Kenali Ciri-ciri dan Gejala Wanita yang Mengalami Varises Vagina

www.sehatfresh.com

Sehatfresh.com – Sahabat Pembaca, pernahkah Anda bertanya mengapa wanita bisa mengalami penyakit varises vagina? Untuk menanganinya, bagaimana mengenali ciri-ciri dan gejalanya?

Varises yang biasa terjadi pada kaki, ternyata bisa terjadi juga di daerah kewanitaan. Varises vagina ini terjadi karena pembuluh darah vena di sekitar kemaluan melebar. Biasanya ini terjadi juga karena faktor keturunan atau bawaan lahir atau karena kehamilan yang membuat pembuluh darah ibu melebar karena menopang janin.

Bagaimana Ciri-cirinya?

  1. Permukaan labia mayora tidak rata.
  2. Muncul benjolan-benjolan yang bentuknya berkelok-kelok pada daerah labia mayora.
  3. Perubahan warna yang mulai kebiruan di daerah varises, terlihat seperti sekumpulan urat yang muncul ke permukaan.

Bagaimana Gejalanya?

  1. Rasa pegal di daerah organ intim wanita.
  2. Ibu hamil merasa cepat lelah dan tidak bertenaga.
  3. Mengalami gatal-gatal di daerah organ intim wanita.
  4. Munculnya varises sampai ke tungkai dan ambien.
  5. Terasa kaku di daerah vagina wanita.
  6. Ada perasaan mengganjal dan terbakar ketika berhubungan intim dengan pasangan.
  7. Kulit di daerah vulva terlihat abnormal ketika semakin besar.
  8. Terasa nyeri di daerah varises ketika duduk atau ada tekanan.
  9. Jika varises sudah mulai membesar maka buang air kecil mulai tersendat.
  10. Dialami oleh 20-30% ibu hamil.
  11. Tidak mengalami efek samping jika ukurannya kecil, ketika ibu hamil sudah melahirkan bisa kembali mengecil, tapi jika ukurannya besar akan sulit untuk melakukan kelahiran secara normal.

Varises vagina terjadi pada ibu yang umumnya sudah tua, tapi bisa juga menyerang wanita muda karena kurangnya menjaga kesehatan fisik. Varises hubungannya dengan otot-otot tubuh. Apabila seorang wanita memiliki fisik dan otot tubuh kuat tentu tidak akan sampai terjadi pelebaran pembuluh vena pada wanita apalagi pada vagina atau vulva.

Apabila pembuluh vena pada wanita lemah, maka katub-katubnya pun ikut melemah. Pola hidup sangat mempengaruhi seorang wanita terkena varises vagina ini. Ibu hamil yang masuk kategori gemuk akan lebih mudah terkena varises vagina. Kurangnya serat dan asupan nutrisi cukup berpengaruh kepada terjadinya varises vagina.

Dampak dari varises vagina ini ialah operasi sesar apabila ukurannya sudah membesar dan menutup jalan lahir. Bisa dilakukan kelahiran normal tapi sangat beresiko terhadap pecahnya dinding pembuluh darah pada vagina. Semakin ibu melahirkan banyak anak akan cenderung terkena varises vagina karena otot di sekitar panggul semakin melemah.

Demikian informasi mengenai ciri-ciri dan gejala wanita yang mengalami varises vagina. Semoga bermanfaat bagi Pembaca untuk menjaga gaya hidup sehat, rutin berolahraga agar otot-otot sehat, dan menjaga pola makan yang baik dengan makan makanan yang bernutrisi. (MLS)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY