Kebutuhan Magnesium Dan Kalsium Harian

Menurut World Health Organization, kalsium dan magnesium berperan penting dalam kontraksi otot, struktur tulang, pembekuan darah dan transmisi sinyal saraf. Kalsium dan magnesium memiliki hubungan yang kompleks sehingga belum sepenuhnya dipahami. Tubuh manusia memerlukan magnesium yang memadai agar dapat menggunakan kalsium dengan benar. Kekurangan magnesium memengaruhi metabolisme kalsium dan mengubah tingkat hormon tertentu yang mengatur kalsium dalam tubuh. Magnesium dan kalsium bisa bertabrakan dan mengganggu fungsinya satu sama lain. Sebagai contoh, magnesium dapat mencegah kalsium untuk berkontraksi dengan otot jika rasio kalsium tidak tepat.

Magnesium akan mengubah vitamin D ke dalam bentuk aktif, yang diperlukan untuk penyerapan kalsium serta merangsang sekresi hormon kalsitonin untuk menarik kalsium keluar dari darah dan jaringan lunak, untuk kembali ke tulang. Sebagian besar orang cenderung hanya terpaku pada bagaimana meningkatkan kebutuhan kalsium, tapi cenderung kurang memerhatikan pemenuhan kebutuhan magnesium. Tanpa cukup magnesium, kalsium tidak dapat diserap ke tulang. Bahkan, kekurangan magnesium mungkin lebih umum ditemukan pada perempuan yang terkena osteoporosis daripada kekurangan kalsium

Rasio kalsium dan magnesium yang disarankan oleh para pakar gizi adalah 2:1, dua bagian kalsium dan satu bagian magnesium. Angka kecukupan gizi untuk kalsium yang dianjurkan adalah 800mg per hari, sedangkan magnesium antara 400-450mg per hari. Kebutuhan magnesium harian bagi wanita hamil dianjurkan untuk ditambah, begitu pula wanita yang telah mengalami menopause. Berdasarkan penelitian, hanya sepertiga bagian dari magnesium yang dikonsumsi dapat diserap tubuh sehingga beberapa peneliti menyarankan agar konsumsi harian magnesium ditingkatkan hingga 1200 mg.

Penyerapan serta metabolisme kalsium dan magnesium mempunyai ketergantungan satu sama lain sehingga jumlah keseimbangan rasio antara kalsium dan magnesium yang dikonsumsi menjadi sangat penting. Konsumsi kalsium tinggi perlu diimbangi juga dengan konsumsi magnesium yang tinggi. Maka dari itu, Anda perlu mendapat asupan magnesium dan kalsium yang seimbang pada pola makan harian Anda. Kalsium dapat ditemukan dalam sayuran berdaun hijau, produk susu dan beberapa jenis jeruk, sedangkan magnesium yang paling berlimpah terdapat pada sayuran berdaun hijau, kacang-kacangan dan biji-bijian. Anda bisa mengonsumsi makanan tinggi kalsium di pagi hari kemudian makanan yang kaya akan magnesium di sore hari. Kedua mineral tersebut akan diserap dengan baik bila dikonsumsi secara terpisah agar penyerapannya tidak bertabrakan dan magnesium juga dapat membantu Anda tidur lebih cepat di malam hari.

*pic panduanhidupsehat.com

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY