Kebotakan Pria Karena Testosteron

SehatFresh.com – Seiring bertambahnya usia, rambut pria cenderung semakin tipis. Namun, sejumlah pria juga ada yang mengalami penipisan rambut sebelum waktunya. Rambut rontok dapat terjadi melalui beberapa mekanisme. Namun, satu-satunya mekanisme yang berhubungan dengan kadar testosteron dikenal sebagai androgenetic alopecia.

Androgenetic alopecia merupakan suatu gangguan herediter yang ditandai dengan penipisan rambut yang bisa terjadi pada pria mau pun wanita melalui mekanisme yang diperantarai androgen. Sementara sindrom ini secara teknis dikaitkan dengan testosteron rendah, akan tetapi ini sebenarnya merujuk pada situasi di mana tubuh sedang mengalami tingkat androgen tinggi karena mekanisme suatu metabolit testosteron dengan efek androgenik kuat, yang disebut dihidrotestosteron (DHT).

Dalam folikel rambut yang sehat, sirkulasi DHT mengikat reseptor androgen yang terletak pada folikel rambut. DHT memiliki efek kuat pada reseptor ini, di mana secara langsung menghambat pertumbuhan folikel rambut. Pada individu normal, ini memungkinkan kontrol siklus pertumbuhan rambut yang akurat. DHT  dibuat dari testosteron oleh enzim yang disebut 5-alpha reduktase. DHT ditemukan dalam kulit, folikel rambut, dan prostat. Aksi DHT dan sensitivitas folikel rambut terhadap DHT adalah yang menyebabkan rambut rontok.

Sirkulasi testosteron diubah pada bagian perifer menjadi DHT oleh enzim 5-alpha reductase. Pasien dengan tingkat 5-alpha reductase yang tinggi dapat mengembangkan DHT tinggi. Rambut rontok terjadi ketika DHT mencapai tingkat di mana efek penghambatan lebih besar daripada kekuatan stimulasi pada folikel rambut. Oleh karena itu, sementara testosteron rendah dikaitkan dengan kerontokan rambut, mekanismenya secara patologis terjadi melalui tingkat DHT tinggi. Hal ini menyebabkan rambut yang tumbuh menjadi lebih pendek dan produksi rambut menjadi kurang berpigmen, yang akhirnya muncul sebagai rambut rontok dan kebotakan.

Untuk mereka yang tidak atau belum mengalami kebotakan parah, ada beberapa tips perawatan rambut agar tetap terjaga kesehatannya :

  • Kulit kepala pria biasanya lebih berminyak ketimbang wanita. Oleh sebab, rajinlah mencuci rambut secara teratur untuk menjaga kebersihan kulit kepala dan menghindari ketombe. Pilihlah produk shampo dengan kadar pH yang rendah untuk mencegah kulit kepala kering dan tidak memperparah kerontokan.
  • Hindari perlakuan kasar terhadap rambut seperti menjambak atau memelintir karena ini bisa membuat rambut mudah patah. Keringkan rambut dengan handuk secara perlahan tanpa menggores kulit kepala.
  • Tentunya, konsumsi makanan sehat juga sangat penting dalam hal menjaga kesehatan rambut.
  • Alangkah lebih baik meminta saran dokter guna mendapat rekomendasi pengobatan dan perawatan terbaik.

Sumber gambar : www.sehatfresh.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY