Kenali Jenis-jenis pada Kanker Paru-paru

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Kanker yang paling bisa untuk dicegah yaitu kanker paru-paru. Kanker ini paling banyak diderita oleh para perokok aktif dan pasif. Kanker paru-paru adalah tumor ganas paru primer yang berasal dari saluran napas atau epitel bronkus. Terjadinya kanker ditandai dengan pertumbuhan sel yang tidak normal, tidak terbatas dan merusal sel-sel jaringan yang normal. Pertumbuhan sel ini dapat menyebar keluar dari paru-paru melalui suatu proses yang disebut metastasis ke jaringan terdekat atau bagian tubuh lainnya. Kanker paru primer sendiri sering bermetastasis ke otak, tulang, hati dan kelenjar adrenalin.

Menurut ahli histopatologi, kanker paru-paru dikategorikan berdasarkan ukuran dan tampakan sel-sel ganas. Lalu apa saja jenis-jenis kanker paru-paru? Secara umum, kanker paru-paru dibagi menjadi 2 jenis yaitu:

  1. Kanker paru-paru sel kecil (SCLC)

Merupakan jenis kanker yang berawal dari paru-paru bagian tengah tepatnya dibagian bronkitis. Sebagian besar kasus muncul di saluran napas besar. SCLC termasuk ke dalam sel kanker paru yang paling agresif dan berkembang cepat pada stadium awal. Kanker ini terjadi sekitar 20 persen dari seluruh kasus kanker paru-paru. Penderita kanker paru SCLC adalah seorang perokok sebesar 99 persen dan hanya sekitar 1 dari 100 kasus penderita SCLC yang tidak berhubungan dengan rokok.

  1. Kanker paru-paru non-sel kecil (NSCLC)

Kanker ini memiliki 3 jenis utama yang dibedakan berdasarkan jenis sel yang ditemukan dalam tumor. NSCLC merupakan kanker yang paling umum terjadi yaitu sekitar 80 persen dari seluruh kasus kanker paru-paru. 3 jenis tersebut diantaranya

  • Adenocarcinomas

Adenocarcinomas merupakan jenis kanker paru-paru yang relatif lambat penyebarannya, sehingga diagnosis baru dapat dideteksi setelah kanker tumbuh beberapa minggu dan hitungan bulan. Penyebaran kanker ini dimulai dari bagian luar yang melapisi paru-paru dan biasanya akan mudah menyebar ke bagian kelenjar getah bening atau kelenjar limpa.

Setelah sel kanker terdeteksi, biasanya membutuhkan waktu lama hingga sel kanker menyebar ke dalam paru-paru. Sel kanker menyebar melalui dinding alveolus atau gelembung kecil yang merupakan tempat pertukaran oksigen dan karbondioksida dalam tubuh sebagai fungsi pernapasan.

Sekitar 30-40 persen dari keseluruhan kanker jenis NSCLC adalah kanker Adenocarcinomas dan penderitanya merupakan seorang perokok. Kanker paru jenis ini dapat di deteksi menggunakan foto thorax X-ray. Pada hasil gambar, menunjukkan paru-paru yang meradang dengan bagian alveolus yang sudah berisi cairan. Biasanya gejala yang dialami oleh penderita yaitu batuk kronis bercampur dengan darah. Pada stadium awal penderita kesulitan bernafas, sakit punggung, bahu, dada dan kelelahan berat.

  • Squamous Cell Carcinomas

Squamous Cell Carcinomas atau Epidermos Carcinomas adalah jenis kanker yang lebih umum terjadi, dikenal dengan nama bronkus dan tumbuh di bagian pusat paru-paru. Kanker ini berkembang cukup besar dan membentuk lubang. Gejala awalnya ditandai dengan batuk yang persisten dan terkadang ditandai dengan darah. Gejala lain yaitu adanya bunyi saat bernafas hal ini dikarenakan sel kanker menyerang bagian bronkus yang dilewati oleh banyak udara. Selain itu timbul nyeri bahu sampai lengan dan terjadi peningkatan jumlah kalsium dalam tubuh yang menyebabkan otot kram. Kanker paru jenis ini juga dapat dideteksi dengan foto X-ray.

  • Large Cell Carcinomas

Large Cell Carcinomas atau Undifferentiated Carcinomas merupakan jenis kanker NSCLC yang paling jarang terjadi dan hanya sekitar 10-15 persen dari seluruh kasus kanker paru-paru. Sel kanker ini biasanya ditemukan setelah sel berukuran besar seperti tumor dengan bentuk bola besar dan memiliki kecenderungan untuk menyebar ke kelenjar getah bening atau kelenjar limfe ataupun daerah yang jauh dari paru-paru. Biasanya sel kanker ini berkembang dan menyebar relatif lebih cepat dibandingkan dengan Adenocarcinomas dan Squamous Cell Carcinomas.

Gejala-gejalanya yaitu timbul batuk kronis atau batuk berdarah yang relatif jarang di stadium awal serta gejala lain yang sama pada kanker Adenocarcinomas. Proses pertumbuhan kanker diluar paru-paru menyebabkan terakumulasinya cairan diantara jaringan paru-paru. Hal ini yang menyebabkan rasa sakit di dada dan kesulitan bernafas.

Klasifikasi berdasarkan 2 jenis kanker paru-paru ini penting untuk dikenali karena berpengaruh dalam menentukan penangan dan memprediksi keluaran penyakit. Sumber kanker dapat terdeteksi dengan bantuan metode Biopsi Immunostain atau pewarnaan Imunologi. (MLD)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here