Kanker Prostat Mudah Menyerang Remaja

SehatFresh.com – Kanker prostat adalah penyakit kanker yang berkembang di prostat, sebuah kelenjar dalam sistem reproduksi laki-laki. Hal ini terjadi ketika sel prostat mengalami mutasi dan mulai berkembang di luar kendali. Sel ini dapat menyebar secara metastasis dari prostat ke bagian tubuh lainnya, terutama tulang dan iymph node. Kanker prostat dapat menimbulkan rasa sakit, kesulitan buang air kecil, disfungsi ereksi, dan gejala lainnya.

Di seluruh dunia, kanker prostat merupakan penyebab kematian pria terbesar kedua setelah kanker paru-paru. Tak kurang 254.000 kaum adam meninggal per tahunnya akibat penyakit mematikan ini. Pada sejumlah kasus, ada pula karakter tumor yang pertumbuhannya lebih lambat dan perlu waktu bertahun-tahun untuk menjadi ganas.

Kanker prostat pada pria muda lebih agresif, dan karena itu lebih mengancam jiwa, dibandingkan pria yang lebih tua. Secara historis, kanker prostat telah memengaruhi kebanyakan pria usia 70 atau 80-an dan kanker mereka tumbuh dengan lambat. Bahkan, banyak pria yang lebih tua telah didiagnosis dengan stadium awal kanker prostat akhirnya meninggal karena penyebab lain. Pria yang lebih muda belum secara rutin menjalani program prostate-specific antigen (PSA) dan pemeriksaan rektal sampai usia yang disarankan sekitar 50 tahun.

Gejala pembesaran prostat diantaranya pancaran saat kencing lemah, aliran kencing terputus-putus, tidak lampias saat berkemih, inkontinensia (beser), kencing tidak tuntas, mengejan saat kencing, infeksi saluran kemih, rasa ingin kencing lagi sesudah kencing, keluarnya sisa kencing selama beberapa detik pada akhir kencing, sering kencing saat malam hari, rasa sakit waktu kencing, pembentukan batu dalam kandung kemih, dan fungsi ginjal berkurang.

Bagi para pemuda disarankan untuk tidak melakukan mastrubasi atau onani terlalu seringĀ  karena itu dapat menimbulkan kanker prostat. Berdasarkan penelitian pada lebih dari 800 pria yang diterbitkan di dalam British Journal Urology International (BJU International), pria yang aktif secara seksual pada usia 20 dan 30-an memiliki risiko lebih tinggi untuk menderita kanker prostat, terutama apabila frekuensi masturbasi mereka cukup tinggi.

Para peneliti di United Kingdom juga mengungkapkan bahwa aktivitas seksual pada pria berusia 40-an memiliki efek yang lebih rendah bahkan frekuensi yang lebih kecil lagi pada pria berusia 50-an dapat memberikan perlindungan dari kanker prostat. Penelitian ini lebih banyak ditujukan pada aktivitas masturbasi dibandingkan dengan hubungan intim pasangan.

Langkah untuk Mengurangi Risiko atau Menghambat Perkembangan Kanker Prostat diantaranya sebagai berikut:

  • Mengonsumsi Sayur dan Buah

Mengurangi konsumsi makanan berlemak dan meningkatkan jumlah buah-buahan, sayur dan biji-bijian dapat membantu mengurangi risiko kanker prostat. Bawang putih, arugula, bok choy, brokoli, kubis brussel, kol, dan kembang kol juga dapat membantu melawan kanker .Diet makanan yang mengandung zat antioksidan (beta karoten, vitamin C, dan E) mungkin protektif (tomat, jeruk, semangka). Memakan vitamin E atau antioksidan dapat mengurangi risiko kanker prostat juga tumor organ padat lainnya.

  • Berolahraga Secara Teratur

Olahraga dapat mengurangi risiko kanker prostat dengan meningkatkan sistem kekebalan, meningkatkan sirkulas,i dan mempercepat proses pencernaan. Olahraga teratur juga memainkan peran penting dalam mencegah pembesaran prostat jinak.

Sumber gambar :

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY