Kanker Tulang Pada Remaja

SehatFresh.com – Kanker tidak umum pada remaja, tetapi berbagai jenis kanker dapat terjadi pada kelompok usia ini, dan pengobatannya bisa sangat menantang karena sejumlah alasan. Kanker pada remaja sering dianggap yang terjadi pada usia antara 15 dan 19. Salah satu kanker yang sering ditemukan pada usia ini adalah kanker tulang.

Ada dua jenis kanker tulang yang lebih berisiko pada remaja, yaitu osteosarcoma dan sarcoma Ewing. Keduanya cukup langka dan biasanya mempngaruhi tulang besar seperti tulang paha dan tulang kering, tetapi tidak menutup kemungkinan dapat berpengaruh juga pada tulang lainnya. Osteosarcoma dimulai dalam sel yang membuat tulang tumbuh. Sarcoma Ewing menyebabkan tumor tumbuh di tulang atau pada jaringan lunak di sekitar tulang.

Osteosarcoma adalah bentuk kanker tulang yang paling umum selama ledakan pertumbuhan remaja, ketika tulang berkembang pesat. Tidak ada seorang pun tahu apa yang menyebabkan osteosarcoma, namun para peneliti percaya bahwa ada komponen genetik untuk kanker tulang. Setidaknya, satu gen telah dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit ini.

Sarcoma Ewing biasanya muncul di tengah-tengah tulang panjang pada lengan dan kaki, atau di tulang panggul, dan sering menyerang otot dan jaringan lunak yang terletak di sebelah lokasi tumor. Kanker ini dapat menyebar ke bagian lain dari tubuh, termasuk sumsum tulang, tulang lainnya, paru-paru, ginjal, dan kelenjar adrenal. Terkadang tumor tetap di jaringan lunak tubuh dan tidak melibatkan tulang sama sekali. Jenis kanker tulang ini juga berkaitan dengan faktor genetik.

Tanda peringatan kanker tulang adalah nyeri pada tulang. Namun tidak semua nyeri tulang  berarti kanker. Area nyeri biasanya terasa lunak pada awalnya. Rasa sakit bisa semakin menjadi-jadi dan tidak kunjung sembuh. Anda juga mungkin merasakan adanya benjolan. Deteksi dini adalah kunci keberhasilan penyembuhan kanker tulang. Tanda dan gejala, seperti nyeri dan bengkak atau demam yang tidak jelas dan penurunan berat badan, harus segera diperiksa oleh dokter.

Tergantung pada jenis kanker tulang, dokter mungkin merekomendasikan kemoterapi, radioterapi atau operasi, atau kombinasi dari metode-metode tersebut. Kalaupun harus operasi, tulang yang hilang bisa diganti dengan cangkok tulang atau implan logam. Dalam kasus ektrim, amputasi diperlukan.

Tingkat kelangsungan hidup lima tahun untuk orang-orang dengan osteosarcoma adalah 70 persen. Kesuksesan kemoterapi dapat mempertinggi tingkat kelangsungan hidup antara 80 persen hingga 90 persen. Namun, jika sel kanker sudah menyebar ke organ lain pada saat diagnosis, tingkat kelangsungan hidupnya hanya berkisar 30 persen.

Penggunaan kemoterapi dapat meningkatkan tingkat kelangsungan hidup untuk pasien sarcoma Ewing. Tumor kecil, terlokalisasi di satu area, dan dapat sepenuhnya diangkat, maka tingkat kelangsungan hidup lima tahun berkisar 80 persen. Jika tumor kecil tetapi tidak dapat diangkat, tingkat kelangsungan hidupnya 70 persen.

Sumber gambar : www.slideshare.net

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY