Kenali Gejala-gejala Kekurangan Gizi

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Mengonsumsi makanan sehat yang beragam setiap hari sangat penting agar kebutuhan nutrisi tubuh dapat terpenuhi dengan baik dan menghindarkan tubuh dari malnutrisi atau kekurangan gizi. Kekurangan gizi terjadi ketika tubuh tidak menyerap nutrisi dengan baik atau makanan tidak menyediakan asupan nutrisi yang cukup. Jika ini terjadi, tubuh rentan terserang penyakit, mulai dari masalah pencernaan, masalah kulit, masalah pertumbuhan, hingga penurunan daya ingat.

Karenanya, penting bagi semua orang untuk mengenali gejala-gejala kekurangan gizi pada tubuhnya dan segera memeriksakannya ke dokter agar mendapatkan penanganan yang tepat dan tidak berlanjut menjadi penyakit yang serius. Kasus kekurangan gizi ringan hingga sedang tak selalu menunjukkan gejala yang jelas. Namun, seiring waktu kekurangan gizi dapat menjadi lebih parah dan ditandai gejala tertentu. Gejala-gejala yang muncul pada penderita kekurangan gizi bervariasi tergantung pada penyebab atau jenis nutrisi yang kekurangan. Secara umum, gejala yang paling sering dijumpai pada penderita kekurangan gizi adalah penurunan berat badan.

Penurunan berat badan tanpa disengaja bisa diakibatkan kekurangan nutrisi yang telah berlangsung selama beberapa hari atau minggu. Menurut sejumlah ahli kesehatan, seseorang bisa dikatakan kekurangan gizi jika mengalami penurunan 5-10% dari berat badan dalam kurun waktu 3-6 bulan. Karena penurunan berat badan tak selalu drastis dan banyak yang tak menyadari, kekurangan nutrisi kerap kali baru terdiagnosis setelah kondisinya parah. Padahal, bila diketahui sejak dini, penurunan berat badan dapat segera dipulihkan dengan memperbaiki pola makan dan gaya hidup sehat lainnya.

Selain penurunan berat badan, gejala lain yang sering muncul pada penderita kekurangan gizi meliputi:

  • Penurunan nafsu makan
  • Mudah lelah atau merasa lelah sepanjang hari
  • Lesu
  • Sering sakit
  • Luka yang sulit atau lama sembuh
  • Konsentrasi yang buruk
  • Sering merasa kedinginan
  • Rambut rontok
  • Sering pusing
  • Kulit kering
  • Radang gusi
  • Jantung berdebar-debar
  • Konstipasi
  • Diare
  • Masalah menstruasi pada wanita, seperti telat menstruasi atau menstruasi berat
  • Tumbuh kembang yang lambat (pada anak-anak)

Jika dibiarkan, tubuh seiring waktu menjadi terbiasa dengan gejala-gejala tersebut. Akibatnya, kondisi berkembang lebih parah tanpa terdiagnosis. Jangan ragu untuk memeriksakan kondisi kesehatan ketika tubuh terasa “tidak baik”, terutama jika Anda mengalami kelelahan, kelesuan, dan masalah konsentrasi yang berkelanjutan. Gejala-gejala semacam itu bisa menjadi indikasi kekurangan gizi yang parah. (RFZ)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here