang mungkin terjadi. Di luar kondisi yang berkaitan dengan metastasis, kanker payudara stadium 4 dapat membawa pada banyak penyakit terkait pengobatan. Kemoterapi, radiasi, operasi, dan perawatan kanker payudara umum lainnya dapat menyebabkan banyak efek samping termasuk pneumonia. Dengan begitu banyak perubahan yang terjadi dalam tubuh, memahami penyebab dan gejala pneumonia menjadi sangat penting.

Pneumonia adalah infeksi yang menyebabkan peradangan pada kantung udara di paru-paru. Infeksi ini paling sering disebabkan oleh bakteri, tetapi juga bisa karena virus atau jamur. Pneumonia dapat memengaruhi satu atau kedua paru-paru pada waktu yang sama. Pneumonia menyebabkan tanda-tanda dan gejala yang berbeda berdasarkan tingkat keparahan infeksi. Kasus infeksi dapat berkisar dari sangat ringan sampai mengancam jiwa. Banyak gejala pneumonia ini sangat mirip dengan flu atau pilek.

Gejala dari pneumonia adalah demam, menggigik, berkeringat, batuk lendir, diare, mual, muntah, lemah otot dan nyeri dada. Pada pasien kanker payudara, kanker stadium lanjut dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh, yang meningkatkan risiko terkena pneumonia. Dan pengobatannya menjadi lebih sulit. Pada stadium 4, sel kanker telah menyerang organ-organ lain dalam tubuh (metastasis) kanker. Pasien kanker dengan stadium ini dihadapkan dengan kondisi kesehatan yang buruk. Itu sebabnya mengembangkan pneumonia dengan stadium 4 kanker payudara dapat menjadi masalah.

Ada tiga kemungkinan yang dapat menyebabkan pneumonia pada orang dengan kanker payudara stadium akhir:

  1. Metastasis: Stadium kanker menjelaskan seberapa jauh keparahan kanker. Kanker payudara stadium 4 berarti sel kanker telah menyebar di luarpayudara. Dalam banyak kasus, kanker dapat menyebar atau bermetastasis ketulang, jaringan, dan organdi dekatnya. Kanker payudara stadium 4 paling sering menyebar ke paru-paru, tulang, hati, atau otak. Kanker di paru-paru akan membuat pasien lebih lemah. Tubuh menjadi sulit melawan bakteri dan infeksi. Kankerdi paru-parua kan membuat paru-paru sangat rentan terhad apinfeksi, seperti pneumonia.
  2. Pneumonia sebagai komplikasi pasca operasi: Pasien kanker payudara seringkali diharuskan menjalani sejumlah operasi dalam upaya untuk mengangkat kanker atau mengobati komplikasi yang berhubungan dengan itu. Sayangnya, operasi juga tidak lepas dari risiko komplikasi. Studi telah menemukan bahwa pasien operasi kanker payudara dapat mengembangkan pneumonia beberapa minggu atau bulan setelah operasi dilakukan.
  3. Perawatan radiasi: Perawatan radiasi untuk payudara atau jaringan di dekatnya dapat meningkatkan risiko pneumonia dan kondisi yang disebut bronchiolitis obliterans with organizing pneumonia (BOOP). BOOP adalah suatu kondi siparu-paru yang berkaitan dengan pengobatan kanker. Perawatan radiasi dapat menyebabkan BOOP, meskipun hal ini jarang terjadi.

Banyak kasus pneumonia pada kanker payudara stadium 4 dapat diobati, meskipun, beberapa kasus pneumonia mungkin sulit untuk diobati akibat kondisi tubuh yang sudah lemah karena kanker. Pengobatan pneumonia merupakan proses yang panjang. Bahkan orang-orang yang cukup sehat mungkin perlu beberapa minggu atau bahkan bulan untuk merasa sehat lagi. Seseorang yang sudah sakit karena kanker mungkin memerlukan waktu lebih lama.

Sumber gambar : www.SehatFresh.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY