Kebutuhan Kalori Harian Untuk Wanita

SehatFresh.com – Menurut National Women’s Health Information Center, wanita membutuhkan nutrisi khusus sepanjang hidupnya. Sebagai bagian dari rencana makan yang sehat secara keseluruhan, asupan kalori dengan jumlah yang tepat dapat membantu wanita mempertahankan berat badan yang sehat dan menurunkan risiko penyakit kronis tertentu. Ibu hamil juga perlu kalori dan karbohidrat yang memadai untuk memastikan bayi mereka tetap sehat.

Jumlah kalori yang dibutuhkan seorang wanita per hari tergantung pada usianya serta tingkat aktifitas yang dilakukannya. Bagi kebanyakan wanita dewasa, asupan kalori yang dianjurkan secara umum adalah 2000 kalori per hari (menurut Federal Government’s Dietary Guidelines for Americans). Wanita yang kurang aktif membutuhkan lebih sedikit kalori karena mereka membakar kalori lebih sedikit melalui kegiatan, sedangkan wanita aktif harus mengonsumsi lebih banyak kalori. Wanita usia 19-30 membutuhkan sekitar 2.000 sampai 2.400 kalori per hari, tergantung juga pada tingkat aktifitasnya. Wanita di atas usia 51 perlu 1.600 hingga 2.200 kalori per hari.

Sekitar 45 sampai 65 persen asupan kalori harus berasal dari karbohidrat. Jika Anda menerapkan diet 2000 kalori, maka Anda harus makan sekitar 225-325 gram karbohidrat per hari. Namun, asupan karbohidrat hendaknya berasal dari sumber karbohidrat kompleks seperti biji-bijian, kacang-kacangan, buah-buahan dan sayuran.

Wanita hamil
Karena wanita hamil makan untuk dua orang, maka mereka perlu meningkatkan asupan kalorinya, yang berarti asupan karbohidrat juga turut ditingkatkan. The National Women’s Health Information Center mencatat bahwa sementara kebutuhan kalori wanita hamil bervariasi, sebagian besar wanita hamil membutuhkan sekitar 300 kalori tambahan per hari selama enam bulan terakhir kehamilan mereka guna mencukupi kebutuhan nutrisi janin agar dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. Lebih lanjut lembaga tersebut mengingatkan bahwa diet rendah kalori dapat menyebabkan tubuh ibu hamil untuk memproduksi zat yang disebut keton, yang dapat menyebabkan kelemahan mental pada anaknya kelak.

Bagaimana dengan mereka yang diet rendah karbohidrat ?
Diet rendah karbohidrat mungkin menjanjikan penurunan berat badan yang signifikan, namun beberapa profesional gizi khawatir akan risiko kesehatan akibatnya. Ahli gizi klinis JoAnn Hattner dari University of California San Francisco Medical Center mengatakan bahwa asupan lemak dan protein yang tinggi serta kurangnya serat dalam diet rendah karbohidrat dapat menyebabkan komplikasi serius. Kurang asupan serat dapat menyebabkan dehidrasi, konstipasi, kelesuan dan mual. Karbohidrat memiliki fungsi yang penting di dalam tubuh, terutama sebagai sumber energi. Dalam manajemen berat badan, kuncinya ada pada pemilihan sumber karbohidrat yang sehat.

Bagaimana dengan mereka yang diet rendah kalori ?
Banyak wanita yang menurunkan asupan kalori hariannya demi menurunkan berat badan. Namun, hendaknya mereka mematuhi pedoman tertentu untuk keselamatan mereka sendiri. Menurut National Institutes of Health, wanita tidak boleh mengonsumsi kurang dari 1.200 kalori per hari, kecuali di bawah pengawasan medis langsung.

Sumber gambar : www.popsugar.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY