Kapan Saja Wanita Harus Memeriksakan Kehamilan?

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – WHO sangat menyarankan agar setiap ibu hamil melakukan pemeriksaan kehamilan setiap 4 minggu sekali dari saat pemeriksaan kehamilan pertama kali hingga usia kehamilan 28 minggu. Setiap 2 minggu sekali dari usia kehamilan 28-36 minggu dan setiap satu minggu sekali dari usia kehamilan 36 minggu hingga waktunya melahirkan. Jadwal Pemeriksaan Kehamilan atau disebut juga Ante Natal Care (ANC) dapat bervariasi tergantung dokter atau bidan Anda.

Kapan Saja Harus Memeriksakan Kehamilan?

  1. Pada trimester pertama dan kedua

Ibu hamil dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan kehamilan setiap bulan. Saat pemeriksaan pertama biasanya akan ditanyakan mengenai :

  • Hari pertama dari haid yang terakhir dan apakah haidnya teratur atau tidak. Hal ini berguna untuk menentukan perkiraan persalinan
  • Kondisi kesehatan
  • Riwayat penyakit atau operasi sebelumnya
  • Riwayat kehamilan atau keguguran sebelumnya

Pemeriksaan yang dilakukan yaitu mengukur berat badan dan tinggi badan serta menentukan indeks massa tubuh (IMT), mengukur tekanan darah, mengidentifikasi potensi risiko yang mungkin terjadi berkaitan dengan aktifitas ibu hamil, menilai kemungkinan risiko terjadinya preeklampsia dan diabetes gestasional, dan terakhir melakukan pemeriksaan laboratorium.

Pada trimester I dan II minimal dilakukan dua kali pemeriksaan ultrasonografi (USG), tergantung dari kondisi kehamilan. Saat usia kehamilan 11-14 minggu, dilakukan untuk menentukan perkiraan persalinan, mengecek perkembangan fisik janin, jumlah janin dan deteksi kelainan bawaan. Saat usia kehamilan 18-20 minggu dilakukan untuk mengecek perkembangan fisik janin dan deteksi kelainan bawaan pada janin.

  1. Pada trimester ketiga

Pemeriksaan kehamilan dilakukan dua minggu sekali pada trimester ketiga, yang dilakukan yaitu pemeriksaan ukuran rahim, penilaian posisi bayi, mengukur tekanan darah, pemeriksaan panggul, menawarkan pemeriksaan laboratorium terutama pemeriksaan urin untuk deteksi protein dalam urin, menawarkan pemberian anti rhesus jika ibu hamil mempunyai rhesus negatif.

Pemeriksaan ultrasonografi terutama untuk menilai pertumbuhan janin, kondisi dan letak plasenta, jumlah air ketuban dan posisi janin.

  1. Pada usia kehamilan 40 minggu

Ibu hamil akan diberikan informasi tentang rencana persalinan jika kehamilan mencapai 41 minggu dan berdiskusi tentang kemungkinan induksi persalinan.

Berikut ada beberapa tips agar kehamilan anda optimal:

  • Lakukan pemeriksaan kehamilan secara rutin dan teratur.
  • Mengikuti senam hamil.
  • Vaksinasi atau suntik tetanus toksoid (TT), dua kali dengan jarak antar pemberian 1 bulan.
  • Hindari pemakaian cairan pembersih vagina atau memasukkan jari ke dalam vagina saat membersihkan.
  • Usahakan selama kehamilan berat badan ibu bertambah 7,5-12,5 kg saja.
  • Sejak trimester pertama minumlah suplemen asam folat 250 mg dan besi 60 mg satu kali sehari.
  • Sejak trimester kedua tambahkan suplemen zink 15 mg, kalsium 250 mg, tembaga 2 mg, vitamin D 10 ug dan vitamin C 50 mg.
  • Bagi suami gunakan kondom ketika berhubungan dengan istri yang sedang hamil. (KKM)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here