Kehidupan Seks Wanita Setelah Menopause

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Saat wanita memasuki masa menopause, tidak sedikit yang merasa bingung dengan rumor-rumor terkait dengan perubahan kehidupan seksnya. Bagi anda yang saat ini telah memasuki masa tersebut, artikel berikut sangat cocok untuk disimak. Karena dari rumor-rumor yang beredar memang ada beberapa yang mengandung kebenaran bukan sekedar mitos.

Berikut 6 hal-hal yang benar-benar terjadi pada kehidupan seks wanita setelah memasuki masa menopause. Berikut ulasannya.

  1. Vagina Berubah

Setelah menopause, vagina akan mengalami beberapa perubahan karena hilangnya hormon estrogen. Namun, umumnya perubahan itu tidak bisa terdeteksi oleh mata. Dengan kata lain, tidak ada perubahan signifikan seperti mengerut yang membuat vagina terlihat seperti terpangkas.

Aliran darah ke vagina pun juga berkurang setelah menopause, oleh karena itu, menjalani kehidupan seks adalah cara terbaik agar anda tetap sehat. Menurut Hope Ricciotti, MD seorang ginekolog seperti yang dilansir laman Womans’Day bahwa untuk merangsang aliran darah dalam vagina, wanita yang telah memasuki menopause disarankan untuk tetap melakukan hubungan seks dengan pasangan.

  1. Cairan Lubrikasi Berkurang

Fakta lain setelah wanita menopause adalah kekeringan di area vagina. Hal ini hampir terjadi pada semua wanita. “Untuk mendapatkan kehidupan seks yang sehat dan nyaman setelah menopause, memberikan lubrikasi atau pelumas adalah kuncinya,” kata Sari Locker, pakar seks dan penulis buku The Complete Idiot’s Guide to Amazing Sex.

Jika sebelumnya anda belum pernah menggunakan pelumas saat bercinta, jangan malu untuk mulai memakainya. Menurut Locker, tak sedikit wanita yang merasa diintimidasi ketika menggunakan pelumas pada saat bercinta, hal ini  dikarena adanya pemikiran bahwa memakai pelumas saat bercinta adalah metode kuno.

“Faktanya kehidupan seks sekarang, pelumas yang sensual dan berbasis air bisa meningkatkan kehidupan seks, selain membuatnya lebih nyaman. Misalnya Play More Lubricant dapat membuat wanita merasa memiliki cairan lubrikasi yang alami, lembut dan licin” kata Locker lebih lanjut.

  1. Cara pandang terhadap diri Anda berubah

Perubahan yang terjadi selama menopause tidak hanya bersifat fisik, namun juga mental. Menopause bisa mengubah cara pandang wanita terhadap kondisi tubuh, kehidupan seksual serta harga dirinya di depan pasangan. Untuk mengatasi hal tersebut, cobalah hal-hal kecil seperti bermain musik seksi untuk mengembalikan kepercayaan diri anda.

  1. Harus berusaha sedikit lebih keras untuk mencapai orgasme

Sebelum menopause wanita bisa saja orgasme hingga puluhan kali dalam satu malam, tapi selama atau setelah menopause anda mungkin harus bekerja sedikit lebih keras untuk mencapai orgasme selama berhubungan intim.

  1. Gairah seks bisa naik atau turun

Selama atau setelah Menopause bisa memberikan efek berbeda bagi setiap orang. Ada yang gairah seksnya menurun, sedangkan wanita lain justru dengan pola pikir yang benar, gairah seksnya menjadi meningkat. Beberapa wanita, setelah menopause justru ada lonjakan adrenalin yang bisa mendorong dirinya untuk mencoba hal baru dan mengubah pola pikir.

  1. Kebutuhan untuk hubungan yang lebih intim bisa meningkat

Setelah menopause, hampir semua wanita masih ingin berhubungan intim, tapi dilakukan dengan  cara yang jauh lebih intim lagi, Untuk mendapat semua itu, foreplay harus dimulai saat pagi hari dengan cara seperti ciuman, menyentuh tangan, tepukan lembut di bokong, atau membisikkan sesuatu yang menyenangkan ketika hari beranjak siang.

Hal ini bisa memperbesar keinginan berhubungan intim wanita dan meningkatkan gairah seksualnya.

  1. Kehidupan seks anda tidak akan berubah secara dramatis

Perkiraan tentang kehidupan seks wanita setelah menopause akan baik atau tidak, bisa dilihat melalui kehidupan seksnya sebelum  menopause. Pada umumnya wanita yang bahagia dengan kehidupan seks premenopause, lebih mungkin mempertahankan kepuasan hubungan seksualnya setelah dirinya menopause. (AGT)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY