Kedelai Efektif untuk Cegah Kanker Prostat

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Ada hubungan antara kedelai dan kanker. Apakah Anda mengetahui hubungan di antara keduanya? Hubungan keduanya adalah kedelai bisa mencegah seseorang terkena berbagai macam jenis kanker. Salah satunya ialah kanker prostat.

Kanker prostat menjadi penyebab kematian ketiga terbesar akibat kanker di Indonesia. Dr. Chaidir Arif Mochtar SpU (K) PhD dari RS Siloam Asri mengatakan, saat ini tidak sedikit kaum pria menyadari bahwa kesehatan kelenjar prostat perlu diwaspadai sejak usia 30 tahun.

“Minimnya kesadaran tentang kelenjar prostat berdampak pada masalah serius, misalnya pembesaran prostat yang abnormal,” ujarnya.

Salah satu upaya dini untuk mencegah kanker prostat adalah melalui pola makan yang tinggi kandungan kedelainya. Selama ini, kedelai memang dikenal memiliki banyak manfaat bagi kesehatan manusia. Satu manfaat tersebut ialah mencegah kanker. Efek antikanker dalam kedelai terbentuk karena zat fitokimia yang disebut isoflavon. Peneliti percaya bahwa isoflavon dalam kedelai, seperti genistein, daidzein, dan glycitein, dapat mengurangi risiko kanker.

Genistein secara khusus sejak lama dipercaya memiliki daya kerja sebagai antikanker. Penelitian di tingkat sel menunjukkan genistein menghambat pertumbuhan sel kanker prostat dan meningkatkan kematian sel kanker. Lebih lanjut, riset menunjukkan genistein meningkatkan kemampuan radiasi untuk membunuh sel-sel kanker prostat.

Selain menurunkan risiko kanker, kedelai juga memiliki beragam manfaat lainnya seperti di bawah ini:

  • Kaya protein

Kedelai adalah juaranya kacang-kacangan karena mengandung protein yang berlimpah. Protein penting untuk fungsi sel yang sehat.

  • Mencegah obesitas

Mengonsumsi protein nabati yang banyak terkandung di kedelai dapat membantu mencegah obesitas. Obesitas merupakan salah satu faktor risiko untuk kanker prostat.

  • Menyehatkan jantung

Nihil kolesterol. Itulah kandungan minyak yang berasal dari kedelai. Jantung merupakan otot yang penting dalam tubuh sehingga minyak ini akan baik untuk kesehatannya.

  • Melancarkan pencernaan

Jika Anda memiliki masalah buang air besar (BAB), maka konsumsilah kedelai. Mengonsumsi kedelai secara rutin akan memperkecil risiko terkena sembelit, kanker usus besar, penyakit divertikular, dan wasir.

  • Baik untuk tulang

Karena kandungan kalsiumnya yang tinggi, kedelai baik untuk tulang. Kedelai juga membantu mengurangi gejala menopause serta meningkatkan kepadatan tulang.

  • Mencegah ketulian

Kedelai sangat kaya akan zat besi dan zink. Kondisi ini dapat melembutkan sel darah merah, memperluas kapiler, dan memasok darah ke telinga.

Meski sarat manfaat, kedelai sebaiknya dikonsumsi dalam jumlah yang tidak terlalu berlebihan. Efek samping yang disebabkan kacang kedelai jarang terjadi, meskipun risiko dari makan kedelai dapat mengakibatkan masalah pencernaan, seperti sakit perut dan diare.

Kebanyakan orang aman mengonsumsi suplemen makanan kedelai, kecuali penderita kanker hormon-sensitif. Selain itu, orang yang alergi terhadap protein kedelai harus menghindari konsumsi kedelai atau suplemen yang mengandung kedelai. Untuk memaksimalkan manfaatnya, pilihlah kedelai dari sumber alami, seperti tahu, tempe, atau susu kedelai ketimbang suplemen. (SBA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here