Kenali Berbagai Jenis Gangguan Otot dan Faktor Penyebabnya

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Otot adalah bagian dari tubuh yang terdiri oleh serabut-serabut padat yang dalam bahasa umumnya bisa dinamakan seperti daging. Otot manusia terletak lebih dalam setelah lapisan kulit dan dua lapisan lainnya yakni epidermis dan dermis. Otot merupakan salah satu bagian dari sistem gerak manusia, bersama dengan tulang dan susunan saraf. Ketiga unsur tersebut secara normalnya mampu bersinergis sehingga kita dapat melakukan aktivitas sehari-hari, mulai dari berjalan, olahraga, sampai dapat melakukan pekerjaan yang berat. Apabila otot mengalami masalah atau gangguan, maka aktivitas kita menjadi terganggu dan kesinergisan antara tulang dan sistem rangka menjadi berkurang.

Beberapa masalah yang dapat terjadi pada otot manusia yakni seperti atrofi otot (mengecilnya maasa otot), kram, distrofi otot (kelemahan otot), penyakit Parkinson (tremor), fibromyalgia (rasa sakit di bagian tertentu), keseleo, tendinitis (radang pada tendon) dan myositis (radang otot). Masalah-masalah yang disebutkan tersebut berkaitan dengan adanya gangguan pada otot-otot di bagian tubuh kita. Gejala-gejala dan penyebabnya tidaklah sama, ada yang dapat dialami ketika usia sudah menginjak 40 tahun ke atas, ada pula yang dapat dialami sewaktu-waktu. Untuk lebih jelasnya. Berikut ini akan dijelaskan mengenai penyebab-penyebab dari gangguan otot.

  • Atrofi otot

Atrofi merupakan suatu keadaan apabila masaa otot menurun atau hilang. Faktor-faktor yang dapat menyebabkan atrofi yakni bisa jadi Anda kurang atau tidak bergerak dalam waktu yang lama, selain itu bisa juga disebabka karena cedera, dan penyakit syaraf yang dapat menyebabkan kelumpuhan. Kelumpuhan merupakan jenis penyakit yang disebut dengan poliomyelitis.

  • Distrofi otot

Distrofi otot merupakan suatu keadaan berupa gejala-gejala tubuh seperti bergoyang pada saat berjalan atau berlari. Kondisi ini menyebabkan otot-otot yang berada di dekat batang tubuh melemah. Distrofi otot disebabkan karena factor keturunan, dikarenakan ada mutasi gen yang seharusnya berfungsi dalam menjalankan pembentukan struktur otot.

  • Penyakit Parkinson

Penyakit Parkinson dapat terjadi ketika sel-sel saraf otak tidak menghasilkan dopamin untuk mencukupi kebutuhan. Sehingga dapat menyebabkan gangguan pada otot yang berhubungan dengan gerakan tubuh yang berupa tremor (gemetar) pada tangan, lengan, kaki, dan rahang, dan dapat menyebabkan anggota gerak tubuh kaku, serta tubuh menjadi tidak seimbang. Faktor yang dapat memicu terjadinya penyakit ini adalah karena usia yang sudah lanjut, lebih dari 60 tahun.

  • Fibromyalgia

Fibromyalgia merupakan jenis gangguan otot berupa rasa nyeri, dan sebagai akibat dari rasa nyeri dapat menyebabkan kekakuan pada otot, sulit untuk tidur, hingga berujung pada memori dan konsentrasi. Penyebab fibromyalgia adalah akibat dari kelainan bahan kimia (neurotransmitter) di bagian otak, perubahan pada sistem saraf pusat, keturunan, stress fisik, dan infeksi.

  • Keseleo

Keseleo merupakan keadaan ketika otot tertarik atau terpuntir sehingga menyebabkan gangguan berupa rasa nyeri dan pegal-pegal. Penyebab keseleo yakni aktivitas saat berolahraga atau tidak sengaja salah dalam melakukan aktivitas sehari-hari (terjatuh atau terpeleset).

  • Tendinitis

Tendinitis adalah keadaan tendon (jaringan penghubung otot ke tulang) yang meradang, tandanya adalah terjadi pembengkakan. Penyebabnya adalah infeksi.

  • Myositis

Myositis merupakan peradangan pada otot yang menyebabkan otot menjadi lemah, kemerahan pada kulit, dan sulit untuk bernafas atau menelam. Penyebabnya yakni karena cedera, infeksi, dan penyakit autoimun. (SPT)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here