Kenali Penyebab Bayi Sering Berliur

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Sahabat Pembaca, banyak orang percaya bahwa bayi yang sering berliur karena saat hamil keinginan ibunya tidak dituruti. Apakah benar seperti itu atau ada penyebab lain? Artikel berikut akan membantu Anda menemukan jawabannya.

Apa Saja Penyebab Bayi Sering Berliur?

Mitos terus berkembang dan banyak dipercaya oleh masyarakat luas bahwa bayi yang sering berliur karena ibunya ngidam dan tidak dituruti. Padahal itu hanya mitos dan tidak ada hubungannya sama sekali. Keinginan ibu hamil dan kebiasaan bayi sering berliur tidak ada pengaruh dan korelasinya sebab menurut kesehatan bayi yang sering berliur ialah kondisi yang normal dan banyak dialami oleh bayi secara umum. Ada beberapa penyebab mengapa bayi sering berliur sebagai berikut:

  1. Bayi yang sering berliur atau drooling jika dalam istilah kedokteran disebut dengan shalore. Kebiasaan bayi berliur dikarenakan adanya fakta fisiologis atau gangguan pada anak. Gangguan yang terjadi bukanlah gangguan yang serius perlu dikonsultasikan ke dokter apakah ada indikasi penyakit yang penanganan atau tidak.
  2. Penyebab bayi sering berliur disebabkan oleh adanya faktor pertumbuhan gigi, memiliki alergi pada suatu makanan tertentu, tidak cocok dengan salah satu jenis obat tertentu, terdapat infeksi misalnya abses peritonsilar, dan terjadinya sinusitis atau mononukleasis. Kebiasaan berliur pada bayi perlu diperhatikan apakah kondisinya berlebihan atau dalam istilah kesehatan biasa disebut dengan excessive drolling yang berhubungan karena adanya gangguan syaraf dalam mengatur kinerja otot secara optimal.
  3. Produksi air liur yang terus meningkat pada bayi merupakan suatu kondisi yang normal karena adanya penyakit flu dan alergi. Adanya peningkatan air liur ketika usia 6 bulan karena adanya persiapan pada anak untuk mendapat nutrisi yang berasal dari makanan padat. Pemberian makanan pendamping ASI dapat mencegah air liur keluar karena air liur bertahan di dalam mulut.
  4. Ketika bayi berusia sekitar 6 hingga 9 bulan, maka bayi sering kali mengeluarkan air liur yang berlebihan ketika dalam posisi telentang, terbaring, tengkurap, dan duduk. Sebab pada usia ini bayi sedang belajar berbicara, masa pertumbuhan gigi dan menunjuk. Ketika usia 10 hingga 18 bulan bayi berliur karena mulai mengenal gerakan halus. Pada usia 2 tahun bayi sudah bisa mengontrol air liur untuk tidak keluar lagi. Tapi jika sudah lebih dari 2 tahun dan masih berliur berarti dimungkinkan telah terjadi gangguan pada bayi sehingga butuh pemeriksaan atau konsultasi dokter.

Demikian informasi mengenai penyebab mengapa bayi sering berliur. Semoga bermanfaat bagi para ibu-ibu pintar untuk mengenali penyebab bayinya berliur. Jika pada usia pertumbuhan gigi itu merupakan suatu yang wajar sebaliknya jika sudah lebih dari dua tahun dan masih berliur berarti butuh konsultasi dokter lebih lanjut. (MLS)

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here