Kenali Penyebab dan Pencegahan Milk Blister

www.sehatfresh.com

SehatFresh.com – Sahabat Pembaca, banyak ibu yang sedang menyusui merasa resah karena ada bintik putih di sekitar payudaranya, ternyata mengalami milk blister. Sebenarnya apa penyebab dan bagaimana mencegahnya? Artikel berikut akan memberikan informasinya bagi Anda.

Apa Saja Penyebab Milk Blister?

Milk blister pada puting ibu yang sedang menyusui muncul karena kulit tumbuh di atasnya saluran susu. Beberapa sisa ASI menggumpal di bagian milk blister. Ada beberapa penyebab milk blister sebagai berikut:

  1. Jumlah pasokan ASI yang sangat berlebihan karena setelah bayi kenyang ibu tidak mau memompa asinya.
  2. Flensa bagian pinggir mulut pompa ASI dipasang dengan cara yang kurang pas pada puting susu ibu. Kemudian pompa ASI diatur terlalu kuat kemudian gesekan yang parah membuat puting susu ibu menjadi lecet.
  3. Adanya Alergi kulit atau biasa disebut dengan dermatitis kontak yang terjadi karena adanya pengolesan salep, krim, dan obat di daerah puting susu.
  4. Milk blister juga bisa terjadi oleh adanya lesi herpes, jika memiliki riwayat herpes.
  5. Tekanan yang berlebihan di sekitar payudara.
  6. Bayi belum dapat mengisap puting susu ibu secara benar, ibu memasukkan puting ke dalam mulut bayi dengan cara keliru, permasalahan pada lidah bayi yang membuat puting susu ibu menjadi lecet saat menyusui.
  7. Bertumbuhnya jamur di sekitar puting susu ibu sehingga ketika putingnya terluka karena menyusui justru menimbulkan munculnya jerawat (blister) atau bintik-bintik putih di sekitar puting susu ibu.

Bagaimana Cara Mencegah Milk Blister?

Beberapa cara untuk mencegah terjadinya milk blister, bisa dilakukan sebagai berikut:

  1. Intensitas menyusui harus lebih sering. Jika bayi sudah kenyang, maka pompa ASI dengan segera agar tidak beku, tekanan meningkat, dan menimbulkan rasa sakit.
  2. Kompres puting susu ibu dengan air hangat selama 2 hingga 3 menit sebelum menyusui bayi. Air hangat dapat melancarkan saluran susu. Ajarkan pada bayi bagaimana isapan yang benar karena saat dihisap saluran susu bisa berjalan lancar.
  3. Letakkan bola kapas yang sudah ditetesi minyak zaitun ke dalam bra, tepat di posisi puting.
  4. Rendam puting susu dengan 1 cangkir air yang sudah diisi dengan garam sebanyak 2 sendok teh sebanyak empat kali dalam satu hari.
  5. Sering lakukan pemijatan puting susu.
  6. Berganti-gantian posisi menyusui secara seimbang sehingga salah satu payudara tidak lecet karena posisi menyusui bayi yang kurang seimbang. Sehingga terjadi gesekan di salah satu puting susu ibu.
  7. Minum air putih dan susu yang banyak sehingga ibu tetap sehat.
  8. Jangan memakai bra yang ketat atau berkawat.

Demikian informasi mengenai penyebab dan pencegahan milk blister. Semoga bermanfaat. (MLS)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY