Kenali Gejala Awal Autisme pada Anak (Balita)

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Gejala autisme pada anak umumnya akan tampak sebelum berumur 3 tahun. Pada autisme infatil bahkan tanda-tandanya telah ada sejak bayi lahir. Seorang anak dikatakan termasuk autisme, apabila mengalami hambatan perkembangan dalam tiga aspek. Tiga aspek yang dimaksud adalah kurangnya kemampuan komunikasi, kurangnya kemampuan emosional dan interaksi sosial, dan minat terbatas disertai gerakan tanpa tujuan.

Definisi Autisme

Autisme sebenarnya telah diperkenalkan sejak tahun 1943 oleh Leo Kanner, namun Indonesia baru mengenal problematika autisme sekitar tahun 1970an. Istilah autisme berasal dari kata auto yang artinya menyendiri. Autisme dapat didefiniskan sebagai gangguan perkembangan yang menyangkut interaksi sosial, komunikasi, aktivitas imajinasi dan kognisi.

Autisme pada anak-anak (balita)

Autisme pada masa kanak-kanak merupakan penarikan diri serta kehilangan kontak dengan orang lain. Khusus pada bayi belum terlihat jelas gejala dan tanda-tandanya (Sacharin, 1996:305). Rutter berpendapat autisme merupakan gangguan yang menyebabkan kegagalan mengembangkan hubungan sosial, perkembangan bahasa, hambatan pembicaraan, serta fenomena ritualistik atau konvulsif (Sacharin, 1996).

Sementara itu autisme infantil adalah gangguan kualitatif pada komunikasi verbal, non verbal, aktifitas imajinatif, serta interaksi sosial timbal balik sebelum berumur 30 bulan (Behrman, 1999). Autisme pada anak juga bisa disebut sebagai gangguan perkembangan pervasif (Sadock, 2000). Dapat disimpulkan autisme adalah sekumpulan gejala klinis yang dipengaruhi berbagai faktor yang sangat bervariasi serta berkaitan satu sama lain karena tak sama untuk masing-masing kasus.

Tanda atau gejala autisme pada anak (balita)

Gejala autisme pada bayi rupanya lebih sering diabaikan orangtua.

Tanda awal autisme umumnya muncul pada 3 tahun pertama usia anak. Dirangkum dari berbagai sumber, berikut ini tanda atau gejala autisme pada anak (balita).

  • Kurangnya ekspresi

Kurang ekspresinya bayi terhadap orangtua atau pengasuh bisa menjadi tanda awal autisme. Pada usia 6 bulan, bayi tidak tersenyum. Kemudian diusia 12 bulan, bayi tidak menggunakan gerak tubuh. Pada usia 2 tahun bayi tak pernah mengucapkan dua frase kata. Situasi ini bisa menjadi gejala awal munculnya autisme pada anak.

  • Pengulangan perilaku

Pengulangan perilaku juga menjadi salah satu karakteristik fisik umum bayi yang diduga mengidap autisme. Anak autisme umumnya menggunakan beberapa warna, pola, hingga melakukan hal-hal yang relatif sama. Ini pula yang menjadi alasan mengapa anak austime cenderung mengembangkan keterikatan pada hal tertentu.

  • Kepekaan

Bayi dengan autisme umumnya mengalami ketidakseimbangan pada panca indera. Bayi sangat sensitif terhadap suara sehingga merasa terganggu. Namun tingkat kepekaan ini bervariasi, tergantung tingkat gangguan autisme masing-masing bayi.

  • Kemunduran kemampuan

Gejala autisme yang berbahaya adalah kehilangan kemampuan mengucapkan atau memahami arti kata tertentu. Selain itu anak akan menarik diri dari semua interaksi sosial. Alhasil sering dijumpai anak autis akan berhenti bicara, lantas mulai larut dalam dunianya sendiri. (APt)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY