Kenali Efek Menopause saat Melakukan Hubungan Seks

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Sahabat Pembaca, pernahkah sahabat bertanya-tanya sebenarnya bercinta dalam kondisi wanita sudah menopause itu bagus atau tidak ya? Lalu sebenarnya adakah efek yang ditimbulkan dari menopause saat bercinta dengan pasangan?

Bagaimana Efek Menopause Saat Bercinta?

Menopause merupakan kondisi dimana siklus menstruasi sudah berhenti yang dialami oleh wanita yang sudah lanjut usia. Menopause terjadi secara alamiah sehingga menstruasi dapat mempengaruhi kehidupan termasuk kehidupan dalam bercinta.

Ada beberapa efek wanita yang sudah menopause ketika bercinta sebagai berikut:

  1. Wanita yang mengalami menopause maka kadar estrogennya mengalami penurunan secara drastis sehingga dapat memicu reaksi yang membuat kehidupan seksualnya juga berkurang.
  2.  Menopause merupakan pertanda berubahnya kondisi fisik secara keseluruhan sehingga sedikit banyak juga mengubah perilaku wanita.
  3. Wanita sangat membutuhkan dukungan dan bukan keluhan dari pasangan mengalami perubahan massa payudara, berat badan, dan kulit yang mulai kendur dan keriput.
  4. Wanita yang mengalamii menopause juga membuat vagina dan vulva menjadi kering sehingga ketika melakukan hubungan seksual rasanya sangat menyakitkan.
  5. Hasrat berhubungan intim dengan pasangan menjadi berkurang drastis.
  6. Saluran kencing rentan terkena infeksi karena organ intim juga mengalami kekeringan.
  7. Sulit mengendalikan kandung kemih sehingga muncul perasaan tidak nyaman ketika melakukan aktivitas seksual.
  8. Sering merasa stress, karena libido atau hasrat bercinta menjadi sangat berkurang sehingga tidak dapat memuaskan pasangan.
  9. Wanita yang sudah mengalami menopause kurang bisa menikmati orgasme karena wanita banyak mengalami kecemasam.
  10. Banyak wanita yang merasa takut ketika menopause karena berhentinya menstruasi cukup membuat wanita was-was kepada pasangannya jika tidak mendapatkan kepuasan di atas ranjang.
  11. Membutuhkan pelumas ketika akan melakukan hubungan seksual dengan pasangan.

Ketika istri sudah mengalami menopause perlu komunikasi lebih lanjut dengan pasangan. Tentu kehidupan seksual yang awalnya aktif menjadi berkurang bahkan jarang. Pria harus tetap mensuport wanita yang sudah mengalami menopause. Sebaiknya ketika terkadang ingin melakukan hubungan seksual dengan pasangan setiap wanita yang sudah menopause dapat menggunakan bantuan cairan pelumas agar vagina tidak sakit dan para pria tetap merasa terpuaskan meski dalam kondisi pasangannya sudah menopause. Segera konsultasikan dengan dokter sehingga hubungan intim tetap bisa berjalan dengan baik dengan bantuan saran dari dokter. Dokter akan memberikan rekomendasi untuk melakukan perawatan bagi wanita yang sudah menopause.

Demikian informasi mengenai efek menopause ketika bercinta. Semoga bermanfaat bagi para Pembaca dalan mengatasi kondisinya saat melakukan hubungan seksual ketika sudah menopause. Karena tubuh sudah mulai mengalami penuaan maka sangat wajar jika para wanita mengalami tingkat stress yang sangat tidak labil karena memang sudah banyak yang berubah, khususnya untuk aktivitas seksual.

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY