Kenali Gejala Sariawan Serviks di Organ Vital Wanita

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Organ vital wanita memerlukan perhatian ekstra. Hal ini karena area Miss V dapat mengalami berbagai gangguan kesehatan. Salah satunya adalah sariawan serviks.

Serviks adalah bagian dari organ reproduksi wanita yang terletak di dalam saluran vagina dan rahim. Serviks sering disebut sebagai mulut rahim. Sementara itu, sariawan adalah reaksi radang berupa bercak atau luka terbuka pada lapisan kulit. Selain muncul di rongga mulut, penyakit ini juga bisa terjadi di usus dan di organ reproduksi, seperti serviks.

Penyebab utama sariawan serviks adalah infeksi virus HPV tipe 2. Virus HPV yang menjadi penyebab sariawan di organ genital, terutama menular melalui hubungan seksual. Kemungkinan lain yang bisa juga menyebabkan timbulnya sariawan serviks adalah infeksi bakteri.

Sariawan serviks tidak boleh dianggap sepele. Sariawan serviks bisa menyebabkan permasalahan kesehatan lain, misalnya menggangu kesuburan, kerusakan indung telur dan saluran telur serta menjalar ke anggota tubuh lainnya. Data di Amerika Serikat menyebutkan sariawan serviks atau sariawan saluran rahim mencetus risiko infertilitas pada wanita hingga 17%.

Sejumlah gejala awal sariawan serviks adalah sebagai berikut:

  • Gatal
  • Nyeri
  • Perih
  • Panas pada daerah vagina
  • Keputihan
  • Sakit saat berhubungan intim
  • Pada keadaan parah, peradangan pada lapisan epitel permukaan serviks akan mampu mengubah sel-sel biasa menjadi sel kanker.

Sebelum Anda mengalami gejala sariawan serviks, ada beberapa langkah pencegahan, yakni:

  • Tidak berganti-ganti pasangan hubungan seksual. Jangan berganti-ganti pasangan dalam berhubungan intim, meskipun Anda memakai alat kontrasepsi. Pasangan yang tampak sehat, bukan berarti bebas virus HPV. Meski virus sudah hinggap, penyakit tidak langsung muncul selama stamina tubuh fit. Ketika stamina turun, barulah ia menyerang.
  • Hindari merokok. Penelitian di Karolinska Institute, Swedia, yang dipublikasikan di British Journal of Cancer, 2001 menyebutkan, nikotin dan racun rokok lainnya yang masuk ke dalam darah dapat meningkatkan risiko tumbuhnya sel-sel abnormal pada serviks.
  • Jagalah selalu kebersihan. Jagalah kebersihan di manapun Anda berada. Di toilet umum, misalnya, jangan duduk di dudukan toilet. Hindari menggunakan air dari ember untuk membasuh anggota tubuh Anda. Sebaiknya, Anda gunakan air langsung dari keran yang mengalir. Hindari pula pemakaian pantyliner agar vagina tidak lembap. Sebab, vagina lembab disukai kuman penyakit untuk tempat berkembang biak. Hindari pula pemakaian sabun pembersih secara berlebihan.
  • Jangan biarkan keputihan. Jika telah mengalami keputihan, segera basmi parasit/jamur/bakteri merugikan agar keputihan tidak semakin parah dan menyebar.
  • Mengonsumsi vitamin C. Vitamin C meningkatkan daya tahan sel epitel atau mukosa dari serviks (prinsipnya sama seperti mencegah sariawan di mulut).
  • Pemeriksaan teratur. Lakukan pemeriksaan teratur, misalnya, tes pap smear setahun sekali dan segera temui dokter bila mengalami keluhan apapun. (SBA)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here