Kegemukan (Obesitas) pada Anak

Definisi
Obesitas pada anak adalah kondisi medis serius yang diderita anak-anak dan remaja. Hal ini terjadi ketika seorang anak memiliki berat badan jauh di atas berat badan normal untuk usia dan tingginya. Obesitas pada anak sangat mengganggu karena berat badan berlebih ini seringkali memicu masalah kesehatan pada anak-anak yng dulunya terbatas pada orang dewasa, seperti diabetes, tekanan darah tinggi dan kolesterol tinggi. Obesitas pada anak ini juga dapat menyebabkan rendahnya harga diri dan depresi.

Salah satu strategi terbaik untuk mengatasi obesitas adalah dengan memperbaiki kebiasaan diet dan olahraga seluruh anggota keluarga. Mengobati dan mencegah obesitas membantu melindungi kesehatan anak Anda sekarang dan di masa depan.

Gejala
Tidak semua anak dengan berat badan lebih tinggi mengalami kegemukan atau obesitas. Beberapa anak memiliki kerangka tubuh lebih besar dari rata-rata. Dan anak-anak biasanya memiliki jumlah lemak tubuh yang berbeda pada berbagai tahap perkembangan. Jadi, obesitas pada anak tidak akan bisa terdeteksi hanya dengan memeriksa berat badannya.

Dokter anak dapat membantu Anda mengetahui apakah berat badan anak Anda bisa menimbulkan masalah kesehatan menggunakan grafik pertumbuhan dan, jika perlu, dokter akan merekomendasikan tes lainnya.

Kapan harus ke dokter
Jika Anda khawatir mengenai berat badan anak Anda, segera konsultasikan dengan dokter anak. Dokter akan meninjau riwayat pertumbuhan dan perkembangan anak Anda, riwayat berat badan dan tinggi keluarga, dan grafik pertumbuhan anak Anda. Hal ini dapat membantu menentukan apakah berat badan anak Anda berada dalam kisaran yang tidak sehat.

Penyebab
Masalah gaya hidup – aktivitas fisik yang terlalu sedikit dan asupan kalori dari makanan dan minuman yang terlalu banyak – adalah penyebab utama obesitas. Tapi faktor genetik dan hormonal mungkin juga memainkan peran. Misalnya, penelitian terbaru menemukan bahwa perubahan hormon pencernaan dapat memengaruhi sinyal yang memungkinkan kita untuk mengetahui bahwa kita sudah kenyang.

Meskipun tidak umum, ada juga penyakit genetik dan gangguan hormonal yang dapat membuat anak rentan terhadap obesitas.

Faktor Risiko
Banyak faktor – biasanya akumulasi lebih dari dua faktor – yang dapat meningkatkan risiko anak mengalami obesitas, antara lain:

  • Diet. Konsumsi makanan tinggi kalori terus-menerus, seperti makanan cepat saji, makanan yang dipanggang dan makanan ringan, dapat dengan mudah menyebabkan kelebihan berat badan pada anak. Minuman ringan, permen dan makanan penutup juga dapat menyebabkan kenaikan berat badan.
  • Kurang olahraga. Anak-anak yang tidak berolahraga secara teratur lebih berpotensi mengalami kegemukan (obesitas) karena tubuhnya tidak membakar kalori dalam jumlah yang cukup. Terlalu banyak menghabiskan waktu berdiam di satu tempat, seperti saat menonton televisi atau bermain video game, juga berkontribusi mengakibatkan masalah kegemukan pada anak.
  • Faktor keluarga. Jika anak Anda berasal dari keluarga yang memiliki riwayat obesitas, dia akan lebih berisiko mengalami kegemukan. Hal ini terutama berlaku dalam lingkungan keluarga dengan pola diet sarat akan makanan tinggi kalori dan tidak menyarankan aktivitas fisik atau olahraga rutin.
  • Faktor psikologis. Beberapa anak makan berlebihan untuk mengatasi masalah atau untuk menangani emosi, seperti stres, atau untuk melawan kebosanan. Orang tua mereka mungkin memiliki kecenderungan yang sama.
  • Faktor sosial ekonomi. Orang-orang di beberapa komunitas memiliki sumber daya terbatas dan sedikit akses ke supermarket. Akibatnya, mereka mungkin lebih memilih untuk makanan yang diracik dari bahan yang tidak mudah busuk atau rusak dengan cepat, seperti makanan beku, kerupuk dan kue. Selain itu, orang yang tinggal di lingkungan berpenghasilan rendah mungkin tidak memiliki akses ke tempat-tempat yang aman untuk berolahraga.

Komplikasi
Obesitas pada anak dapat menimbulkan komplikasi fisik, sosial dan kesejahteraan emosional.
Komplikasi fisik

  • Diabetes tipe 2. Diabetes tipe 2 adalah kondisi kronis yang memengaruhi cara tubuh menggunakan gula (glukosa). Obesitas dan gaya hidup meningkatkan risiko diabetes tipe 2.
  • Sindrom metabolik. Sindrom metabolik bukanlah sebuah penyakit, tetapi sekelompok kondisi yang dapat membuat anak Anda berisiko terkena penyakit jantung, diabetes atau masalah kesehatan lainnya. Kondisi-kondisi ini termasuk tekanan darah tinggi, gula darah tinggi, trigliserida tinggi, kolesterol HDL (“baik”) rendah (“baik”)dan kelebihan lemak perut.
  • Kolesterol tinggi dan tekanan darah tinggi. Anak Anda juga berisiko mengembangkan tekanan darah tinggi atau kolesterol tinggi jika ia memiliki pola makan yang buruk. Faktor-faktor ini dapat berkontribusi mengakibatkan penumpukan plak di arteri. Plak ini dapat menyebabkan arteri menyempit dan mengeras, yang ujungnya dapat menyebabkan serangan jantung atau stroke di kemudian hari.
    • Asma. Anak-anak yang memiliki kelebihan berat badan atau obesitas lebih berisiko mengidap asma.
    • Gangguan tidur. Apnea tidur obstruktif adalah gangguan potensial serius di mana nafas terputus berulang kali saat tidur di malam hari. Kondisi ini menjadi salah satu komplikasi dari obesitas.
    • Penyakit hati berlemak nonalkohol (NAFLD). Gangguan ini, yang biasanya tidak menimbulkan gejala, menyebabkan deposit lemak untuk menumpuk di hati. NAFLD dapat menyebabkan jaringan parut dan kerusakan hati.
    • Pubertas dini atau menstruasi.Kegemukan dapat mengakibatkan ketidakseimbangan hormon yang dapat menyebabkan pubertas terjadi lebih awal dari yang seharusnya.
    Komplikasi sosial dan emosional
    • Harga diri yang rendah dan intimidasi. Anak-anak sering menggoda atau mengganggu teman-temannya yang gemuk. Hal ini dapat memengaruhi harga diri anak dan memperbesar risiko depresi.
    • Masalah perilaku dan belajar. Anak-anak dengan berat badan berlebih lebih cenderung mengalami kecemasan dan keterampilan sosial yang rendah dibandingakan anak-anak normal seusianya. Pada klimaksnya, masalah ini dapat menyebabkan anak-anak bertindak di luar kontrol dan mengganggu teman-teman sekelas mereka. Di sisi lain, hal ini juga bisa mengakibatkan anak-anak penderita obesitas menarik diri dari lingkungan sosialnya.
    • Depresi. Harga diri yang rendah dapat menimbulkan rasa putus asa yang luar biasa pada beberapa anak. Ketika anak-anak kehilangan harapan akan kualitas hidup yang lebih baik, mereka sangat rentan mengalami depresi. Seorang anak yang depresi akan mulai kehilangan minat melakukan kegiatan normalnya sehari-hari, tidur lebih lama dari biasanya atau sering menangis. Beberapa anak yang mengalami depresi menyembunyikan kesedihan mereka dan menunjukkan emosional yang datar sebagai gantinya. Namun pada kasus lain, depresi bisa menjadi sangat serius pada anak-anak seperti halnya pada orang dewasa.

Persiapan Sebelum ke Dokter
Dokter keluarga atau dokter anak mungkin akan membuat diagnosis awal obesitas. Jika anak Anda memiliki komplikasi medis terkait dengan obesitas, Anda mungkin akan dirujuk ke spesialis tambahan untuk membantu mengelola komplikasi ini. Karena waktu konsultasi biasanya cukup singkat, sedangkan banyak hal yang perlu dibahas dengan dokter, Anda disarankan untuk mempersiapkan diri terlebih dahulu untuk konsultasi perdana Anda. Berikut beberapa informasi yang dapat membantu Anda bersiap-siap.

Apa yang dapat Anda lakukan
• Ketahui setiap pembatasan pra-konsultasi. Jika tes gula darah atau kolesterol diperlukan untuk kepentingan diagnosis, anak Anda mungkin harus berpuasa selama delapan sampai 12 jam. Ketika Anda membuat janji, tanyakan apakah anak Anda perlu puasa sebelumnya.
• Tuliskan gejala yang dialami anak Anda, termasuk yang mungkin tampak tidak berhubungan dengan kegemukan (obesitas).
• Mintalah salah seorang anggota keluarga atau teman untuk menemani Anda saat konsultasi, jika memungkinkan. Penanganan obesitas mengharuskan Anda untuk mengumpulkan dan mengingat banyak informasi, dan terkadang akan cukup sulit untuk mengingat semua informasi yang diberikan dokter selama konsultasi.
• Bawalah buku catatan dan pena atau pensil untuk menuliskan informasi penting.
• Tuliskan pertanyaan yang ingin Anda tanyakan pada dokter.
• Bawalah catatan tertentu terkait hasil pengukuran pertumbuhan anak Anda yang sudah Anda siapkan di rumah
• Bawa serta juga data berat badan anak-anak Anda yang lain dan orang tua.
• Catat setiap jenis makanan yang dikonsumsi anak Anda selama seminggu untuk ditunjukkan kepada dokter anak Anda.

Waktu Anda dengan dokter Anda terbatas, jadi mempersiapkan daftar pertanyaan dapat membantu Anda memanfaatkan waktu konsultasi dengan baik. Urutkan daftar pertanyaan Anda dari yang paling penting hingga yang kurang penting untuk mengantisipasi habisnya waktu. Untuk obesitas, berikut beberapa pertanyaan dasar yang perlu Anda sertakan dalam daftar Anda.
• Apa masalah kesehatan lainnya mungkin anak saya miliki?
• Apa saja pilihan pengobatan untuk anak saya?
• Apakah ada obat yang dapat membantu mengelola berat badan anak saya dan kondisi kesehatan lainnya?
• Berapa lama anak saya harus menjalani pengobatan ini?
• Apa yang dapat saya lakukan untuk membantu anak saya menurunkan berat badannya?
• Apakah ada brosur atau bahan cetak lainnya yang bisa saya bawa pulang?
• Website apa yang Anda rekomendasikan?
Selain pertanyaan yang sudah Anda siapkan di muka, jangan ragu untuk mengajukan pertanyaan lain selama konsultasi.

Apa yang bisa Anda harapkan dari dokter
Selama janji, dokter anak Anda atau penyedia perawatan kesehatan lainnya mungkin akan menanyakan sejumlah pertanyaan terkait kebiasaan makan anak Anda, aktivitas fisik, suasana hati dan pikiran, dan gejala yang mungkin dialaminya. Dokter mungkin akan menanyakan pertanyaan berikut.
• Apa jenis makanan yang dikonsumsi anak Anda sehari-hari?
• Berapa banyak aktivitas fisik yang dilakukan anak Anda setiap harinya?
• Apa faktor yang Anda percayai memengaruhi berat badan anak Anda?
• Diet atau perawatan apa, jika ada, yang sudah pernah Anda coba untuk membantu anak Anda menurunkan berat badannya?
• Apakah Anda memiliki anggota keluarga dengan masalah berat badan?
• Apakah Anda siap untuk membuat perubahan gaya hidup keluarga untuk membantu anak Anda menurunkan berat badannya?
• Menurut Anda apa yang mungkin menghambat anak Anda menurunkan berat badannya?
• Seberapa sering keluarga Anda makan bersama-sama? Apakah anak Anda membantu menyiapkan makanan?
• Apakah anak, atau keluarga Anda, makan sambil menonton TV atau menggunakan komputer?

Apa yang dapat Anda lakukan sementara itu
Jika Anda memiliki waktu beberapa hari atau beberapa minggu sebelum jadwal konsultasi anak Anda, siapkan catatan untuk menuliskan apa yang dimakan anak Anda dan berapa banyak dia melakukan ativitas fisik atau olahraga.

Tes dan Diagnosis
Sebagai bagian dari pemeriksaan kesehatan anak biasa, dokter menghitung indeks massa tubuh anak Anda (BMI) dan menentukan posisi BMI anak Anda pada grafik pertumbuhan BMI-untuk anak-anak seusianya. Indeks massa tubuh membantu menunjukkan apakah anak Anda memiliki kelebihan berat badan untuk usia dan tingginya.

Kemudian, dengan menggunakan grafik pertumbuhan, dokter menentukan persentil anak Anda, yang berarti membandingkan pertumbuhan anak Anda dengan anak-anak lain pada jenis kelamin dan usia yang sama. Misalnya, Anda mungkin akan diberitahu bahwa anak Anda berada di persentil ke-80. Ini berarti bahwa dibandingkan dengan anak-anak lain dari jenis kelamin dan usia yang sama, anak Anda memiliki berat badan 80 persen lebih rendah.

Poin cutoff pada grafik pertumbuhan berikut ini dapat membantu mengidentifikasi kelebihan berat badan dan obesitas pada anak-anak:
• Jika indeks massa tubuh untuk usianya antara 85 dan 94 persentil, berarti anak Anda kelebihan berat badan
• Jika indeks massa tubuh untuk usinya 95 persentil atau lebih, berarti anak Anda menderita obesitas
Karena indeks massa tubuh tidak mempertimbangkan hal-hal seperti massa otot atau kerangka tubuh serta karena pola pertumbuhan yang sangat bervariasi pada anak-anak, dokter biasanya juga mempertimbangkan faktor pertumbuhan dan perkembangan anak Anda. Hal ini membantu menentukan apakah berat badan anak Anda normal atau tidak.

Selain penghitungan indeks massa tubuh dan pencatatan berat badan pada grafik pertumbuhan, dokter biasanya juga akan mengevaluasi:
• Riwayat obesitas dan masalah kesehatan keluarga Anda yang berhubungan berat badan, seperti diabetes
• Kebiasaan makan anak Anda
• Tingkat aktivitas anak Anda
• Kondisi kesehatan lain yang mungkin dimiliki anak Anda

Tes darah
Dokter bisa merekomendasikan tes darah jika dari hasil pemeriksaan awal didapati bahwa anak Anda mengalami kegemukan. Tes-tes ini mungkin termasuk:
• Tes kolesterol
• Tes gula darah
• Tes darah lainnya untuk memeriksa ketidakseimbangan hormon
Beberapa tes ini mengharuskan anak Anda untuk tidak makan atau minum apapun sebelum tes. Dokter anak Anda pasti akan memberitahu Anda apakah ia perlu berpuasa sebelum tes darah dan berapa lama.

Perawatan dan Obat-obatan
Pengobatan untuk obesitas didasarkan pada usia dan kondisi medis lain yang dimiliki. Pengobatan biasanya meliputi perubahan diet dan tingkat aktivitas fisik. Dalam keadaan tertentu, pengobatan mungkin juga termasuk obat-obatan atau operasi penurunan berat badan.

Pengobatan untuk kelebihan berat badan pada anak-anak
Akademi Pediatrik Amerika merekomendasikan agar anak-anak yang berusia di atas 2 tahun dan remaja yang berat badannya jatuh dalam kategori kelebihan berat badan untuk mengikuti program penurunan berat untuk memperlambat kenaikan berat badan selanjutnya. Strategi ini membantu pertumbuhan tinggi badan anak dan mencegah kenaikan berat badan, sehingga perlahan-lahan indeks massa tubuh untuk usianya akan beralih ke dalam kategori normal atau sehat.

Pengobatan untuk obesitas pada anak-anak
Anak-anak berusia 6-11 tahun yang mengalami obesitas kemungkinan memerlukan program penurunan berat badan secara bertahap, tidak lebih dari 1 pon (atau sekitar 0,5 kilogram) per bulan. Anak-anak dan remaja yang mengalami obesitas atau sangat gemuk dapat menjalani diet yang bertujuan untuk menurunkan berat badan hingga 2 pound (atau sekitar 1 kilogram) seminggu.

Metode untuk menjaga berat badan ideal anak Anda saat ini atau menurunkan berat badan yang berlebih pada dasarnya sama: Anak Anda perlu menerapkan pola diet sehat – baik dari segi jenis dan jumlah makanan – dan meningkatkan aktivitas fisiknya. Kesuksesan diet ini sangat tergantung pada komitmen Anda untuk membantu anak Anda menerapkan perubahan gaya hidup ini.

Pola makan sehat
Di dalam sebuah keluarga, orang tua lah yang bertanggung jawab untuk membeli bahan makanan, memasak makanan dan memutuskan makanan yang akan dimakan oleh seluruh anggota keluarga. Perubahan kecil saja dapat menghasilkan perbedaan besar untuk kondisi kesehatan anak Anda secara keseluruhan.

• Ketika belanja makanan, pilihlah buah-buahan dan sayuran. Kurangi makanan enak dan nyaman – seperti cookies, kerupuk dan makanan siap saji – yang biasanya memiliki kandungan gula, lemak dan kalori yang tinggi. Kemudian, pastikan makanan ringan sehat selalu tersedia di rumah Anda.
• Batasi minuman manis. Dalam hal ini termasuk minuman yang mengandung jus buah. Minuman ini memberikan nilai gizi yang sedikit sebagai pengganti kandungaan kalori yang tinggi. Minuman manis juga dapat mempercepat rasa kenyang pada anak-anak sehingga mereka akan cenderung meninggalkan makanan yang lebih sehat.
• Batasi makanan cepat saji. Kebanyakan makanan cepat saji menawarkan menu yang sarat akan makanan tinggi lemak dan kalori.
• Duduklah bersama-sama untuk makan keluarga. Jadikan momen ini sebagai sebuah acara rutin – waktu untuk berbagi berita dan bercerita. Selanjutnya, hindari makan di depan layar – seperti TV, komputer atau video game – yang dapat memicu kebiasaan makan cepat dan menurunkan kesadaran anak tentang banyaknya makanan yang telah dikonsumsi.
• Sajikan makanan dalam porsi yang tepat. Anak-anak tidak membutuhkan makanan dalam porsi yang sama dengan orang dewasa. Biarkan anak Anda makan hingga ia merasa kenyang, bahkan jika ia menyisakan makanannya di piring. Dan perlu diingat, ketika Anda makan di luar, porsi makanan yang disajikan biasanya melebihi porsi makan untuk anak-anak.

Aktivitas fisik
Satu langkah penting untuk mencapai dan mempertahankan berat badan yang sehat dan ideal, terutama untuk anak-anak, adalah aktivitas fisik. Aktivitas fisik tidak hanya membakar kalori tetapi juga membantu membangun kekuatan tulang dan otot serta membantu anak-anak Anda tidur nyenyak di malam hari dan tetap fokus pada siang hari. Kebiasaan baik yang dimulai pada masa kanak-kanak akan membantu remaja mempertahankan berat badan yang sehat meskipun hormon tubuhnya mulai mengalami perubahan, pertumbuhan dan pengaruh sosial yang cepat seringkali menyebabkan kebiasaan makan yang berlebihan. Dan anak-anak yang aktif sejak dini akan lebih mudah untuk menjaga dan mencapai kebugaran jasmani pada saat beranjak dewasa.

Untuk meningkatkan tingkat aktivitas anak Anda:
• Batasi waktu menonton TV dan menggunakan komputer tidak lebih dari 2 jam sehari. Cara yang baik untuk meningkatkan tingkat aktivitas anak Anda adalah dengan membatasi waktu menonton TV setiap hari. Kegiatan menetap lainnya – seperti bermain video dan komputer atau berbicara di telepon – juga harus dibatasi.
• Tekankan pentingnya aktivitas fisik, bukan terbatas pada olahraga. Anak-anak aktif dan bersemangat selama setidaknya satu jam sehari. Aktivitas fisik anak tidak harus selalu berupa program latihan yang terstruktur – tujuannya hanyalah untuk mendorong anak agar selalu aktif bergerak. Kegiatan bermain bebas – seperti bermain petak umpet, tag atau melompat-tali – bisa menjadi pilihan yang baik untuk membakar kalori dan meningkatkan kebugaran tubuh.
• Cari kegiatan yang disenangi anak Anda. Misalnya, jika anak Anda menyenangi aktivitas artistik, ajaklah ia keluar untuk mengumpulkan daun dan batu yang dapat digunakan untuk membuat kolase. Jika anak Anda suka memanjat, arahkan ia ke area hutan terdekat dari lingkungan Anda, atau ke gym atau panjat dinding terdekat. Jika anak Anda suka membaca, ajaklah ia berjalan atau bersepeda ke perpustakaan lingkungan untuk mendapatkan sebuah buku.

Obat
Dalam beberapa situasi, dokter dapat meresepkan obat untuk menurunkan berat badan pada remaja sebagai bagian dari rencana penurunan berat badan secara keseluruhan. Hanya ada satu obat resep penurun berat badan yang tersedia untuk remaja, yaitu orlistat. Orlistat (Xenical) dapat mencegah penyerapan lemak di usus. Risiko penggunaan obat ini dalam jangka panjang tidak diketahui, dan efek obat ini pada penurunan berat badan dan pemeliharaan berat badan untuk remaja masih dipertanyakan.

Operasi penurunan berat badan
Operasi penurunan berat badan dapat menjadi pilihan baik bagi remaja yang sangat gemuk yang tidak mampu untuk menurunkan berat badannya melalui metode penurunan berat badan konvensional. Namun, sama halnya seperti jenis operasi lainnya, ada potensi risiko dan komplikasi jangka panjang yang mungkin ditimbulkan. Namun, efek jangka panjang dari operasi penurunan berat badan ini terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak di masa depan sebagian besar tidak diketahui.

Operasi penurunan berat badan pada remaja jarang dilakukan. Tapi dokter dapat merekomendasikan operasi ini jika berat badan anak Anda berpotensi menimbulkan ancaman kesehatan yang lebih besar daripada potensi risiko operasi. Seorang anak yang direkomendasikan untuk menjalani operasi penurunan berat badan sangat diharuskan untuk bertemu dengan tim spesialis anak, termasuk endokrinologi pediatrik sebelum operasi dijadwalkan.

Operasi penurunan berat badan bukanlah solusi ajaib untuk mengatasi obesitas pada anak-anak. Operasi ini tidak menjamin anak Anda akan mencapai berat badan ideal setelahnya atau dapat mempertahankannya dalam jangka panjang. Dan perlu juga diingat bahwa operasi ini bukan untuk menggantikan rencana diet sehat dan aktivitas fisik rutin. Perubahan gaya hidup adalah langkah wajib yang harus diikuti oleh anak Anda untuk menjaga berat badan ideal dan kondisi kesehatannya secara umum.

Gaya Hidup dan Pengobatan Rumah
Peluang terbaik anak Anda untuk mencapai dan mempertahankan berat badan yang sehat adalah dengan memulai makan makanan yang sehat dan berolahraga lebih teratur. Berikut beberapa langkah yang dapat Anda lakukan di rumah untuk membantu anak Anda menjaga berat badannya:

• Jadilah teladan bagi anak Anda. Pilihlah makanan yang sehat dan hiburan berupa aktivitas fisik untuk Anda dan keluarga. Jika Anda perlu menurunkan berat badan, melakukan hal tersebut akan memotivasi anak Anda untuk melakukan hal yang sama. Anak-anak adalah pembelajar yang baik dan mereka seringkali meniru apa yang mereka lihat.
• Libatkan seluruh keluarga. Jadikan kebiasaan makan yang sehat sebagai sebuah prioritas dan tekankan betapa pentingnya aktivitas fisik bagi seluruh keluarga. Hal ini membantu anak dengan kelebihan berat badan untuk mencapai berat badan idealnya.

Penanganan dan Dukungan
Orang tua memainkan peran penting untuk membantu anak-anak agar selalu merasa dicintai dan mengendalikan berat badan atau obesitas mereka. Manfaatkan setiap kesempatan untuk meningkatkan harga diri anak Anda. Jangan takut untuk berbicara mengenai topik kesehatan dan kebugaran tapi Anda harus selalu peka, agar anak tidak menganggap kekhawatiran Anda sebagai sebuah penghinaan. Bicaralah dengan anak-anak Anda secara langsung, terbuka, dan tanpa kritis atau sifat menghakimi.

Selain itu, pertimbangkan saran berikut:
• Pekalah terhadap kebutuhan dan perasaan anak Anda. Bergerak aktif adalah perubahan gaya hidup yang penting bagi anak Anda, tapi anak Anda akan lebih mematuhi dan mengikuti perubahan tersebut jika Anda memberikan keleluasaan kepada anak Anda untuk memilih kegiatan fisik dia senangi.
• Cari alasan untuk memuji upaya anak Anda. Hargai setiap perubahan kecil yang dibuat oleh anak Anda, tetapi jangan berikan makanan sebagai imbalan atau hadiahnya. Pilihlah cara lain untuk memuji prestasi anak Anda, seperti mengajaknya pergi taman atau tempat wisata.
• Tunjukkan kepedulian Anda tentang apa ia rasakan. Bantulah anak Anda menemukan cara untuk menangani emosinya, agar ia tidak melampiaskan rasa kecewa atau rasa sedihnya dengan makan berlebihan.
• Bantu anak Anda fokus pada tujuan positif. Misalnya, tunjukkan bahwa ia sekarang dapat sepeda selama lebih dari 20 menit tanpa lelah atau dapat menjalankan aktivitas fisik tertentu.
• Bersabarlah. Banyak anak dengan kelebihan berat badan yang kemudian semakin bertambah berat badannya seiring dengan pertumbuhan tinggi badannya. Anda juga harus menyadari bahwa perhatian dan tekanan yang berlebihan terhadap kebiasaan makan dan rencana penurunan berat badan anak Anda bisa menjadi bumerang, menyebabkan seorang anak malah terus melanjutnya kebiasaan makan berlebihannya bahkan lebih dari yang biasanya atau mungkin membuat dia lebih rentan untuk mengalami gangguan makan.

Pencegahan
Kebiasaan hidup sehat sangatlah penting, tidak hanya bagi anak-anak yang berisiko memiliki kelebihan berat badan tapi juga bagi mereka yang sudah mempunyai indeks massa tubuh normal, Anda dapat mengambil langkah-langkah proaktif berikut untuk memastikan bahwa keluarga Anda menerapkan kebiasaan hidup yang sehat.
• Batasi konsumsi minuman manis bagi anak-anak
• Siapkan makanan yang mengandung banyak buah-buahan dan sayuran
• Makanlah bersama-sama sebagai sebuah keluarga sesering mungkin
• Batasi makan di luar, terutama di restoran cepat saji
• Sesuaikan porsi makanan dengan usia anggota keluarga
• Batasi waktu menonton TV dan di depan layar monitor lainnya tidak lebih dari 2 jam sehari

Pastikan Anda membawa anak Anda ke dokter secara teratur untuk pemeriksaan kesehatan umum setidaknya sekali setahun. Selama kunjungan ini, dokter akan mengukur tinggi dan berat badan anak Anda dan menghitung indeks massa tubuh atau BMI-nya. Peningkatan BMI atau peringkat persentil anak setelah satu tahun adalah pertanda yang menunjukkan bahwa anak Anda berisiko mengalami kegemukan.