Kecemburuan Antara Saudara Kakak Beradik

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – “Senang, tapi takut ayah dan bunda lebih sayang adik,” mungkin begitulah curahan hati seorang kakak yang akan memiliki adik. Kehadiran anggota baru tak jarang membuat kakak menjadi lebih manja dari sebelumnya. Ini disebabkan ketakutan akan kehilangan kasih sayang ayah dan bunda.

Dari rasa takut tersebut biasanya muncul kecemburuan antar saudara kandung, yang biasa disebut sibling rivalry. Sibling rivalry biasa terjadi pada anak, terutama pada mereka yang jarak usianya dan kelahiran adik berdekatan. Biasanya kecemburuan ini terjadi pada balita yang memiliki adik. Rasa belum ingin dan belum terbiasa berbagi masih besar pada balita. Banyak faktor yang dapat menimbulkan kecemburuan antar saudara, diantaranya sebagai berikut :

  1. Kurang membiasakan anak berbagi

Kebahagiaan memiliki buah hati kadang membuat orang tua lupa untuk mengajarkan pentingnya berbagi. Hal ini biasanya terjadi pada anak pertama. Dengan kurangnya pembiasaan berbagi, maka kKakak akan merasa kehadiran adik adalah pengganggu kesenangannya.

  1. Kurang melibatkan Kakak dalam mengurus Adik

Orang tua masih menganggap kakak masih terlalu kecil untuk ikut membatu menggurus adik. Bahkan tak jarang orang tua yang menganggap kakak hanya akan merepotkan jika ikut mengurus adik. Padahal, banyak cara yang bisa Si Kakak lakukan demi mengurusi adik. Misalnya, menemani adik bermain sambil bermain bersama.

  1. Orang tua kurang peka dengan perasaan Kakak

Kesibukan mengurus adik kadang membuat orang tua lupa dengan kakak yang juga masih membutuhkan banyak perhatian. Saat kakak mengajak bermain kadang bunda malah berkata “sebentar ya, bunda lagi mengurus adik,” mungkin orang tua fikir kakak akan begitu saja mengerti. Tapi jawaban seperti itu justru membuat kakak merasa kehilangn perhatian karena adik.

  1. Hilangnya kebiasan yang dilakukan sebelum Adik lahir

Bermain bersama, menyuapi sarapan, membacakan dongeng sebelum tidur, dan kegiatan yang sering kakak lakukan bersama ayah dan bunda biasannya sedikit demi sedikit akan hilang karena kesibukan bunda mengurus adik. Juga karena ayah yang sudah lelah bekerja dan justru membantu ibu mengurus adik di rumah. Hilangnya kegiatan bersama akan membuat kakak merasa waktu ayah dan bunda hanya ada untuk adik.

Di atas merupakan contoh penyebab terjadinya kecemburuan antar saudara kandung. Meski wajar, sibling rivalry harus dicegah dan diatasi. Jangan biarkan kecemburuan tersebut terbawa hingga dewasa. Berikut kiat yang bisa dilakukan orang tua untuk mengatasi sibling rivalry :

  • Jangan menuntut

Saat adik telah lahir, orang tua akan menuntut kakak untuk mengerti kesibukan ayah dan bundanya dalam mengurus adik. Orang tua juga akan menuntut kakak untuk berbagi mainannya kepada adik. Ini akan menjadi pemicu terjadinya sibling rivalry. Maka sebaiknya, biarkan koakak tetap menjadi dirinya. Jangan paksa kakak menjadi lebih cepat besar hanya karena kehadiran adik.

  • Jadikan Kakak sebagai pahlawan

Buatlah kakak menjadi pahlawan bagi adik. Katakan setiap sifat-sifat baik kakak kepada adik. Ucapkan terimakasih untuk bantuan yang kakak lakukan. Katakan bahwa kakak adalah kakak yang baik untuk adik.

  • Kenalkan Adik sejak masih dalam kandungan

Saat bunda mengetahui sedang menganduk adik untuk kakak, maka sebaikya cepat beritahu kepada kakak bahwa ia akan mendapatkan adik. Beri penjelasan sederhana tantang kehadiran adik nantinya. Mulailah biasakan kakak untuk berbagi dan menjadi sedikit lebih mandiri, seperti biasakan untuk mulai makan makanannya sendiri tanpa harus disuapi bunda lagi.

  • Tetap lakukan kebiasaan sebelum adik lahir

Sesibuk apapun mengurus si kecil, luangkan sedikit waktu untuk tetap melakukan kegiatan yang biasa dilakukan sebelum adik lahir. Bunda bisa menganti bermain bersama dengan mengajak kakak untuk menemani adik sambil bermain bersama.


Warning: A non-numeric value encountered in /home3/sehatfre/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 1008

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here